Asisten Apoteker: Definisi, Tugas, Skill Wajib, dan Kualifikasi Umum
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Isi Artikel
Definisi Asisten Apoteker
Mengutip Peraturan Kemenkes RI Nomor 1114 dan Nomor 27 Tahun 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Asisten Apoteker dan Angka Kreditnya, berikut adalah pengertian asisten apoteker:
Tugas Asisten Apoteker
1. Mengeluarkan obat
Tugas utama seorang asisten apoteker adalah membantu apoteker dalam menyiapkan dan mengeluarkan obat dengan mengukur, menghitung, dan mengemasnya secara akurat.
Ini termasuk memberi label pada wadah obat dengan informasi yang relevan.
2. Manajemen inventaris
Di samping itu, asisten apoteker juga bertugas memantau dan mengelola inventaris atau persediaan obat.
Hal ini mencakup penerimaan, penyimpanan, dan pengaturan stok, serta memeriksa tanggal kedaluwarsa dan membuang produk yang kedaluwarsa atau rusak.
3. Layanan pelanggan
Dalam kesehariannya, seorang asisten apoteker juga akan berinteraksi dengan pelanggan, baik mengenai obat ataupun masalah kesehatan.
Hal ini dapat mencakup menjawab pertanyaan tentang obat, instruksi dosis, potensi efek samping, dan masalah lain yang mungkin mereka miliki.
4. Pemrosesan resep
Tanggung jawab selanjutnya adalah menerima dan memproses pesanan resep dari pelanggan atau tenaga kesehatan profesional.
Ini dapat mencakup verifikasi informasi, memasukkan data ke dalam sistem farmasi, dan memastikan resep diisi dengan benar.
5. Tugas administratif
Asisten apoteker bertanggung jawab dalam melakukan berbagai tugas administratif, seperti:
- menyimpan catatan pasien
- mengajukan klaim asuransi
- mengelola dokumen yang terkait dengan resep
- mengatur file dan dokumen farmasi
6. Mengedukasi pasien
Mengedukasi pasien tentang obat mereka, baik penggunaan yang tepat, potensi efek samping, dan tindakan pencegahan, juga tanggung jawab profesi ini.
Hal ini dapat mencakup penjelasan petunjuk pengobatan dan memberikan saran umum tentang cara menjaga kepatuhan terhadap pengobatan.
7. Mematuhi peraturan
Terakhir, sama seperti tenaga kesehatan lainnya, asisten apoteker wajib mematuhi peraturan farmasi, standar etika, dan menjaga kerahasiaan pasien dalam semua aspek pekerjaan mereka.
Skill yang Dibutuhkan
Mengutip dari International Career Institute, berikut adalah 7 keterampilan utama yang dibutuhkan agar dapat menjalani peran ini dengan sukses:
1. Kerja sama tim
Keterampilan pertama yang diperlukan seorang asisten apoteker adalah kerja sama tim.
Ini karena dalam menjalani peran ini, kamu akan saling membantu dengan profesional kesehatan lainnya sebagai bagian dari sebuah unit kesehatan.
Oleh karena itu, kamu harus mampu mengikuti arahan, mengambil tugas tambahan yang mungkin tak terduga, serta mengantisipasi kebutuhan rekan kerja dan apoteker.
2. Kemampuan organisasi
Di antara banyak tugas lainnya, kamu juga harus dapat menjaga apotek agar tetap teratur dengan baik.
Kemampuan ini akan membantu kamu dalam menemukan botol obat yang telah diberi label berikut dengan tanggal kedaluwarsanya, serta memastikan ketersediaan inventaris.
3. Pemecahan masalah
Pemecahan masalah adalah inti dari pekerjaan seorang asisten apoteker.
Tingkat kematangan emosional dan kreativitas yang tinggi diperlukan untuk menangani dan menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dengan pelanggan, rekan kerja, dan perusahaan asuransi.
Sikap yang tenang, percaya diri, dan santai dapat sangat membantu dalam menyelesaikan masalah sehari-hari di apotek, baik itu terkait pelanggan, resep yang tidak tersedia, atau masalah lainnya.
4. Kemampuan menggunakan komputer
Keterampilan teknologi diperlukan dalam menjalani peran ini, agar dapat bekerja dengan berbagai komputer dan program komputer di apotek.
Komputer digunakan di apotek untuk menghasilkan hitungan pil yang akurat untuk resep, memasukkan informasi dan riwayat pasien, serta untuk mengajukan klaim asuransi.
5. Komunikasi
Sebagai orang yang biasanya pertama kali berinteraksi dengan pelanggan, kamu perlu menjadi pendengar yang aktif, perhatian, dan memiliki empati.
Semua karakterisitik ini akan membantumu menyampaikan informasi kepada pelanggan, baik secara tertulis ataupun lisan, dengan jelas dan efektif.
Keterampilan komunikasi yang baik juga akan membantu membangun hubungan baik dengan rekan kerja.
6. Perhatian terhadap detail
Seorang asisten apoteker harus teliti dan memperhatikan detail, terutama karena pekerjaan utamanya berkaitan dengan penanganan obat.
Memproses resep memerlukan ketelitian terhadap jenis dan dosis obat, karena kesalahan pada tahap ini bisa membahayakan kesehatan pelanggan.
Selain itu, perhatian ekstra harus diberikan pada intoleransi atau alergi obat yang dapat mengancam nyawa pasien.
7. Kemampuan matematika
Terakhir, dalam menjalani peran ini, kamu harus mahir dalam matematika.
Kemampuan ini diperlukan untuk mengisi resep serta untuk memesan, menyimpan, mengemas obat bebas dan resep, serta memelihara catatan dan melakukan kontrol inventaris.
Kualifikasi Asisten Apoteker
Berikut adalah kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi asisten apoteker, yang dirangkum dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 51 TAHUN 2009 mengenai Pekerjaan Kefarmasian:
Mungkin dengan informasi di atas, kamu tertarik untuk menjadi seorang asisten apoteker. Nah, tapi apakah kamu tahu berapa rentang gajinya?
Tentu kamu juga harus tahu besaran gaji dan mempertimbangkannya sebelum memilih pekerjaan tersebut.
Nah, menurut hasil riset Glints, gaji profesi asisten apoteker berada pada rentang Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000.
Tentu saja, angka ini bisa berubah sesuai dengan angka UMR di daerah tempat kamu bekerja nantinya, ya.
Demikian informasi Glints mengenai definisi, tugas, kualifikasi, hingga gaji asisten apoteker.
Sudah yakin memulai karier dalam bidang ini? Yuk, lihat berbagai lowongannya di Glints!
