Gusi Gatal: Gejala, Penyebab & Cara Mengatasinya

Tayang 04 Okt 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Gusi gatal bisa sangat mengganggu aktivitas, terlebih saat sedang bekerja. 

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kondisi ini bisa mempengaruhi fokus dan konsentrasi, bahkan menghambat komunikasi dengan rekan kerja.

Nah, rasa gatal yang muncul merupakan tanda bahwa bakteri telah menumpuk di antara gigi dan gusi.

Meski mudah diobati, jika tidak diatasi dengan benar, kondisi ini bisa menyebabkan penyakit serius yang membutuhkan bantuan dokter. 

Nah, berikut Glints menyediakan informasi lengkap seputar gusi gatal. Simak informasinya di bawah ini!

Gejala Gusi Gatal 

Gusi gatal dapat disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda. Menurut Medical News Today, berikut beberapa gejalanya: 

  • rasa gatal hingga ke langit-langit mulut yang mungkin merupakan efek alergi
  • gusi merah, teriritasi, atau meradang menunjukkan tahap pertama penyakit gusi
  • rasa sakit, nyeri, atau bengkak yang mungkin akibat cedera atau abses gigi

Gusi yang berdarah ringan dalam waktu singkat adalah hal yang biasa, seperti saat menyikat gigi terlalu kuat atau pertama kali menggunakan benang gigi. 

Namun, pendarahan yang terus-menerus mungkin merupakan tanda dari masalah yang harus diperiksa oleh dokter gigi.

Penyebab Gusi Gatal

Berikut adalah beberapa potensi penyebab gusi gatal yang dikutip dari Verywell Health:

1. Cedera

Cedera traumatis di mulut sering terjadi. Zat yang tajam, kasar, atau panas dapat dengan mudah menggores, merobek, dan merusak gusi.

Cedera ini mungkin tidak terasa sakit pada awalnya, namun bakteri berpotensi masuk ke dalam struktur gusi, gigi, dan rahang yang lebih dalam dan menyebabkan infeksi.

Baca Juga: 6 Langkah Pertolongan Pertama saat Keseleo di Kantor

2. Penumpukan plak

Plak adalah sebutan untuk bakteri yang terbentuk di atas permukaan gigi dan gusi dari waktu ke waktu, terlepas dari kebersihan gigi yang baik.

Baca Juga :  12 Prinsip Dasar Animasi Besutan Disney, Animator Wajib Tahu

Plak yang mengeras menjadi karang gigi hanya dapat diatasi oleh dokter gigi.

Bakteri yang menumpuk memicu respon imun dalam tubuh dengan mengirimkan sel-sel khusus ke jaringan yang rusak atau terinfeksi untuk membantu perbaikan.

Namun, respons ini menyebabkan peradangan yang merusak jaringan gusi.

Kebersihan yang kurang mengakibatkan penumpukan plak, berujung pada ngilu, gatal, dan bau mulut saat bakteri berkembang.

Kamu mungkin merasakan adanya lapisan tipis di atas gigi dan gusi yang menandakan perlunya dibersihkan.

3. Mulut kering

Mulut kering yang berulang disebut xerostomia, yang terjadi ketika tubuh tidak memproduksi air liur yang cukup. 

Ini mungkin merupakan efek samping dari obat-obatan seperti antidepresan, kemoterapi atau gejala penyakit autoimun lainnya.

Air liur memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan gusi dan membersihkan bakteri serta partikel lain di dalam mulut.

Tanpanya, bakteri dapat menumpuk dan gusi dapat menjadi kering sehingga rentan terhadap kerusakan atau cedera.

4. Radang gusi

Gingivitis adalah radang gusi akibat infeksi penumpukan plak yang berkembang secara perlahan dari waktu ke waktu, biasanya tanpa gejala.

Namun, begitu peradangan dimulai, kamu mungkin akan merasakan gejala-gejala seperti:

  • gusi bengkak
  • gusi berwarna merah
  • gusi yang mudah berdarah saat menyikat atau menggunakan benang gigi

Dalam kondisi ini, tubuh biasanya akan  melepaskan histamin, bahan kimia yang berkomunikasi dengan sistem kekebalan tubuh ketika jaringan meradang.

Hal ini akan memunculkan respons berupa gejala alergi seperti gatal dan bengkak.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Alergi Debu di Lingkungan Rumah dan Kantor

5. Reaksi alergi

Seperti halnya peradangan, tubuh memerangi reaksi alergi dengan melepaskan histamin, yang memunculkan gejala alergi.

Reaksi alergi yang parah dapat menyebabkan anafilaksis, suatu respons yang menyebabkan pembengkakan saluran napas dan masalah pernapasan.

Baca Juga :  8 Makanan Mengandung Kolagen yang Menyehatkan Kulitmu

6. Alergi

Campuran makanan dapat memicu reaksi alergi. Orang yang mengalami masalah ini biasanya akan mengalami gejala mendadak seperti:

  • gatal di mulut
  • pembengkakan pada bibir, lidah, mulut, atau tenggorokan
  • tenggorokan terasa gatal
  • telinga gatal
  • gatal-gatal di sekujur tubuh

7. Perubahan hormonal

Hormon memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit gusi dan masalah mulut lainnya.

Peningkatan hormon yang dipicu oleh pubertas, alat kontrasepsi, dan kehamilan dapat meningkatkan aliran darah ke gusi.

Ini dapat menyebabkan peradangan pada jaringan di sekitar gigi, yang menimbulkan rasa sakit, nyeri, atau gatal.

Cara Mengatasi Gusi Gatal

Dikutip dari Healthline, berikut beberapa perawatan yang dapat kamu coba dari rumah:

1. Air garam

Air garam dipercaya dapat meredakan rasa gatal dan iritasi pada gusi.

Caranya, cukup larutkan 1 sendok teh garam dalam 800 ml air hangat. Kumur perlahan air di dalam mulut, lalu ludahkan. 

Baca Juga: 5 Penyebab Gigi Kuning dan Cara Mengatasinya

2. Es batu

Hisaplah es batu secara perlahan untuk mendinginkan gusi dan menghentikan rasa gatal.

Nilai plusnya, es batu juga dapat membantu menghidrasi.

3. Jaga kebersihan gigi dan mulut

Sikat dan bersihkan gigi dengan benang dua kali sehari. 

Gunakan pasta gigi yang dengan kandungan yang dapat mencegah karang dan penumpukan plak.

Jika memiliki peradangan atau infeksi gusi, coba gunakan obat kumur antiseptik bebas alkohol.

Perawatan gigi dan gusi yang baik juga dapat mencegah terjadinya penyakit serius.

4. Ubah gaya hidup

Rokok dapat mengiritasi kesehatan gusi, baik rokok elektrik ataupun vaping. Berhenti merokok dapat membuat rasa gatal berhenti.

Kurangi juga makanan pedas, asam, bertepung, atau bergula, yang merupakan penyebab paling umum dari iritasi gusi. 

Baca Juga :  Investasi Leher ke Atas: Pengertian dan Contoh-contohnya

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas di Kantor dengan Konsumsi 6 Makanan Ini

Itu dia gejala, penyebab dan cara mengatasi gusi gatal. Jika tak kunjung sembuh, segera kunjungi dokter untuk konsultasi lebih mendalam.

Masih ada tips dan informasi menarik seputar kesehatan yang bisa kamu baca lewat artikel dari Glints.

Ada ragam tips mengatasi penyakit yang sering dialami pekerja hingga makanan dan minuman untuk kesehatan, seperti:

Semoga kamu segera mendapatkan kesembuhan, ya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon