7 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Pekerja: Kulit hingga Sendi
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Kunyit, selain terkenal sebagai rempah-rempah pelengkap masakan, ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Mengutip dari Verywell Health, kunyit telah lama digunakan secara tradisional sebagai obat alami untuk gangguan kulit hingga meningkatkan kesehatan sendi.
Hal ini tentunya dapat bermanfaat bagi pekerja yang menghabiskan banyak waktu juga tenaga di depan layar komputer/laptop dan commuting ke kantor.
Selama di depan layar maupun commuting ada kemungkinan kamu terpapar radiasi dan debu yang dapat membahayakan diri.
Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai manfaat kunyit untuk kesehatan di bawah ini!
1. Melindungi tubuh dari radikal bebas
Dikutip Everday Health, kunyit kaya akan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.
Seperti polusi, asap rokok, bahan kimia, bahkan paparan sinar matahari.
Sebuah penelitian mengenai sifat antioksidan dan anti inflamasi pada kunyit juga menemukan bahwa kurkumin, komponen utama pada kunyit, dapat memblokir radikal bebas dan merangsang aksi antioksidan lain.
Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat ini.
2. Menjaga sistem kekebalan tubuh
Penelitian tentang pengaruh kurkumin pada kekebalan tubuh menunjukkan, kandungan kurkumin berpotensi meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan berpengaruh pada pertahanan terhadap kanker.
Mengutip dari Mount Sinai, efek pencegahan pada kunyit mungkin berhubungan dengan sifat antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.
Sebetulnya, ada banyak penelitian tentang sifat anti kanker kunyit. Namun kebanyakan hasilnya masih bersifat sementara.
Sehingga, penelitian-penelitian lanjutan masih diperlukan.
3. Mengurangi risiko terkena radang sendi
Medical News Today menyebut, kurkumin memiliki sifat anti radang yang kuat, sehingga dapat membantu meringankan gejala nyeri sendi yang paling menonjol.
Sebuah penelitian mengenai efek kurkumin pada penderita osteo arthritis yang menunjukkan adanya perubahan terkait pada kelompok perlakuan.
Penelitian lainnya tentang kemanjuran dan keamanan kurkumin pada penderita rheumatoid arthritis, penyakit radang sendi yang disebabkan oleh gangguan auto imun.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kurkumin lebih efektif daripada natrium diklofenak, obat pereda nyeri sendi.
Meski begitu, tetap diperlukan uji coba skala besar di masa depan untuk memvalidasi temuan ini.
4. Membantu mengatur nafsu makan
Melalui analisis meta pada tahun 2019, ditemukan bahwa konsumsi kunyit dapat membantu penderita gangguan metabolisme secara signifikan, serta menurunkan indeks massa tubuh.
Hal ini juga dapat membantu mengurangi leptin, hormon yang mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak dalam tubuh.
5. Membantu mengobati jerawat
Masih mengutip dari Very Well Health, kurkumin memiliki sifat anti mikroba, yang dapat membantu memerangi bakteri yang berkontribusi pada jerawat.
Sifat anti radang pada kunyit juga membantu menenangkan kulit, serta mengurangi keloid atau bekas luka.
Fakta ini didukung oleh sebuah penelitian mengenai efek kurkumin pada kesehatan kulit menunjukkan produk dan suplemen kunyit, memberikan manfaat terapeutik untuk kesehatan kulit.
Kurkumin yang dimaksud pada penelitian tersebut dikonsumsi secara oral maupun topikal.
Namun, penelitian yang ada saat ini masih terbatas dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi manfaat ini.
6. Membantu menyeimbangkan kadar kolesterol
Dikutip dari Cleveland Clinic, dengan kemampuannya mengurangi peradangan dan radikal bebas, kunyit dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Kunyit dapat membantu melindungi jantung dengan meningkatkan fungsi lapisan pembuluh darah.
Hal ini membantu mengatur tekanan darah, mencegah pembekuan darah, serta faktor-faktor lain yang penting bagi kesehatan jantung.
Riset ilmiah mengenai peran kurkumin dalam menurunkan kadar lipid darah menyebut bahwa efek antioksidan dan anti radangnya dapat membantu menyeimbangkan kadar kolesterol serta melindungi jantung.
7. Mengobati sakit kepala
Sama seperti jahe, kunyit juga dipercaya dapat membantu mencegah sakit kepala, terutama untuk migrain.
Sebuah penelitian terbaru mengenai menunjukkan adanya efek suplemen kurkumin pada migrain.
Namun Web MD menyebut, dengan terbatasnya bukti ilmiah yang ada, dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikan informasi tersebut.
Efek Samping Kunyit
Kunyit merupakan obat herbal yang telah lama dipakai untuk memperkuat tubuh dan mengobati penyakit.
Salah satunya juga lewat suplemen. Namun, konsumsi dalam jumlah besar dan jangka waktu panjang dapat menyebabkan sakit perut atau, dalam kasus yang ekstrim, bisul.
Khususnya jika konsumsinya bersamaan dengan obat herbal lain.
Jika kamu penderita diabetes, atau wanita hamil dan menyusui, atau memiliki kondisi kesehatan lainnya, lebih konsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan terkait dosis konsumsi kunyit atau suplemennya.
Itu dia informasi seputar manfaat kunyit untuk kesehatan.
Nah, masih banyak artikel seputar kesehatan kerja lain yang bisa kamu temukan di Glints.
Misalnya, informasi soal ragam olahraga hingga cara mengatasi berbagai gangguan penyakit yang sering dialami pekerja kantoran.
Menarik, bukan? Yuk, langsung baca ragam artikelnya secara gratis dengan klik link di bawah ini.
- Zumba: Definisi, Manfaat, dan Tips Paling Penting bagi Pemula
- 6 Cara Efektif untuk Mencegah Asam Lambung Naik
- 8 Cara Sederhana dan Efektif untuk Mengatasi Stres di Kantor
Semoga bermanfaat untukmu, ya.
