10 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan & Produktivitas Pekerja
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Bawang putih kaya akan nutrisi seperti vitamin C, selenium, zinc, kalsium, tembaga, serta mineral lainnya. Makanya, manfaat bawang putih beragam untuk tubuh.
Jika kamu suka masak untuk bekal makan siang di kantor, tentu jangan lupa untuk menambahkan bawang putih sebagai bumbu masakan.
Bawang putih dapat dipakai untuk ragam olahan dari yang berkuah hingga ditumis.
Berikut Glints menyediakan berbagai manfaat bawang putih untuk kesehatan dalam artikel di bawah ini. Simak yuk!
10 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Bawang putih memiliki antioksidan yang tinggi.
Antioksidan efektif untuk melawan radikal bebas pada sel-sel tubuh dan mendukung sistem kekebalan yang kuat dengan kandungan zinc–nya.
Selain itu, vitamin C dalam bawang putih berperan dalam pertahanan terhadap infeksi.
Bawang putih juga dikonsumsi mentah sebagai obat batuk dan pilek.
Nah, di tengah kesibukan, jangan lupa konsumsi bawang putih atau memasaknya sebagai bagian dari makan siangmu agar mendapatkan manfaatnya.
2. Menjaga tingkat kolesterol
Bawang putih mengandung senyawa seperti allicin, diallyl trisulfide, dan S-allyl sistein.
Senyawa-senyawa tersebut dapat mengurangi produksi kolesterol dalam hati dan membuang kolesterol serta asam empedu dari tubuh.
Hal ini berkontribusi pada pengurangan kadar kolesterol dalam darah.
Selain itu, bawang putih dapat meningkatkan keseimbangan antara kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL).
Dalam keseluruhan, mengonsumsi bawang putih secara teratur sebagai bagian dari diet sehat dapat membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat.
3. Mengurangi risiko penyakit jantung
Bawang putih dapat mengurangi risiko penyakit jantung karena potensi efeknya dalam menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Healthgrades menyebut, manfaat kesehatan jantung dari bawang putih disebabkan oleh peningkatan produksi oksida nitrat.
Oksida nitrat memiliki peran penting dalam menjaga aliran darah yang sehat, tekanan darah stabil, serta mencegah penyakit arteri, peradangan, dan pembekuan darah.
4. Mencegah kanker
Dikutip dari Webmedy, bawang putih memiliki sifat antikanker yang spesifik, di antaranya:
- menghambat aktivasi karsinogen (zat yang berpotensi menyebabkan kanker)
- meningkatkan enzim yang menonaktifkan karsinogen
- mengurangi peradangan yang berhubungan dengan perkembangan kanker
- mendukung perbaikan DNA
- menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker
5. Membantu tubuh tetap kuat dan aktif
Bawang putih dapat meningkatkan rasio kolesterol dan mengurangi trigliserida, tekanan darah, serta kekakuan arteri.
Dikutip dari Outside Online, manfaat ini akan paling dirasakan oleh pekerja lapangan atau kamu yang sering bepergian karena pekerjaan.
Dengan konsumsi bawang putih, tubuh akan mendapatkan energi yang baik untuk membuatmu tetap kuat dan aktif.
Untuk mendapatkan manfaat terbaik, disarankan untuk memasukkan bawang putih mentah yang dicincang atau dihancurkan dalam masakan.
6. Membantu mengurangi tekanan darah
Serangan jantung dan stroke yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.
The Food Company menyebut, bahwa senyawa aktif dalam bawang putih dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Dalam beberapa kasus, suplemen bawang putih mungkin sama efektifnya dengan obat konvensional.
Asalkan dosisnya mencukupi (setara empat siung bawang putih per hari) untuk hasil yang diinginkan.
7. Membantu detoksifikasi tubuh
Bawang putih membantu detoksifikasi tubuh dengan merangsang produksi antioksidan glutathione oleh enzim hati,
Proses tersebut berperan dalam membuang racun dari tubuh.
Komponen detoksifikasi seperti selenium bioaktif dan senyawa sulfur juga terdapat dalam bawang putih.
Mereka membantu memecah dan mengeluarkan racun, mengurangi beban pada hati juga organ detoksifikasi lainnya.
Mengonsumsi bawang putih secara teratur merupakan tambahan berharga dalam gaya hidup sehat yang mementingkan detoksifikasi.
8. Memiliki sifat antibiotik
Bawang putih mengandung allicin. Allicin adalah antibiotik bioaktif yang dapat membantu melawan infeksi dan bakteri pada siung bawang yang diolah.
Dikutip dari Spiceworldinc, ekstrak bawang putih dapat menekan pertumbuhan bakteri, misalnya salmonella.
Allicin diyakini sebagai pengganti antibiotik yang layak. Obat ini juga membantu bila digunakan bersama dengan antibiotik yang diresepkan secara konvensional.
9. Meningkatkan fungsi otak
Bawang putih memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat meningkatkan kesehatan otak.
Kandungan antioksidan yang tinggi melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.
Bawang putih juga diketahui dapat membantu mencegah penyakit kognitif (penurunan fungsi otak).
Sebagai pekerja, tentunya hal tersebut tetap membantumu jaga produktivitas dan kemampuan untuk membuat hasil terbaik.
10. Meningkatkan kesehatan kulit
Dikutip dari Perfect Image, bawang putih melindungi kulit dari sinar ultraviolet, mencegah penuaan kulit, dan menghilangkan jerawat.
Bawang putih dapat membantu berbagai kondisi kulit lainnya, seperti:
- alopecia areata (kebotakan dan rambuk rontok)
- infeksi jamur pada kulit
- psoriasis (peradangan yang buat kulit bersisik)
- keloid (bekas luka yang membesar)
- leishmaniasis (infeksi kulit)
Itu adalah beberapa manfaat bawang putih untuk kesehatan tubuh pekerja.
Dengan konsumsi bawang putih dalam jumlah yang tepat, tentunya kamu bisa menjaga kesehatan tubuh dan produktivitas terjaga.
Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi sejenis seputar kesehatan pekerja.
Mulai dari makanan sehat hingga tips mengatasi berbagai jenis penyakit yang sering dialami pekerja, beberapa di antaranya:
- 7 Tips Jaga Pola Makan Sehat untuk Pekerja Sibuk
- 5 Obat Nyeri Sendi yang Mudah Ditemukan di Apotek
- 10 Makanan yang Mengandung Vitamin untuk Cegah Sembelit
Semoga kamu dapatkan manfaat terbaik lewat tips-tips Glints, ya!
