7 Minuman untuk Cepat Meredakan Batuk, Wajib Dicoba Pekerja!
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Minum obat harus jadi pilihan utama ketika batuk tak kunjung sembuh. Namun, jika kamu tipe yang sulit minum obat atau banyak alergi, mungkin beberapa minuman ini bisa jadi cara alternatif untuk meredakan batuk.
Sensasi gatal dan risih di tenggorokan, bersama dengan suara batuk yang mengganggu, pasti membuat tidak nyaman.
Dikutip dari Healthline, minuman hangat dapat membantu membersihkan saluran pernapasan dari lendir. Sehingga melegakan tenggorokan dan membuka saluran hidung yang tersumbat.
Maka dari itu, ayo cek beberapa rekomendasi minuman di bawah ini supaya kamu bisa kembali bekerja, beraktivitas, dan beristirahat tanpa gangguan batuk.
1. Teh plus madu
Tak hanya membantu meredakan sakit tenggorokan, madu juga dipercaya efektif dalam meredakan gejala batuk.
Menurut penelitian tahun 2021, madu lebih unggul daripada perawatan biasa, baik dalam menekan batuk maupun mencegah kebutuhan akan antibiotik.
Seseorang yang mengalami gejala batuk cukup menelan satu sendok madu atau menambahkannya ke dalam air panas atau teh.
2. Air jahe
Dikutip dari Medical News Today, jahe dipercaya dapat meredakan batuk kering atau asma, karena memiliki sifat antiradang, dan terkenal mampu meredakan mual serta nyeri.
Sebuah studi dari tahun 2015 meneliti 10 bahan alami berbeda, termasuk jahe, yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Asia.
Para peneliti menemukan bahwa bahan-bahan alami tersebut memiliki peran yang berkelanjutan dalam pengobatan tradisional batuk kronis, terutama karena efek antiradangnya.
Meski begitu, tetap diperlukan penelitian lebih spesifik terhadap jahe untuk mendukung potensi terapeutiknya terkait dengan batuk kronis.
3. Teh hijau
Teh hijau telah banyak menjadi minuman favorit banyak orang.
Namun, ternyata ini juga digunakan untuk berbagai tujuan pengobatan, mulai dari penurunan berat badan dan pereda sakit kepala.
Sebuah penelitian pada tahun 2015 meneliti proses berkumur dengan teh hijau setelah prosedur pembedahan yang membutuhkan intubasi.
Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun teh hijau tidak membantu mengatasi suara serak, teh hijau dapat mengurangi batuk.
Namun, teh hijau sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena mengandung kafein, yang dapat membuat tubuh menjadi gelisah dan berpengaruh jika dikonsumsi dekat waktu tidur.
4. Teh peppermint
Peppermint sering digunakan untuk berbagai pengobatan atau minuman sehari-hari.
Tak heran beberapa penelitian menunjukkan bahwa peppermint memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan pereda nyeri.
Masih melansir Healthline, teh peppermint dapat membantu melegakan sinus yang membuat hidung tersumbat dan melegakan pernapasan.
5. Air garam
Air garam umumnya digunakan sebagai obat kumur untuk meringankan sakit tenggorokan, melelehkan lendir, dan menghindari iritasi akibat batuk.
Dikutip dari Halodoc, caranya sederhana, campurkan 1/4 atau 1/2 sendok teh garam dengan air hangat secukupnya dapat membantu untuk meredakan iritasi.
Namun, cairan ini tidak disarankan untuk diberikan kepada anak-anak di bawah 1 tahun atau yang belum bisa berkumur, ya.
6. Air hangat dan kunyit
Kunyit adalah jenis rempah-rempah lainnya yang telah lama digunakan sebagai obat tradisional dan diyakini mampu mengatasi berbagai penyakit, termasuk batuk.
Ini karena senyawa aktifnya, yang disebut kurkumin, memiliki sifat antiradang yang ampuh.
Masih dari sumber Healthline, menggabungkan kunyit dengan lada hitam mungkin akan mendorong kandungan kurkumin bekerja lebih baik sebab lebih mudah diserap ke dalam aliran darah.
7. Air atau teh dengan perasan lemon
Sakit tenggorokan yang disertai dengan batuk sering kali disebabkan oleh tumpukan lendir yang menempel di tenggorokan dan dada.
Tubuh secara alami memproduksi lendir, namun ketika kita mengalami infeksi seperti pilek, produksi lendir akan menjadi lebih banyak untuk membantu melawan virus tersebut.
Nah, lemon diyakini sebagai bahan yang sangat baik dalam memecah lendir dan mengeluarkannya dengan lebih mudah.
Inilah sebabnya mengapa lemon sering ditemukan sebagai kandungan obat batuk dan pelega tenggorokan.
Dikutip dari NHS, kamu hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh perasan lemon dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air hangat.
Kamu bisa mengonsumsi minuman hangat ini beberapa kali dalam sehari untuk meredakan gejala batuk.
8. Jus nanas murni
Nanas mungkin dapat membantu meredakan batuk karena sifat antiinflamasi dalam enzim bromelainnya.
Sebuah studi menunjukkan, minuman atau makanan yang mengandung bromelain baik untuk meminimalisir batuk, hidung tersumbat, dan melegakan pernapasan.
Meski begitu, belum ada penelitian yang membuktikan jus nanas secara khusus dapat meredakan batuk.
Namun, jus nanas masih mengandung karakteristik tertentu, seperti meningkatkan sistem kekebalan dan sifat antibakteri, yang dapat membantu mengurangi gejala batuk.
Artikel lainnya di tahun 2021 menyatakan bahwa bromelain dapat secara efektif mengobati batuk yang disebabkan oleh penghambat ACE, obat untuk tekanan darah tinggi.
Demikian rangkuman Glints mengenai minuman untuk meredakan batuk.
Jika kamu memerlukan informasi atau tips kesehatan kerja lainnya, yuk, kunjungi Glints Blog sekarang!
Ada banyak kumpulan artikel lain terkait cara mengatasi berbagai penyakit yang sering dialami pekerja, seperti sakit kepala, punggung, flu, dan lain-lain.
Tak hanya itu, kamu juga akan temukan topik kesehatan kerja lainnya, mulai dari tips olahraga, hingga cara memperbaiki pola tidur dan makan.
Tertarik? Yuk, baca kumpulan artikelnya di sini sekarang juga!
