Account Receivable Officer: Definisi, Tugas, Skill & Kualifikasi

Tayang 01 Jun 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Account receivable officer atau ARO mungkin adalah salah satu pekerjaan yang belum begitu dikenal di Indonesia.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Profesi ini biasa bekerja untuk berbagai jenis perusahaan, mulai dari real estate, manukfatur, kesehatan, jasa, dan sebagainya.

Tanggung jawabnya adalah memantau status pembayaran dari pelanggan, menyelesaikan transaksi, serta memastikan stabilitas keuangan perusahaan.

Dalam menjalani pekerjaan sehari-harinya, seorang account receivable officer juga terkadang akan bekerja sama dengan divisi atau tim lain.

Nah, kira-kira apa saja tugas, skill, dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang account receivable officer?

Untuk menemukan jawabannya, langsung saja, simak artikel Glints di bawah ini, yuk!

Definisi Account Receivable Officer

Account receivable officer adalah profesional di bidang keuangan yang bertanggung jawab untuk memastikan pelanggan telah membayar layanan atau produk perusahaan yang digunakan dengan tepat waktu.

Dikutip dari Seek, account receivable officer atau ARO memainkan peran penting dalam menjaga arus kas perusahaan dengan mengelola piutang yang belum dibayar.

Baca Juga: 9 Cara Mengelola Beban Kerja yang Berat

Tugas Account Receivable Officer

Tugas sehari-hari seorang account receivable officer atau ARO dapat bervariasi, tergantung pada industri dan ukuran perusahaan.

Namun secara umum, ARO akan menjalani berbagai aktivitas yang berkaitan dengan penagihan.

Berikut adalah berbagai tugas yang diemban oleh account receivable officer atau ARO yang dikutip dari Indeed:

  • Memastikan faktur lengkap dan benar sebelum diproses untuk pembayaran.
  • Memastikan catatan piutang sudah akurat dan memperbarui status pembayaran pelanggan secara berkala.
  • Melakukan kegiatan penagihan melalui telepon, email, dan surat.
  • Membantu dalam pemrosesan pembayaran pelanggan dan memproses pengembalian dana.
  • Membuat, mengirimkan faktur, serta memposting pembayaran ke akun pelanggan.
  • Melacak faktur yang jatuh tempo dan menindaklanjuti pembayaran yang tertunda.
  • Meningkatkan arus kas.
  • Menyiapkan laporan bulanan melacak pola piutang.
  • Mengidentifikasi potensi penipuan.
  • Berkolaborasi dengan departemen lain, seperti sales, cutomer service, atau finance, untuk menyelesaikan kendala terkait pembayaran.
Baca Juga :  Suka Berhitung? Profesi Credit Risk Analyst Bisa Cocok Untukmu

Skill yang Diperlukan Account Receivable Officer

Menurut Robert Half, ada beberapa kemampuan yang penting untuk dikuasai oleh seorang account receivable officer:

  • Ketelitian dan perhatian terhadap detail, terutama dalam mengelola angka dan catatan keuangan.
  • Pengetahuan akan prinsip-prinsip dasar akuntansi, praktik kredit, dan peraturan penagihan.
  • Keterampilan analitis untuk mengidentifikasi pola dan masalah yang mungkin dapat terjadi.
  • Kemampuan berkomunikasi yang baik dengan rekan kerja dan pelanggan.
  • Keterampilan manajemen waktu dan kemampuan untuk melakukan multitasking.
  • Kemampuan membangun hubungan baik dan menangani konflik dengan pelanggan.
  • Mampu menggunakan komputer, terutama Microsoft Excel, dan software akuntansi yang terintegrasi dan digunakan oleh perusahaan, seperti QuickBooks, Sage, atau Xero.
  • Kemampuan negosiasi untuk memfasilitasi diskusi dan mencapai kesepakatan yang memuaskan antara pihak yang terlibat.
  • Memiliki kesadaran dan pemahaman akan hukum etika dan kebijakan perusahaan terkait piutang.
  • Kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.

Dengan menguasai keterampilan di atas, seorang account receivable officer atau ARO dapat menjadi aset berharga bagi perusahaan dalam menjaga arus kas dan mengelola piutang dengan efisien.

Baca Juga: Cash Flow: Pengertian, Jenis-Jenis, Tips Mengatur, Cara Ceknya

Kualifikasi Account Receivable Officer

Gelar sarjana dalam bidang keuangan, akuntansi, bisnis, atau bidang terkait adalah pertimbangan utama untuk memulai karier sebagai account receivable officer atau ARO.

Perusahaan perlu memastikan kandidat memiliki pemahaman yang kuat mengenai prinsip-prinsip serta praktik akuntansi, dan ketajaman dalam hal keuangan.

Pengetahuan tersebut dibutuhkan untuk dapat membuat dan mengelola faktur, melacak pembayaran, menilai kelayakan kredit, dan rekonsiliasi.

Namun, tergantung pada perusahaannya, kandidat dengan gelar diploma atau sertifikasi yang relevan masih dapat dipertimbangkan.

Baca Juga: Sebelum Menyewa Jasanya, Kenali Dulu Sertifikasi Profesi Financial Planner

Demikian informasi mengenai account receivable officer atau ARO, mulai dari definisi, tugas umum, keterampilan yang diperlukan, hingga kualifikasi untuk dapat memulai karier dalam bidang ini.

Intinya, ARO memainkan peran penting dalam mengelola piutang, menyelesaikan transaksi keuangan, dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan, demi menjaga kelancaran operasional perusahaan.

Semoga informasi di atas cukup membantumu memahami profesi ini lebih jauh lagi.

Apakah profesi ini menarik untukmu? Di Glints ada banyak lowongan account receivable yang bisa kamu lamar.

Ada banyak lowongan dari perusahaan di berbagai kota dengan gaji menarik.

Yuk, cari lowongannya di sini dan lamar sekarang!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon