Point of Sales: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya Bagi Bisnis

Diperbarui 15 Mar 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Apa yang ada di pikiranmu saat mendengar istilah point of sales? Sebuah sistem untuk merekam data agar semuanya tertata rapi? Mempermudah para pelaku usaha untuk mencatat pendapatan tiap bulannya?

    Semuanya memang benar, tapi point of sales (POS) tak hanya berfungsi sebagai pendataan saja, lho!

    POS ternyata punya pengaruh besar dalam segi penjualan di dunia pemasaran.

    Lalu, apa sebenarnya point of sales ini? Bagaimana cara kerjanya? Simak di bawah ini, ya!

    Apa Itu Point of Sales?

    apa itu point of sales

    © Freepik.com

    Point of sales atau POS adalah tempat pembayaran para pelanggan dalam membeli sebuah produk.

    Biasanya POS berbentuk mesin, tablet, smarpthone, mesin EDC atau perangkat lainnya yang digunakan untuk transaksi di toko.

    Di Indonesia mungkin sebutan yang paling umum adalah mesin kasir.

    Awalnya, POS hanya berfungsi untuk membantu dan memudahkan para pemilik bisnis dalam menjalankan transaksi.

    POS bisa menghitung secara cepat, menyimpan uang, dan juga mencetak invoice atau struk bagi para pelanggan.

    Kemudian seiring perkembangan teknologi, fitur POS bertambah.

    POS berevolusi menjadi tempat penyimpanan data customer, menghitung laba dan rugi, bahkan untuk merekap laporan penjualan.

    Saat ini POS bukan sekadar mesin kasir lagi. POS telah memanfaatkan internet dengan fitur-fitur yang mumpuni untuk membantu para pemilik usaha.

    Memiliki POS juga semakin mudah, tak perlu membeli alat khusus atau mesin kasir yang mahal.

    Hanya dengan menggunakan smartphone atau tablet, kamu sudah bisa membangun sistem POS sendiri untuk bisnismu.

    Baca Juga: Siapa Saja yang Cocok Berkarier di Bidang Sales?

    Pentingnya Sistem Point of Sales

    Seberapa Penting Point of Sales dalam Dunia Bisnis?

    © Pexels.com

    Seberapa penting, sih, sistem POS dalam penjualan? Apakah tanpa adanya POS sistem transaksi akan lumpuh? Jika kamu masih menggunakan sistem tradisional dalam proses jual beli, tanpa menggunakan POS mungkin masih bisa berjalan.

    Namun, sistem operasionalmu tidak akan efektif kalau kamu tidak ikut berkembang seiring berkembangnya era digital ini. Apalagi jika tokomu semakin besar dan semakin banyak jumlah barangnya.

    Bayangkan saja, tanpa bantuan sistem POS kamu masih mencatat secara manual mulai dari stok, report, sampai catatan transaksi per harinya. Yakin semuanya akan terlaksana dalam waktu cepat? Sepertinya tidak.

    Di sinilah pentingnya sistem POS yang akan menyingkat waktu para pemilik usaha dalam bekerja. Apa saja keuntungan dari sistem POS?

    • Menyimpan harga barang
    • Mencatat pendapatan, pengeluaran, dan laba
    • Mencatat secara otomatis barang yang masuk dan keluar
    • Menghemat budget dalam merekrut tim khusus karena dengan adanya sistem POS dapat dikerjakan sendiri

    Keempat keuntungan di atas dilihat dari sisi penjual atau pemilik usaha. Bagaimana jika dilihat dari sisi pelanggan? Apakah sistem POS juga memiliki keunggulan bagi para pelanggan?

    Tentu saja. Berikut adalah beberapa keunggulan POS bagi customer-mu.

    1. Mempermudah Pemesanan

    Pastinya kamu sering melihat beberapa toko atau restoran yang menggunakan tablet untuk pemesanan produknya. Nah, teknologi tersebut masuk dalam sistem POS, lho!

    Dengan adanya sistem point of sales ini, kamu akan dengan mudahnya memilih, membayar, menambah pesanan tanpa harus repot-repot memanggil pramusaji. Tinggal duduk saja dan makanannya datang, deh.

    Apalagi jika tampilan yang dibuat dalam sistem sangat mementingkan estetika. Pastinya akan lebih menarik bagi customer.

    2. Fleksibel

    Dengan adanya sistem POS, suatu toko tidak akan terpaku lagi dengan satu metode pembayaran saja. Hal ini akan membuat para pelanggan merasa lebih fleksibel untuk menggunakan berbagai cara pembayaran.

    Baca Juga: 7 Strategi Negosiasi yang Bisa Membantumu Meyakinkan Klien

    Cloud POS vs. POS Tradisional

    point of sales traditional vs modern

    © squareup.com

    Semakin canggih teknologi, sistem POS pun akhirnya memiliki fitur cloud alias terhubung dengan internet. Cloud ini juga bisa diasosiasikan dengan penyimpanan data dalam bentuk digital dan yang pastinya aman.

    Fungsi untuk melakukan back up data dari hard disk internal komputermu. Dengan adanya cloud yang terhubung dengan internet, sistem POS dapat diakses di mana saja, kapan saja, dan juga tak khawatir akan keamanan data.

    Dilansir dari Forbes, berdasarkan data Hospitality Technology’s 2018 Point of Sales (POS) Software Trends Report, sejumlah 61% merchants ingin menggunakan sistem POS berbasis cloud.

    Baca Juga: 6 Software Absensi Online Berbasis Cloud

    Memangnya, mana yang lebih baik antara sistem point of sales tradisional dengan sistem POS berbasis cloud? Begini penjelasannya.

    1. Akses Data

    Tradisional: Data pada hard disk tradisional hanya bisa diakses saat itu juga dan harus diakses di tempat kerja. Artinya akses data hanya terbatas pada satu alat saja.

    Cloud: POS yang berbasis cloud biasanya menggunakan aplikasi. Siapa pun yang ingin mengaksesnya hanya membutuhkan smartphone dan juga akses akun (username dan password) yang digunakan.

    Tanpa harus datang ke tempat kerja, pemilik bisnis dapat mengedit serta mengontrol usahanya secara remote, dari mana saja.

    2. Risiko Kehilangan Data

    Tradisional: Karena data tersimpan hanya di satu alat saja dan tidak memiliki back up, sangat besar terjadinya risiko kehilangan data. Jika sistem bermasalah, data yang tersimpan di sana bisa sewaktu-waktu hilang.

    Cloud: Risiko kehilangan dalam cloud POS pastinya ada. Akan tetapi, penjadwalan back up secara berkala akan meminimalisir kejadian tersebut.

    Dengan adanya sistem back up dan restore, akan jadi lebih mudah buatmu jika data yang hilang ingin dikembalikan.

    3. Biaya

    Tradisional: Biasanya proses instalasi sebuah alat dan software akan membutuhkan teknisi dan akan membuat biaya menjadi mahal.

    Belum lagi, biaya maintenance per bulan harus jadi pertimbangan penting bagi operasional bisnismu.

    Cloud: Penggunaan EPOS (Electronic Point of Sales) biasanya berbasi aplikasi berbayar atau berlangganan yang dapat dibayarkan per tahun.

    Alat yang dibutuhkan pun tidak perlu terlalu canggih. Asalkan compatible dengan aplikasinya, kamu sudah bisa meng-install POS pilihanmu.

    Bahkan, beberapa aplikasi EPOS bisa di-download secara gratis, lho! Budget dari biaya instalasi bisa dialokasikan ke tempat lain seperti menambah alat point of sales yang lebih mumpuni.

    Nah, itu dia beberapa penjelasan mengenai point of sales yang bisa membantu para pemilik usaha. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya bagi usahamu, daftar di Glints sekarang, yuk! Kamu bisa belajar langsung dari para ahli sales dan business development supaya bisnismu semakin maju.

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 12

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Comments are closed.

      Artikel Terkait