Sales: Apa Itu, Istilah-Istilah Umum, dan Jenis-Jenis Pekerjaannya

Diperbarui 20 Des 2023 - Dibaca 17 mnt

Isi Artikel

    Sales adalah bagian dari aktivitas penjualan produk, barang, dan layanan yang dilakukan penjual ke pembeli. Orang-orang yang melakukannya biasanya terdiri atas satu tim. 

    Di beberapa perusahaan, aktivitas ini menjadi satu divisi tersendiri yang terdiri dari beragam peran.

    Namun, di beberapa perusahaan yang lain, proses penjualan termasuk ke dalam divisi pemasaran atau juga divisi komersial. 

    Namun, sebenarnya apa tanggung jawab utama tim sales? Siapa saja orang-orang yang ada di tim ini?

    Tenang saja, di artikel ini, Glints akan menjabarkan tentang apa itu sales, istilah-istilah umum yang kerap ditemui dalam bidang ini, serta berbagai pekerjaan yang bisa kamu telusuri. 

    Apa Itu Sales?

    Menurut HubSpot, sales adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan aktivitas penjualan barang atau jasa.

    Lazimnya, setiap perusahaan memang memiliki tim tersendiri yang bertanggung jawab atas penjualan. 

    Ada tiga unsur utama yang melatarbelakangi kinerja dan tanggung jawab dari tim ini. Pertama adalah daerah atau wilayah penjualan.

    Tim penjualan akan bergerak setelah memetakan daerah penjualan mereka, sehingga mereka tahu ke mana harus menjual barang atau jasa.

    Kedua, barang atau jasa yang dijual. Dengan memahami secara mendalam barang atau jasa yang dijual, tim penjualan akan tahu strategi penjualan apa yang akan mereka terapkan.

    Ketiga, target pelanggan. Setelah tahu daerah penjualan dan barang atau jasa yang dijual, maka tim penjualan akan tahu target pelanggan seperti apa yang akan mereka kejar.

    Target pelanggan ini juga jadi salah satu kunci keberhasilan proses penjualan.

    Selain itu, perlu dipahami juga bahwa sales dan marketing adalah dua proses yang hampir mirip, tapi punya arti yang berbeda.

    Keduanya sama-sama bicara penjualan. Akan tetapi, secara proses, keduanya berbeda. Jadi jangan sampai tertukar, ya.

    Baca Juga: Apa Perbedaan Sales dan Marketing? Yuk, Simak di Sini!

    Istilah-Istilah Umum dalam Sales

    penjualan

    © Pexels.com

    1. Salesperson

    Pekerjaan utama seorang salesperson adalah menjual produk, barang, atau layanan kepada pembeli.

    Orang tersebut menggunakan teknik penjualan tertentu untuk mencari tahu apa yang diinginkan pembeli.

    Dari situ, ia akan menyarankan produk atau layanan yang memenuhi kebutuhan para pembeli.

    Dalam beberapa kondisi, salesperson bekerja supaya para pembeli tetap menggunakan produk mereka.

    Namun, dalam kondisi lain, ia juga kemungkinan diharuskan untuk mendatangkan pembeli baru.

    Pada intinya, tanggung jawab utama dan target pembeli seorang salesperson tergantung dari situasi dan kebutuhan perusahaan itu sendiri. 

    2. Prospek

    Dilihat dari makna katanya, prospek adalah organisasi atau klien berpotensi yang menyerupai profil pelanggan ideal.

    Namun, dalam dunia penjualan dan bisnis, prospek juga termasuk mereka yang belum memiliki minat pada produk, barang, atau layanan yang dijual.

    Istilah prospek juga merujuk kepada cara yang digunakan oleh salesperson dalam mendekati pelanggan.

    Beberapa contohnya adalah panggilan telepon, email marketing, serta social selling.

    Jika salesperson berhasil melakukan prospek kepada pelanggan, ia pun bisa mulai ke tahapan selanjutnya, yaitu deal.

    3. Deal

    Ketiga, ada istilah yang disebut deal. Deal sendiri adalah persetujuan antara harga beli dengan barang atau jasa yang dijual. Dalam proses jual beli, deal ini memiliki banyak tingkatan.

    Nah, tingkatan ini bisa berbeda-beda, tergantung bisnis dan industri yang dijalankan oleh perusahaan. Salesperson bisa menyusun rencana deal sesuai kebutuhan dan kondisi.

    Tujuannya supaya proses penjualan bisa berjalan sesuai periode waktu yang ditentukan dan target yang dicanangkan. 

    4. Sales pipeline

    Keempat, ada istilah sales pipeline. Istilah ini mengacu pada langkah-langkah dalam proses penjualan produk, barang, atau layanan.

    Pipeline ini menjadi gambaran nyata dari proses penjualan itu sendiri.

    Salah satu pipeline yang banyak dijadikan acuan adalah diagram rencana sebuah tim penjualan.

    Diagram ini biasanya menggambarkan serangkaian tahap yang harus dilalui dari menilai prospek, bertemu dengan prospek, menawarkan barang atau jasa, hingga akhirnya terjadi transaksi atau deal.  

    5. Sales plan

    Istilah ini berbeda dengan sales pipeline. Istilah ini menyangkut gambaran jangka panjang dari tujuan, strategi, serta objektif dari sebuah tim penjualan sebuah perusahaan.

    Di dalamnya, ada detail-detail mengenai target pelanggan, kondisi pasar, target pendapatan, harga, struktur tim, dan yang lainnya.

    Sales plan juga menyertakan taktik dan teknik untuk mencapai target dari waktu yang sudah yang ditetapkan.

    Baca Juga: 7 Tips Membangun Hubungan dengan Prospek untuk Hasilkan Penjualan

    6. Account

    Saat masuk ke dunia sales, kamu juga akan menemukan istilah account. Banyak orang yang suka keliru membedakan antara account dan kontak (contact) karena keduanya sama-sama mengandung informasi untuk kontak.

    Namun, menurut Aptitude 8, perbedaan jelas antara account dan kontak terletak dari informasi kontak yang muncul.

    Contact adalah informasi kontak dari individu yang sudah kamu kenali. Mereka bisa berasal dari organisasi atau bisnis yang ingin menjadi prospek kamu. Bisa juga orang yang direferensikan oleh orang lain atau orang yang kamu kenal secara personal.

    Sementara, account adalah entitas bisnis atau organisasi yang menjadi prospek kamu yang ada dalam database kamu. Jadi, kamu mungkin saja menyimpan beberapa kontak dari account yang sama.

    7. Lead

    Selain account dan kontak, lead juga jadi salah istilah dalam salesforce yang kerap tertukar atau disalahartikan.

    Contact adalah informasi kontak individu. Sementara, account adalah informasi bisnis atau organisasi. Biasanya, keduanya sudah terpapar dengan produk yang mau ditawarkan.

    Nah, kalau lead adalah orang atau entitas bisnis yang benar-benar baru di database kamu. Ini adalah orang baru yang sama sekali belum mengenal produkmu. Namun, kamu harus memastikan bahwa orang ini memang memenuhi syarat untuk jadi pelanggan potensial sebelum kamu menawarkan produk.

    8. Campaign

    Istilah campaign biasanya lebih umum digunakan di dunia marketing. Tapi, dunia penjualan juga menggunakan istilah ini dalam memantau aktivitas pemasaran.

    Sebab, proses pemasaran yang baik bisa menunjang penjualan ataupun sebaliknya tergantung dari produk yang ditawarkan.

    Sebuah campaign biasanya terdiri atas nama kampanye, tanggal mulai dan berakhir, pendapatan yang ditargetkan, anggaran, biaya, dan lain sebagainya.

    9. Forecast

    Forecast adalah estimasi pendapatan yang akan didapatkan pada periode tertentu. Biasanya, di dunia sales, forecast diartikan sebagai laporan yang menampilkan penghitungan data dari peluang yang diperkirakan bisa didapat dalam jangka waktu tertentu.

    Biasanya, sales manager akan menggunakan forecast ini untuk memantau sales pipeline di seluruh bulan.

    10. Report

    Sesuai dengan namanya, report atau laporan adalah sebuah informasi berisi data tertentu, umumnya mengenai hasil dari usaha yang dilakukan. 

    Ada banyak jenis laporan yang dapat muncul di dunia sales, salah satu yang paling umum adalah laporan penjualan. Tujuan laporan ini dibuat untuk memantau metrik utama, mengidentifikasi pola penjualan, dan menyusun strategi penjualan secara umum.

    Baca Juga: Seperti Apa Jenis Pekerjaan yang Cocok Dengan Kepribadianmu?

    Jenis-Jenis Pekerjaan dalam Sales

    1. Sales representative

    Pekerjaan pertama di dunia sales menurut menurut The Balance Careers adalah representative. Posisi ini adalah tingkat dasar di sebuah tim penjualan.

    Mereka adalah orang-orang yang jadi ujung tombak proses penjualan. Jika sukses di posisi ini, kemungkinan untuk naik ke posisi yang lebih tinggi akan terbuka.

    Berikut adalah variasi sebutan yang cukup umum untuk posisi sales representative di perusahaan: agen penjualan, account representative, advertising representative, brand ambassador, dan lain sebagainya.

    2. Sales associate

    Sales representative sebenarnya serupa dengan sales associate. Namun, kamu tidak perlu bingung.

    Sales associate biasanya berperan untuk posisi penjualan B2C. Jadi, mereka menjual produk langsung ke pelanggan akhir. Sementara, sales representative biasanya berfokus pada penjualan B2B.

    Menurut Indeed, seorang sales associate berfokus untuk mendorong pelanggan melakukan pembelian produk secara langsung. Itu sebabnya, lowongan pekerjaan ini biasanya lebih banyak ditemui di industri retail.

    3. Sales Management

    Kedua, ada sales management. Posisi ini adalah posisi setingkat di atas sales representative.

    Sales manager setingkat dengan supervisor, yang membawahi beberapa sales representative di bawahnya.

    Sales manager memimpin tim penjualan untuk sebuah perusahaan. Mereka yang menetapkan goal dan menganalisis penjualan.

    Di beberapa perusahaan, posisi ini diharuskan untuk punya hubungan baik dengan pembeli besar dan ditujukan agar pembeli besar tersebut setia.

    Berikut adalah sebutan untuk posisi sales manager yang umum di perusahaan: account manager, area manager, business development manager, franchise development manager, dan lain-lain.

    4. Sales administrative

    Tim administratif  biasanya akan membantu tim penjualan dari segi administrasi.

    Contohnya mengurus izin perjalanan, menyiapkan marketing kit untuk pembeli, menyiapkan quotation, hingga menghitung dan mengurus administrasi bonus-bonus yang diberikan apabila pembeli setia.

    Di beberapa perusahaan, mereka juga yang menjadi jembatan antara tim sales dan tim marketing.

    Berikut adalah sebutan untuk posisi administratif penjualan di sebuah perusahaan: business development representative, enterprise representative, financial assistant, dan industry representative.

    5. Account Executive

    Keempat, ada posisi account executive yang sering disingkat AE. Posisi ini hampir serupa dengan sales manager, meski tugasnya sedikit lebih banyak.

    Secara umum, tugas AE adalah menciptakan sebuah relasi antara perusahaan dengan klien serta mempertahankan relasi dengan klien yang sudah ada.

    Jadi, fokusnya bukanlah untuk menjaring klien baru.

    Secara umum, seorang AE diharuskan untuk mengantongi pengetahuan produk yang luas. Selain itu, mereka juga memiliki pemahaman lebih tentang tren industri.

    Dengan pengetahuan tersebut, biasanya pekerjaan account executive membuat mereka hanya dekat dengan pembeli tetap.

    Berikut adalah sebutan untuk posisi account executive yang banyak ditemui di perusahaan: channel partner executive, account handler, client executive, dan lain-lain.

    Baca Juga: 8 Karakteristik yang Perlu Dimiliki seorang Account Executive

    6. Executive-level management

    Pada umumnya, posisi ini menentukan dan mengarahkan tujuan penjualan dari sebuah perusahaan. Tentunya, tujuan yang ditetapkan adalah target jangka panjang.

    Selain itu, mereka juga bertanggung jawab dalam rencana pemasaran hingga membuat rencana hubungan perusahaan dengan pembeli.

    Untuk menjabat di posisi ini, biasanya diperlukan pengalaman 10 tahun atau lebih di bidang penjualan.

    Pengalaman tersebut tentunya harus didukung oleh pengetahuan akan persaingan pasar dan produk yang ditawarkan kepada pembeli.

    Berikut adalah sebutan untuk posisi executive-level management: sales director, chief sales officer, hingga chief financial officer

    7. Medical sales representative

    Jenis pekerjaan sales yang juga umum dijumpai adalah medical sales representatives. Nah, jenis sales yang satu ini fokus untuk menawarkan produk-produk di industri kesehatan, seperti obat, vitamin, atau alat medis lainnya.

    Mereka bekerja sebagai wakil dari produsen obat atau alat-alat kesehatan. Selain menawarkan, mereka juga bertugas menyediakan sample dan menjelaskan produk.

    Selain menawarkan produk, seorang sales representative juga bertugas untuk menjaga hubungan baik dengan dokter atau pengambil keputusan di organisasi yang berkecimpung di industri kesehatan.

    8. Sales consultant

    Seorang sales consultant bertugas untuk meningkatkan proses penjualan produk atau jasa. Biasanya, mereka bisa bekerja di perusahaan konsultan.

    Untuk menjadikan proses penjualan yang lebih baik, sales consultant akan bertugas melatih sales representative untuk terus memperbaiki teknik penjualan yang saat ini digunakan.

    Pada intinya, tujuan utama sales consultant adalah meningkatkan strategi promosi untuk memaksimalkan penjualan.

    9. Sales engineer

    Sales engineer juga sebenarnya merupakan salah satu jenis sales representative atau associate. Seorang sales di bidang engineering ini biasanya memiliki kemampuan teknis dan soft skill untuk menjual atau memengaruhi orang lain membeli produk.

    Penting untuk seorang sales engineering menguasai skill komunikasi agar dapat menerjemahkan produk yang rumit dengan bahasa yang mudah agar dipahami pelanggan. Mereka juga dapat berhubungan dengan klien sampai klien benar-benar bisa menggunakan produknya dengan benar.

    Biasanya, seorang sales engineer bekerja sama dengan tim produk, teknisi, dan bagian penjualan untuk membantu menemukan solusi bagi pelanggan.

    Kamu juga bisa menemukan lowongan kerja ini dengan posisi systems engineer, pre-sales support, atau field consultant.

    10. Account growth manager

    Di posisi manajemen dalam dunia sales, kamu juga bisa menjadi account growth manager.

    Account growth manager bertanggung jawab untuk memantau pertumbuhan, akuisisi, dan aktivasi pelanggan. Selain itu, mereka juga berperan menjaga retensi pelanggan dan melakukan up-selling.

    Seorang account growth manager perlu menjadi jembatan antara tim marketing, sales, dan pengembangan produk untuk memastikan metrik pertumbuhan mencapai target.

    Baca Juga: Perbedaan Account Manager dan Sales, Apa Saja, ya?

    Jadi, bagaimana? Apakah kamu semakin tergiur untuk kerja di bidang sales?

    Apabila tertarik, Glints sudah siapkan daftar lowongan kerja sales untuk kamu.

    Kamu juga bisa mengetahui detail lengkap soal profil hingga budaya kerja dari masing-masing perusahaan, plus informasi gajinya, lho!

    Yuk, cek kumpulan lowongannya dengan klik tombol di bawah ini!

    Cek Lowongan Sales

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.9 / 5. Jumlah vote: 33

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait