Siap Menapaki Karier Business Development Executive? Kenali Dulu Serba-serbinya

Diperbarui 28 Jan 2022 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Business development executive adalah salah satu peran yang penting untuk ada di sebuah perusahaan. Hal ini dikarenakan posisi tersebut bisa memberi pengaruh pada peningkatkan pendapatan perusahaan.

    Oleh karena itu, posisi BD executive ini sangat penting untuk kemajuan sebuah perusahaan.

    Lalu, selain untuk meningkatkan profit, apa saja sebenarnya tugas dan tanggung jawab seorang business development executive?

    Apa Itu Business Development Executive?

    apa itu sales dan penjualan

    © Freepik

    Business development executive adalah senior manager yang memiliki tugas untuk membatu pertumbahan bisnis. Dapat dikatakan BD executive merupakan high-level professional sales.

    Bagaimana cara BD executive membantu pertumbuhan profit dalam perusahaan? Caranya dengan menemukan customer baru untuk perusahaan dan menjual produk-produk tambahan atau jasa ke customer yang sudah ada.

    Ini artinya peran BD executive sangat krusial bagi perusahaan yang memiliki ambisi untuk memperluas perusahaannya seperti membuka cabang baru atau membuat program franchise.

    BD executive tidak hanya bertugas untuk melakukan pendekatan terhadap 1 pihak saja. Mereka bisa juga melakukan pendekatan dengan bentuk business-to-business, business-to-customer, bahkan kepada non-profit-organization.

    Baca Juga: 6 Alasan Kamu Perlu Mempertimbangkan Karier Business Development

    Tugas Business Development Executive

    © Freepik

    Seorang business development executive memiliki 3 tugas utama, yaitu:

    • mengidentifikasi petunjuk penjualan baru
    • melakukan pitching produk atau jasa
    • memelihara hubungan baik dengan customer yang sudah ada

    Selain tugas utama, ada juga beberapa tugas atau tanggung jawab yang biasanya dikerjakan secara harian business development executive, di antaranya adalah:

    • melakukan riset terhadap organisasi atau indvidu secara online yang dapat dilakukan lewat media sosial
    • melakukan riset kebutuhan dari perusahaan lain dan mencari tahu siapa saja yang merupakan bagian dari tim purchasing dan berhak untuk mengambil keputusan
    • menghubungi klien yang potensial melalui email atau telepon untuk merencanakan pertemuan dan menjadwalkan pitching produk atau jasa
    • membuat rencana dan mengawasi tim marketing yang baru
    • menghadiri konferensi, meeting, dan juga event-event yang dibuat oleh para industri

    Berbagai tantangan dalam penjualan perlu dihadapi oleh para business development executive. Jika pitching sukses dan penjualan berhasil disetujui oleh klien, ada beberapa hal yang perlu lakukan, yaitu:

    • menyiapkan presentasi berupa PowerPoint dan juga sales display
    • menghubungi klien untuk menginformasikan mereka mengenai perkembangan produk baru di perusahaan
    • membuat quotation serta proposal
    • melakukan negosiasasi dan re-negoasiasi melalui telepon, email, atau secara langsung
    • mengembangkan tujuan penjualan untuk tim dan memastikan mereka tetap selalu on-track
    • melakukan pelatihan pada anggota tim dan membantu anggota tim untuk mengembangkan skill

    Kualifikasi Business Development Executive

    business development executive

    © Freepik

    Apakah kamu sudah mulai tertarik untuk mengembangkan karier profesionalmu di bidang business development?

    Kamu harus tahu dulu kualifikasi business development executive yang dirangkum oleh The Balance Careers, di antaranya adalah:

    1. Kemampuan komunikasi

    Dalam pekerjaannya, seorang BD executive akan melakukan komunikasi baik lisan maupun tulisan.

    Mereka harus bisa memiliki skill komunikasi yang sangat baik untuk presentasi, pitching, mememlihara hubungan yang baik dengan para customer yang sudah ada.

    Selain itu, keahlian ini penting untuk mencari klien baru dan memastikan mereka untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

    Seorang business development executive juga harus memiliki pikiran terbuka untuk mendengarkan, memberikan saran, bertukar pikiran, serta menerima kritik dan saran bagi perkembangan kariernya.

    2. Kemampuan negosiasi

    Bagian dari pekerjaan seorang BD executive adalah bernegosiasi dengan perusahaan lain atau klien. Hal itu dilakukan untuk meyakinkan mereka dalam hal kerja sama.

    Tak hanya itu, mereka juga menawarkan bantuan, menurunkan harga, bahkan membuat investasi.

    Sebenarnya, banyak sekali cara negatif untuk mempengaruhi seseorang. Namun, untuk menjadi seorang BD executive kamu harus bisa membujuk dan memberikan pengaruh dengan cara yang sesuai dengan etika.

    Hal itu penting agar kamu bisa mendapatkan kepercayaan dari klien.

    Baca Juga: Cari Tahu 5 Kursus Business Development Online Terbaik di Sini!

    3. Kemampuan berstrategi

    Sebagian besar dari pekerjaan businees development executive adalah mengatur strategi.

    Strategi ini meliputi bagaimana memenangkan pitching, mencari customer baru, meninjau pasar, bahkan bagaimana cara yang tepat untuk menjaga hubungan dengan customer yang sudah ada.

    Maka dari itu, skill berpikir secara strategis sangat dibutuhkan. Kemampuan riset juga sangat penting demi mendapatkan informasi yang lebih tajam dan terpercaya.

    4. Memahami teknologi

    Walapun tidak bekerja dibidang IT, skill komputer secara dasar sangat perlu di dunia pekerjaan. Setidaknya setiap orang mampu mengoperasikan software-software dasar seperti Microsoft Office.

    Tak hanya itu, di era yang serba digital ini pun setiap karyawan juga sudah seharusnya melek teknologi dengan memanfaatkan gadget serta aplikasi. Hal itu sering kali berguna untuk melakukan riset bahkan pemasaran.

    5. Manajemen Proyek

    Dalam kesehariannya, seorang business development executive tentu akan dihadapkan dengan berbagai proyek berbeda dengan tim yang berbeda pula. Oleh karena itu, ia harus mampu mengatur dan menangani proyek.

    Hal tersebut termasuk juga kemampuan untuk mengatur tujuan, menciptakan timeline, menghadapi risiko, membuat dan mengelola bujt, serta bekerja sama dalam tim.

    Selain skill yang disebutkan di atas, ada juga skill lainnya yang perlu kamu perhatikan jika ingin menjadi seorang business development executive, di antaranya adalah:

    • teliti dan peka terhadap detail
    • mampu mengelola hubungan baik dengan klien
    • customer service
    • sales
    • memfasilitasi meeting dengan staf dan klien
    • product knowledge
    • presentasi
    • problem solving
    • inisiatif yang tinggi
    • dapat bekerja sendiri maupun dengan tim
    • menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu

    Jenjang Karier Business Development Executive

    business development executive

    © Unsplash

    Bisa dibilang jika business development executive adalah posisi dengan level yang cukup tinggi.

    Menurut Telegraph, beberapa orang bisa berada di posisi ini dengan memulai karier junior di bidang sales, marketing, atau business development.

    Setelah mendapatkan pengalaman cukup, mereka akan merangkak naik hingga menjadi senior, lalu menjadi business development manager.

    Setelah itu, menurut National Careers Service, mereka bisa berlanjut ke jenjang berikutnya yaitu business development executive, yang seperti disebut di atas, adalah posisi senior manager.

    Jika sudah berada di posisi tersebut, bisa saja ada jenjang lebih tinggi seperti business development director atau juga assistant director business development.

    Meski demikian, semua jenjang karier ini sebenarnya akan tergantung pada kebijakan perusahaan.

    Baca Juga: Cari Tahu 5 Kursus Business Development Online Terbaik di Sini!

    Jadi, apakah kami siap menapaki karier hingga menjadi seorang business development executive? Jika sudah, inilah saatnya kamu untuk mengecek lowongan pekerjaan business development di Glints. Yuk cek lowongannya di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 2

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait