5 Rekomendasi Obat Flu yang Paling Ampuh, Pekerja Perlu Catat!

Diperbarui 21 Agu 2023 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Dilansir dari Healthline, sebenarnya obat flu yang paling praktis dan cukup ampuh adalah beristirahat dengan cukup dan minum air yang banyak.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Akan tetapi, kamu mungkin ingin mempercepat proses pengobatan agar segera bisa kembali bekerja atau beraktivitas seperti biasa.

Perlu diingat bahwa flu dan pilek merupakan dua kondisi yang berbeda.

Flu disebabkan oleh virus dan biasanya disertai dengan gejala yang lebih berat, seperti demam, menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, hingga badan pegal-pegal.

Beberapa rekomendasi obat-obatan ini dapat membantu mengatasi gejala-gejala flu di atas sesuai dengan yang kamu rasakan. Semuanya bisa dibeli tanpa resep di apotek. Yuk, disimak!

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Kaki Lecet karena Sepatu Kerja dan 4 Cara Mencegahnya

1. Antihistamin

Apabila kamu mengalami gejala mata gatal atau berair, antihistamin dapat membantu mengatasinya.

Antihistamin juga menyebabkan kantuk, jadi cocok untuk membantumu lebih mudah beristirahat. Contoh obatnya termasuk:

  • Ceteme
  • Chlorpheniramine Maleate
  • CTM
  • Demacolin
  • Nalgestan
  • Zacoldine

Mau obat antihistamin yang tak terlalu menyebabkan kantuk? Tenang, antihistamin generasi baru memiliki efek kantuk yang tak terlalu kuat. Beberapa mereknya adalah:

  • Cetirizine HCL
  • Cetymin
  • Falerg
  • Gentrizine
  • Zine

2. Decongestant

Obat pereda flu yang paling ampuh berikutnya adalah decongestant, yang mampu membantu meredakan pilek dan hidung tersumbat yang disebabkan oleh flu.

Cara kerja obat ini adalah dengan mengurangi pembengkakan pada pembuluh darah sehingga saluran pernapasan kembali dapat terbuka.

Menurut NHS, ada beberapa jenis obat decongestant, di antaranya:

  • semprotan hidung
  • obat tetes
  • tablet atau kapsul
  • cairan atau sirup
  • bubuk untuk dilarutkan dalam air hangat

Beberapa merek yang bisa ditemui di apotek adalah:

  • Actifed
  • Alco Plus DMP
  • Alco Plus
  • Bodrexin Pilek & Alergi
  • Decolsin
  • Erlaflu
  • OBH Nelco Plus
  • Oskadryl
Baca Juga :  7 Cara agar Tidak Tertular Flu di Lingkungan Kantor

Akan tetapi, Healthline mencatat bahwa orang dengan tekanan darah tinggi umumnya diminta untuk menghindari obat jenis ini, karena dapat meningkatkan tekanan darah.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan setelah Kehujanan agar Tak Sakit

3. Naproxen

Naproxen adalah salah satu obat pereda nyeri dan bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan.

Sangat tepat dipilih jika kamu mengalami gejala badan pegal, demam, atau radang.

Dilansir dari NHSnaproxen kurang direkomendasikan bagi orang-orang yang:

  • Sedang atau pernah mengalami sakit maag, pendarahan di lambung atau usus.
  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Mengalami gagal hati atau ginjal yang parah.
  • Mengalami gagal jantung berat atau masalah jantung lainnya.
  • Mengidap penyakit lupus.
  • Mengalami gangguan pembekuan darah.
  • Sedang hamil, dalam program hamil, atau menyusui.

Merek naproxen yang bisa kamu beli di apotek di antaranya adalah Naproxen Sodium dan Alif.

4. Parasetamol

Obat flu selanjutnya yang cukup ampuh mengatasi rasa nyeri dan demam adalah parasetamol, di samping ibuprofen dan juga naproxen.

Masyarakat umum nampaknya sudah sangat familiar dengan parasetamol. Namun, hati-hati, jangan sampai kamu terlalu mengandalkan parasetamol.

Dilansir dari Everyday Health, terlalu banyak atau sering mengonsumsi parasetamol dapat berisiko menyebabkan gangguan pada organ hati.

Maksimum dosis yang dianjurkan per hari adalah tidak lebih dari 4 gram. Merek parasetamol yang bisa ditemukan di apotek, di antaranya:

  • Sanmol
  • Paracetamol
  • Panadol
  • Sumagesic
  • Biogesic
  • Bodrex

5. Obat batuk

Obat penekan batuk atau yang biasa dikenal sebagai cough suppressant juga dapat kamu konsumsi apabila mengalami gejala flu dan batuk.

Nah, kamu perlu mengetahui perbedaan manfaat cough suppressant dan ekspektoran.

Dilansir dari Web MD, ekspektoran digunakan untuk membantu mengatasi batuk berdahak, tapi tidak menghentikan batuk seperti yang dapat dilakukan oleh cough suppressant.

Dengan kata lain, ekspektoran lebih cocok untuk batuk berdahak sedangkan cough suppressant untuk batuk kering.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Kelas Digital Marketing yang Bisa Kamu Ikuti

Berikut beberapa rekomendasi merek obatnya untukmu:

  • Bisolvon Extra (batuk berdahak)
  • Komix Herbal Sirup (batuk berdahak)
  • OBH Combi Batuk Berdahak (batuk berdahak)
  • Vicks Formula 44 (batuk kering)
  • Woods Sirup Antitusif (batuk kering)
  • Sanadryl (batuk kering)

Itulah beberapa rekomendasi obat flu yang paling ampuh. Ingat, selalu perhatikan anjuran pakai dan jangan konsumsi untuk jangka panjang.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Keringat Berlebihan, Penting untuk Pekerja!

Segera konsultasi ke dokter apabila kamu sedang hamil, menyusui, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau ketika flu tidak kunjung sembuh.

Selain flu, pekerja juga rentan mengalami beberapa gangguan kesehatan lainnya seperti sakit kepala, sakit punggung, hingga leher. Jika tak diatasi, tentu akan mengganggu produktivitas dan kenyamanan.

Jika kamu kerap mengalaminya, tenang, Glints sudah pernah merekomendasikan cara mudah untuk meringankan gejalanya, lengkap dengan rekomendasi obat-obatan tanpa resep seperti di atas.

Yuk, baca informasi selengkapnya di artikel-artikel berikut ini!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon