Store Supervisor: Apa Itu, Tugas, Skill Wajib dan Gaji
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Store supervisor atau penjaga toko adalah peran krusial yang dibutuhkan dalam toko atau perusahaan ritel.
Sebagai supervisor, memang tugasnya sebagian besar adalah membantu mengawasi operasional toko.
Namun, lebih dari itu, mereka juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat.
Kemampuan ini akan membantu mereka melatih karyawan dalam menangani komplain dan memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan.
Yuk, pelajari selengkapnya lewat rangkuman Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Store Supervisor?
Dikutip dari Better Team, store supervisor adalah profesional yang bertanggung jawab mengawasi toko ritel.
Profesi ini juga dikenal sebagai retail supervisor yang memastikan kelancaran operasional toko dengan mengawasi karyawan, menjaga kepuasan pelanggan, dan mencapai target penjualan.
Tanggung Jawab Store Supervisor
Sebenarnya, store supervisor merupakan posisi kepemimpinan tingkat awal dalam struktur organisasi perusahaan ritel yang berfokus pada penjualan langsung pada konsumen.
Oleh karena itu, peran ini harus memiliki ketegasan dan kedisiplinan dalam mengawasi kinerja karyawan.
Pemahaman yang mendalam mengenai kebijakan toko atau perusahaan sangat penting agar supervisor dapat memberikan arahan yang tepat, memastikan operasional toko dilakukan sesuai target dan visi yang ditentukan.
Lebih detailnya, berikut adalah tanggung jawab utama store supervisor yang dikutip dari Zippia:
- Memastikan pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik.
- Menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
- Menangani keluhan pelanggan.
- Mengawasi dan melatih karyawan.
- Mengawasi transaksi keuangan.
- Melakukan pemeriksaan inventaris.
- Memastikan kebersihan toko terjaga.
- Memperbarui peralatan di toko agar selalu layak pakai.
- Melakukan audit.
- Mengelola pembukaan cabang baru atau perluasan toko.
Skill yang Wajib Dimiliki
Dilansir dari Indeed, berikut adalah keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang store supervisor yang dikategorikan menjadi hard skills dan soft skills:
Soft skill store supervisor
1. Kemampuan komunikasi
Sebagai store supervisor, komunikasi yang transparan dan efektif sangat penting. Komunikasi ini mencakup lisan dan tertulis.
Keterampilan ini akan kamu perlukan untuk menyampaikan informasi dan instruksi kepada tim secara jelas, memberikan feedback yang membangun, dan aktif menangani keluhan pelanggan.
2. Leadership
Keterampilan kepemimpinan atau leadership skill mencakup pembinaan, mentoring, dan memotivasi tim.
Pemimpin yang baik akan memerlukan skill ini agar dapat mempromosikan budaya kerja yang positif dan mengelola shift karyawan, membimbing mereka untuk mencapai target penjualan individu dan kolektif.
3. Problem solving
Dalam kesehariannya, store supervisor akan sering menghadapi situasi yang memerlukan solusi cepat, baik karena keluhan pelanggan maupun konflik yang terjadi di dalam tim.
Pemecahan masalah dan kemampuan membuat keputusan cepat dapat menyelesaikan konflik serta mengurangi potensi kerugian yang mungkin terjadi karena konflik tersebut.
4. Customer oriented
Untuk berhasil dalam ritel, kamu harus menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama.
Ini berarti, kamu harus memahami kebutuhan dan harapan mereka serta memberikan respons dengan tepat.
Untuk dapat melakukan ini, penting untuk mengembangkan keterampilan mendengarkan yang baik, empati, dan kesabaran serta melatih tim-mu agar dapat memiliki keterampilan ini.
Hard skill store supervisor
Store supervisor biasanya mendapatkan hard skill melalui pendidikan formal, pelatihan, atau pengalaman langsung yang diasah ketika bekerja di toko ritel.
Berikut adalah berbagai hard skill yang penting dimiliki store supervisor:
1. Manajemen inventaris
Manajemen inventaris melibatkan pelacakan dan pengelolaan inventaris toko.
Dengan memiliki skill yang baik dalam manajemen inventaris, kamu dapat memastikan toko selalu memiliki tingkat stok yang memadai untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Manajemen inventaris mencakup pemesanan produk, berkoordinasi dengan pemasok, dan mengawasi penyimpanan dan penataan produk.
2. Perkiraan penjualan
Metode perkiraan penjualan atau yang juga dikenal dengan sales forecasting, dapat membantu memproyeksikan penjualan masa depan berdasarkan data penjualan historis, tren pasar, dan musim.
Dengan memprediksi angka penjualan secara akurat, store supervisor dapat membuat keputusan berdasarkan alokasi sumber daya, pembelian, penjadwalan, dan lainnya.
3. Laporan keuangan
Seorang store supervisor juga harus terampil dalam menghasilkan dan menginterpretasikan laporan keuangan.
Keterampilan ini melibatkan pelacakan dan analisis detail tentang penjualan dan keuangan, yang mengarah pada pelaporan yang transparan dan ringkas tentang laba dan rugi.
Demikian serba-serbi mengenai profesi store supervisor.
Sudah yakin ingin memulai karier di bidang ini? Kamu bisa cari lowongannya di Glints.
Ada banyak pekerjaan dari berbagai perusahaan di Indonesia dengan gaji menjanjikan.
Yuk, cek lowongan kerja terbaru sekarang!
