6 Manfaat Susu Kedelai, Baik untuk Otak dan Tulang
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Tak kalah dari susu sapi, susu kedelai juga memiliki ragam manfaat bagi kesehatan.
Terutama untuk pekerja yang menghabiskan sebagian besar waktunya berpikir dan duduk di depan komputer.
Konsumsi susu kedelai dipercaya berpengaruh bagi kesehatan otak dan tulang, lho.
Selain itu, susu kedelai juga bisa dijadikan alternatif bagi kamu yang tidak kuat minum susu sapi/intoleransi laktosa.
Nah, penasaran apa saja manfaatnya? Langsung saja, simak rangkumannya di bawah ini, yuk!
Manfaat Susu Kedelai
1. Mendukung kesehatan tulang
Susu kedelai mengandung omega-3 dan protein yang tinggi, yang bermanfaat untuk tulang dan sendi.
Konsumsi susu kedelai dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada wanita pascamenopause, yang kepadatan mineral tulangnya berkurang karena penurunan hormon estrogen dan pergantian hormon.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kedelai dapat meningkatkan kadar kalsium dalam tulang.
Namun, penelitian tersebut tidak mencantumkan jumlah dan jenis kedelai yang optimal atau dibutuhkan untuk mendukung kesehatan tulang, sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut.
2. Baik untuk otak
Seperti yang telah disebutkan di atas, susu kedelai mengandung asam lemak omega-3, lemak “sehat” yang tidak dapat dibentuk sendiri oleh tubuh.
Asam lemak ini dipercaya dapat memperlambat degenerasi otak yang mengakibatkan kepikunan dan membantu menurunkan risiko penyakit alzheimer.
Web MD menyebut, meski susu kedelai masih diteliti untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penyakit-penyakit ini, tetapi kedelai secara umum merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 non-hewani terbaik.
3. Meningkatkan mood
Dikutip dari Halodoc, susu kedelai mengandung vitamin B6 dan vitamin B kompleks, yang dipercaya dapat meningkatkan mood atau suasana hati.
Susu kedelai juga kaya akan magnesium yang melepaskan hormon serotonin dan berfungsi sebagai antidepresan untuk pikiran.
Ini didukung oleh jurnal ilmiah berjudul Konsumsi Produk Kedelai Dan Risiko Gangguan Depresi Mayor.
Temuannya menunjukkan, asupan makanan kedelai secara teratur dapat memberikan efek yang menguntungkan bagi kesehatan mental pada orang dewasa.
4. Menjaga berat badan ideal
Menurunkan berat badan berarti mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi dan aktivitas tubuh yang normal.
Meskipun penelitian belum menunjukkan efek yang konsisten dari susu kedelai terhadap berat badan.
Namun Healthline menyebut, 240 mL susu kedelai tanpa gula atau pemanis buatan hanya mengandung 80 kalori, sehingga cocok menjadi pilihan rendah kalori.
Susu kedelai juga merupakan sumber protein yang bermanfaat utama untuk menurunkan berat badan.
Protein meningkatkan rasa kenyang, membutuhkan lebih banyak kalori daripada karbohidrat atau lemak untuk dicerna dan diserap, serta membantu mempertahankan massa otot.
Ini berarti tubuh dapat membakar lebih banyak kalori bahkan saat beristirahat.
5. Berpotensi meningkatkan kesehatan jantung
Mengkonsumsi produk kedelai seperti susu kedelai dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), seperti stroke dan penyakit jantung koroner.
Kandungan seperti serat, protein, dan isoflavonnya dapat bekerja dalam mekanisme yang berbeda untuk meningkatkan kesehatan jantung.
Namun, Pharmeasy menyebut, untuk kamu dengan tekanan darah tidak normal dan gejala penyakit jantung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
6. Meredakan peradangan
Peradangan adalah mekanisme penyembuhan alami tubuh terhadap cedera dan infeksi.
Namun, dikutip dari National Library of Medicine, peradangan yang terjadi dalam jangka panjang dapat merusak dan meningkatkan risiko:
- diabetes
- penyakit jantung
- kanker
- artritis reumatoid (peradangan sendi kronis pada tangan & lutut)
Pola makan dan peradangan kronis sangat erat kaitannya.
Sebuah studi menunjukkan, konsumsi makanan nabati seperti kedelai terbukti menawarkan efek anti radang dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Efek Samping Susu Kedelai
Beberapa orang juga bisa menunjukkan reaksi alergi saat konsumsi susu kedelai, seperti:
- sensasi gatal
- mual
- diare
- kulit memerah
- kesemutan pada mulut dan bibir
- mengi dan sesak napas
- pusing
Maka, jika kamu mencurigai adanya alergi terhadap susu kedelai, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan terlebih dahulu untuk konsultasi.
Nah, itu dia manfaat susu kedelai untuk kesehatan. Semoga bermanfaat, ya.
Pastikan asupan nutrisi harian cukup, agar kamu terus dapat beraktivitas dengan optimal setiap hari.
Nah, selain pembahasan mengenai manfaat susu kedelai di atas, Glints juga sudah siapkan banyak tips seputar kesehatan agar tetap produktif kerja.
Mulai dari kesehatan fisik dan mental, seperti:
- 10 Efek Kebanyakan Tidur, dari Fisik hingga Kesehatan Mental
- 8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Jaga Tubuh Prima
- 10 Makanan Penambah Darah, Solusi Atasi Anemia
Baca seluruh informasinya secara gratis sekarang juga!
