Sales Development Representative: Pengertian, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 13 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Sesuai namanya, sales development representative (SDR) adalah seseorang yang bekerja di bidang sales. SDR memiliki peran yang vital bagi sebuah perusahaan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Secara singkat, SDR bertanggung jawab untuk memindahkan leads dalam sales funnel ke tingkatan leads yang lebih tinggi.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu SDR, yuk, simak penjelasan Glints berikut ini! Glints telah menyiapkan informasinya khusus untukmu!

Baca Juga: Memahami Sales Funnel dan Penerapannya dalam Bisnismu

Apa Itu Sales Development Representative?

sales development representative adalah

© Unsplash.com

Dalam dunia sales, leads” adalah istilah untuk menyebut calon pelanggan suatu brand. Leads sendiri memiliki jenis dan tingkatan yang beragam sesuai karakteristiknya masing-masing.

Glints akan membahas hubungan sales development representative dengan setidaknya dua leads dalam artikel ini, yaitu marketing qualified lead (MQL) dan sales qualified lead (SQL).

Setiap perusahaan tentu berharap MQL mereka akan naik tingkat menjadi SQL. Kemudian, SQL tersebut diharapkan akan menjadi pelanggan.

Itulah yang menjadi tanggung jawab besar seorang sales development representative.

Dilansir dari Uplead, sales development representative adalah seseorang yang berhubungan dengan leads dan bertugas menentukan apakah leads tersebut layak untuk menjadi pelanggan.

Sementara itu, menurut ActiveCampaign, sales development representative adalah seorang sales yang berfokus pada penjangkauan, pencarian, dan kualifikasi leads.

Dengan kata lain, sales development representative bertugas sebagai quality control untuk sales leads.

Jika dirasa leads tersebut sesuai dan berpotensi untuk lanjut ke tahap selanjutnya, leads akan menuju sales lainnya, seperti account representative atau account executive.

Dari penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa seorang sales development representative tidak berfokus pada internal sebuah bisnis. 

Baca Juga :  Persiapkan Dirimu untuk Tren Industri Engineering di Tahun 2018!

Sebaliknya, sales development representative justru harus berhubungan dengan leads yang sebanyak-banyaknya.

Tak heran, sales development representative adalah wajah pertama yang dilihat orang dari sebuah perusahaan.

Oleh karena itu, jika berkecimpung di dunia ini, kamu harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang perusahaanmu.

Baca Juga: Pengertian Point of Sales dan Fungsinya bagi Bisnismu

Tanggung Jawab SDR

AIDA adalah

© Freepik.com

Ada beberapa tanggung jawab utama yang harus dilakukan oleh seorang sales development representative, yaitu sebagai berikut.

1. Mengembangkan strategi penjualan

Tanggung jawab sales development representative yang pertama adalah mengembangkan strategi penjualan.

Bersama tim sales lainnya, sales development representative bertugas menentukan strategi-strategi yang dapat menarik leads dan pelanggan potensial.

2. Menghubungi leads potensial

Tugas sales development representative selanjutnya adalah menghubungi leads potensial. Ada banyak media yang bisa digunakan, mulai dari telepon, email, LinkedIn, media sosial, hingga sebuah acara.

Namun sebelum menghubungi leads, sales development representative harus melakukan riset terkait leads tersebut. 

Kemudian, berikan personalisasi kala menghubungi leads, seperti menyebutkan nama dan profesinya.

Dilansir dari Marketing Land, email yang dipersonalisasi memperoleh revenue dan tingkat transaksi 6 kali lipat daripada email biasa.

3. Melakukan kualifikasi leads

Setelah menghubungi leads, tanggung jawab sales development representative berikutnya adalah melakukan kualifikasi leads.

Pada tahap ini, sales development representative akan menentukan apakah leads yang ada sudah memenuhi syarat untuk menjadi seorang pelanggan.

Ada beberapa syarat yang biasanya menjadi pertimbangan kualifikasi leads, antara lain ukuran atau jumlah, budget, timeline, dan kebutuhan.

Jika sesuai dengan kriteria tersebut, leads bisa disebut lolos kualifikasi.

4. Mengedukasi leads

Tahap terakhir yang harus dilakukan sales development representative adalah mengedukasi leads.

Baca Juga :  6 Manfaat Ikut Pertukaran Pelajar yang Bisa Kamu Dapatkan

Edukasi ini berarti sales development representative menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan leads terkait produk atau jasa perusahaan.

Sebagai contoh, leads menanyakan manfaat dari produk atau jasa tersebut. Maka, sales development representative harus menjawab pertanyaan tersebut hingga leads memahaminya.

Baca Juga: Kupas Tuntas Karier Sales Executive, dari Tanggung Jawab sampai Prospek Kerjanya

Skill yang Dibutuhkan

sales executive

© Unsplash.com

1. Komunikasi

Sebagai seorang sales development representative, kamu akan banyak berkomunikasi dengan leads. Kamu bisa memilih media yang paling sesuai untuk berkomunikasi dengan para leads.

Jika kamu merasa email dan telepon adalah media yang paling efektif, kamu bisa memilih kedua media tersebut.

Namun apa pun media yang digunakan, kamu tetap memerlukan skill komunikasi yang tinggi.

Kamu harus bisa menyampaikan poin-poin penting dengan jelas kepada para leads sehingga mereka memahami maksudmu.

2. Mendengarkan

Ketika berkomunikasi dengan para leads, salah satu kunci keberhasilan seorang sales development representative adalah mendengarkan dengan baik.

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan skill mendengarkan, yaitu sebagai berikut.

  • fokus pada apa yang leads katakan
  • dengarkan hingga leads selesai berbicara
  • jangan menyela
  • pahami apa yang leads katakan
  • ingat dan respons hal-hal yang dikatakan oleh leads

Dengan begitu, tujuan utamamu berkomunikasi dengan leads bisa lebih optimal.

3. Membangun hubungan

Seorang sales development representative juga perlu untuk membangun hubungan yang baik dengan leads. Skill yang satu ini berkaitan erat dengan skill komunikasi.

Menurut HubSpot, kamu perlu mengomunikasikan berbagai hal dengan baik kepada leads. Harapannya, rasa percaya mereka terhadap brand-mu akan meningkat.

4. Wawasan yang luas

Hal lain yang diperlukan oleh seorang sales development representative adalah wawasan yang luas, terutama wawasan tentang produk atau jasa yang ditawarkan.

Baca Juga :  Cari Tahu Letak Perbedaan antara Mobile Developer dan Web Developer di Sini

Sales development representative harus memahami segala hal tentang produk atau jasa yang perusahaan tawarkan.

5. Persuasif

Tak hanya skill komunikasi, sales development representative juga harus menyampaikan pesan dengan persuasif. Tujuannya tentu saja agar leads yakin dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Baca Juga: Mengenal Pekerjaan Sales Director, Tanggung Jawab hingga Kualifikasinya

Demikian penjelasan Glints tentang sales development representative (SDR).

Intinya, sales development representative adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk menentukan apakah leads sudah sesuai untuk menjadi pelanggan.

Bagaimana? Tertarik untuk membangun karier sebagai sales development representative?

Jika iya, ada banyak lowongan sales development representative di Glints, lho! Berbagai perusahaan menanti kandidat terbaik sepertimu!

Tunggu apa lagi? Yuk, sign up dan apply sekarang dengan mudah! Gratis!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon