Oat Milk: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Berkat popularitasnya yang semakin meningkat, oat milk kian mudah ditemukan baik dari toko online dan supermarket.
Susu ini telah menjadi bahan campuran kopi atau yang dikenal sebagai latte, menggantikan susu sapi atau krim.
Ternyata, oat milk memiliki ragam manfaat bagi kesehatan, lho.
Khususnya bagi para pekerja, susu oat dapat menjadi alternatif minuman sehat dan praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi di tengah kesibukan.
Nah, di bawah ini Glints telah menyediakan ragam informasi seputar oat milk, dari manfaat, kekurangan, hingga cara buat.
Simak rangkumannya sampai akhir, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu Oat Milk?
Oat milk atau susu oat adalah alternatif pengganti susu sapi yang secara alami bebas laktosa, kedelai, dan kacang-kacangan.
Dikutip dari Medical News Today, 240 mL oat milk bebas gula telah diperkaya dengan:
- Kalori: 120
- Protein: 3 gram
- Lemak: 5 gram
- Karbohidrat: 16 gram
- Serat: 2 gram
- Vitamin B12: 50% dari angka kebutuhan per hari atau DV
- Kalsium: 25% dari DV
- Fosfor: 20% dari DV
- Vitamin D: 20% dari DV
- Vitamin A: 20% dari DV
- Kalium: 8% dari DV
- Zat besi: 2% dari DV
Jumlah ini menawarkan lebih banyak nutrisi daripada yang dibuat sendiri.
Namun, beberapa produk susu oat yang dipasarkan mengandung gula tambahan, terutama dengan rasa seperti cokelat atau vanila.
Maka, untuk mengurangi gula, carilah susu dengan label “tanpa pemanis“.
Pilihlah produk dengan komposisi yang singkat dan jelas untuk mengurangi bahan tambahan.
Manfaat Oat Milk
Dikutip dari Healthline, berikut beberapa manfaat oat milk bagi kesehatan:
1. Alternatif bagi yang memiliki pantangan
Oat milk adalah pilihan yang masuk akal bagi kamu yang memiliki intoleransi laktosa dan alergi terhadap gluten.
Karena terbuat dari gandum dan air, susu ini vegan.
Meski oat secara alami bebas gluten, sebuah jurnal dari National Library of Medicine menyebutkan produk ini sangat mungkin untuk diproses di pabrik yang sama dengan biji-bijian yang mengandung gluten.
Sehingga pada akhirnya dapat mencemari mereka.
Maka, periksa labelnya untuk memastikan produk yang dipilih dibuat dari oat bebas gluten bersertifikat.
Sebagai alternatif lainnya, susu oat juga dapat dibuat sendiri di rumah.
2. Sumber vitamin B
Susu oat sering kali diperkaya dengan vitamin B seperti riboflavin (B2) dan vitamin B12, yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.
Sebuah jurnal menunjukkan bahwa riboflavin dapat memperbaiki stres oksidatif, peradangan saraf, sakit kepala migrain, dan gangguan neurologis lainnya.
Penelitian lainnya menunjukkan bahwa riboflavin dan vitamin B12 dibutuhkan dalam meningkatkan kesehatan rambut, kuku, serta kulit, bersama dengan vitamin lainnya.
3. Menjaga kesehatan tulang
Selain B2 dan B12, susu oat biasanya juga telah diperkaya dengan kalsium dan vitamin D, dua nutrisi penting bagi kesehatan tulang.
Umumnya, peningkatan konsumsi nutrisi ini direkomendasikan bagi orang yang mengalami osteoporosis, untuk membantu menjaga tulang tetap kuat.
Menurut sebuah tinjauan medis, kadar kalsium dan vitamin D yang rendah dapat menyebabkan peningkatan kerusakan sel-sel tulang, dan meningkatkan risiko kerusakan tulang.
4. Membantu menurunkan kadar kolesterol
Susu oat mengandung beta glukan, sejenis serat larut yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, dengan kadar yang tinggi.
Beta glukan membentuk zat seperti gel di dalam usus yang dapat mengikat kolesterol dan mengurangi penyerapannya.
Hal ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah, terutama kadar kolesterol jahat atau LDL, yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung.
Sebuah penelitian mengenai 66 pria dengan kolesterol tinggi menemukan, minum 750 mL susu oat setiap hari selama 5 minggu dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL masing-masing sebesar 3% serta 5%.
Dalam 240 mL susu oat sendiri, telah tersedia hingga 1,2 gram beta glukan.
Cara Membuat Oat Milk
Dikutip dari Dr. Axe, berikut beberapa langkah membuat susu oat dari rumah:
- Rendam secangkir oat dalam air selama 30 menit.
- Campurkan dengan tiga cangkir air atau setara dengan 750 mL.
- Haluskan dalam food processor agar hasil maksimal, atau pakai blender sebagai alternatif.
- Saring susu dan pindahkan ke botol untuk dimasukkan dalam kulkas, lebih nikmat jika diminum saat dingin.
- Habiskan paling lama dalam waktu tiga hari setelah dibuat agar rasa tak berubah dan tetap segar.
Kekurangan Oat Milk
- Susu oat kemasan sering kali mengandung bahan tambahan, pengawet, dan gula yang mengurangi manfaat kesehatannya.
- Umumnya mengandung pengental yang dapat mempengaruhi pencernaan dan mikrobioma usus.
- Adanya risiko kontaminasi silang jika diproses di fasilitas yang juga memproses biji-bijian berbasis gluten.
- Susu oat tidak memiliki kandungan nutrisi yang sepadat susu sapi biasa.
Jika kamu mengidap penyakit celiac atau sedang menghindari gluten, selalu periksa label pada kemasan terlebih dahulu.
Konsumsilah susu oat secara hati-hati untuk menghindari risiko reaksi alergi.
Demikian serba-serbi mengenai oat milk yang perlu kamu ketahui.
Susu oat dapat menjadi sumber nutrisi yang baik karena kaya akan protein, serat, kalsium, riboflavin, dan mineral lainnya.
Namun, pertimbangkanlah suplemen vitamin dan mineral tambahan, jika kamu menggunakan susu oat sebagai pengganti susu sapi, ya.
Nah, selain pembahasan mengenai manfaat susu oat, Glints juga sudah siapkan banyak tips seputar kesehatan agar tetap produktif kerja.
Mulai dari kesehatan fisik dan mental, seperti:
- 6 Manfaat Telur Rebus: Sumber Energi dan Kolesterol Baik
- Diet Keto: Pengertian, Manfaat, Cara Memulai, dan Efek Samping
- 3 Cara Mengatasi Sembelit atau Susah BAB di Kantor
Baca seluruh informasinya secara gratis sekarang juga!
