Persiapkan Diri untuk 7 Pertanyaan Exit Interview Ini sebelum Resign!

Diperbarui 18 Jan 2023 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Berencana untuk mengajukan resign? Berarti, kamu harus bersiap menghadapi pertanyaan exit interview.

    Menurut Tutsplus, exit interview adalah wawancara yang dilakukan oleh HRD sebuah perusahaan untuk mengerti mengapa karyawannya mengajukan resign.

    Hal ini juga bermanfaat untuk mengetahui cara apa yang bisa dilakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi di masa yang akan datang.

    Interview ini memang bukan hal yang perlu terlalu dikhawatirkan.

    Akan tetapi, alangkah baiknya jika kita menyiapkan diri untuk menghadapinya.

    Untuk itu, yuk, simak beberapa pertanyaan umum exit interview dan tips menjawabnya dari Glints di bawah ini!

    Baca Juga: Perhatikan 5 Tips Ini agar Exit Interview Berjalan Lancar

    Mengapa Ingin Berhenti dari Pekerjaan Ini?

    pertanyaan exit interview

    © Du.freepik.com

    Pertanyaan ini sangat umum dan juga penting bagi HRD saat exit interview.

    Biasanya, pertanyaan ini diajukan karena perusahaan ingin mengetahui apakah ada alasan khusus atau kejadian yang membuatmu ingin berhenti, seperti masalah dengan manajer, rekan kerja, dan lain-lain.

    Apabila ini bukan alasanmu untuk berhenti, sampaikanlah dengan jujur.

    Tidak apa-apa untuk menyatakan kekurangan atau ketidakpuasan terhadap perusahaan selama kamu bekerja.

    Tujuan dari exit interview adalah untuk menyusun strategi peningkatan employee retention.

    Oleh karena itu, jawaban yang jujur akan sangat berharga bagi perusahaan.

    Meskipun jujur, penting untuk tetap menjaga kesopanan saat menjawab pertanyaan ini.

    Apakah Fasilitas Perusahaan Selama Ini Sudah Cukup?

    pertanyaan exit interview

    © Lec2u.com

    Fasilitas yang dimaksud tidak hanya meliputi teknologi atau peralatan yang digunakan saat bekerja sehari-hari.

    Jika kamu merasa kurang pelatihan sebagai karyawan sehingga penyelesaian pekerjaan dari hari ke hari menjadi sulit, hal ini pun perlu disampaikan.

    Dilansir dari The Muse, HRD perusahaan tentunya sudah tahu bahwa akan ada kritik yang disampaikan oleh karyawan yang akan meninggalkan perusahaan.

    Jadi, jangan ragu untuk mengungkapkan apa yang selama ini menghambatmu di kantor.

    Akan tetapi, jangan sampai hal ini membuatmu memiliki hubungan buruk dengan mantan rekan kerja serta HRD perusahaan, ya.

    Seperti Apakah Hubunganmu dengan Manajer?

    menjawab wawancara sebelum resign

    © Freepik.com

    Hubungan pekerjaan dengan atasan merupakan alasan yang cukup sering menimbulkan mundurnya seseorang dari pekerjaan.

    Jika hubunganmu dengan atasan memang kurang baik, hal ini wajib disampaikan dengan tetap menjaga rasa hormat.

    Ingatlah bahwa tujuan dari pertanyaan exit interview adalah untuk membuat perusahaan lebih baik setelah ditinggalkan.

    Oleh karena itu, ceritakanlah apa secara imbang tentang aspek baik dan buruk manajermu dan bagaimana hubungan dengannya secara keseluruhan.

    Yang penting, kritik yang disampaikan bersifat konstruktif.

    Masukan-masukan ini dapat membuat sang manajer belajar dan berkembang menjadi pemimpin yang lebih baik.

    Apa Pertimbanganmu ketika Menerima Pekerjaan Baru?

    menjawab wawancara sebelum pindah kerja

    © Freepik.com

    Pertanyaan ini memang terdengar pribadi sehingga tidak wajib untuk menjawab secara detail mengapa kamu lebih memilih pekerjaan baru saat exit interview.

    Kemungkinan, HRD menanyakan hal ini untuk mengetahui apa kekurangan perusahanmu yang lama dibanding yang baru.

    Misalnya, mungkin saja bayaran di perusahaan saingan lebih baik.

    Jika itu penyebabnya, HRD harus bisa menyusun struktur gaji yang lebih bagus.

    Mungkin juga kamu menilai budaya perusahaan yang baru terasa lebih cocok denganmu.

    Maka, katakanlah hal ini agar perusahaan lama bisa mengembangkan budaya perusahaan yang lebih nyaman.

    Baca Juga: Mempersiapkan Jawaban Pertanyaan Kenapa Resign saat Interview

    Apa Saja yang Menyenangkan Selama Bekerja?

    pertanyaan exit interview

    © Freepik.com

    Exit interview sering terasa seperti waktunya untuk mengkritik.

    Akan tetapi, tentu saja memberikan masukan yang benar-benar positif pun penting untuk dilakukan.

    Hal ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang selama ini telah memberimu kesempatan berkarier.

    Jawablah apa saja yang kamu sukai dari pekerjaan yang akan ditinggalkan, misalnya rekan kerja yang baik, manajer yang menghargai kinerjamu, pekerjaan yang membuatmu berkembang, dan lain-lain.

    Jika perusahaan mengetahui hal ini, ia dapat mempertahankan aspek-aspek positif tersebut.

    Apa Hal yang Paling Tidak Disukai dalam Pekerjaan?

    pertanyaan exit interview

    © Unsplash.com

    Nah, ini merupakan pertanyaan exit interview yang bertolak belakang dengan poin sebelumnya.

    Cara menjawabnya tetap sama, dan ingatlah bahwa perusahaan hanya ingin mengetahui apa hal-hal yang dapat ditinggalkan dan dikembangkan.

    Hal ini bertujuan agar perusahaan bisa jadi lebih baik bagi orang-orang selanjutnya yang mengisi posisi di kantor.

    Kualifikasi Apakah yang Sebaiknya Ada pada Pengganti di Posisi Ini?

    pertanyaan exit interview

    © Freepik.com

    Kamulah orang yang paling tahu keahlian apa saja yang harus dimiliki seorang karyawan di posisi yang akan kamu tinggalkan.

    Identifikasi apa saja kekuranganmu selama ini yang membuat proses kerja menjadi terhambat atau sulit.

    Rangkum hal-hal ini dan jelaskan alasannya pada HRD, sehingga mereka dapat menyaring orang yang lebih kompeten untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

    Baca Juga: Memahami Notice Period, Masa Pemberitahuan Jelang Resign dari Kerja

    Nah, itulah tujuh pertanyaan yang biasanya diberikan saat exit interview.

    Setelah mengetahuinya, pasti kamu jadi lebih siap, kan? Jadi, jangan gugup, ya!

    Baca juga kumpulan artikel tips tempat kerja dan temukan jawaban dari keraguan dalam mengarungi petualangan profesionalmu. Klik di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait