6 Contoh Pertanyaan Interview Business Development dan Jawabannya

Tayang 26 Nov 2025 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Irene Anindyaputri

Terkadang, pertanyaan interview untuk posisi business development tak dapat diterka oleh para job seeker.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Bukan tanpa alasan, jabatan satu ini menuntut karyawan untuk memiliki kreativitas dan gaya pengembangan bisnis yang tepat.

Hasilnya, menerima undangan wawancara untuk posisi business development (BD) seringkali membuat banyak orang gugup.

Nah, supaya proses wawancaranmu bisa berjalan lancar, simak pertanyaan interview business development yang telah Glints siapkan berikut ini. Jangan lupa dicatat, ya!

Baca Juga: Cari tahu 5 Kursus Business Development online terbaik di sini!

1. Apa bedanya business development dan sales?

pertanyaan interview business development

© Pexels.com

Perbedaan antara BD dan sales adalah salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan rekruter dalam interview business development.

Pertanyaan ini mereka ajukan untuk melihat seberapa luas pengetahuan dan pengalaman kerjamu dalam bidang bisnis.

Bahkan, pertanyaan ini dapat dikatakan sebagai pertanyaan yang cukup krusial. Maka dari itu, kamu perlu menjawabnya dengan tepat.

Nah, secara tanggung jawab, business development dan sales memiliki perbedaan yang sangat tips.

Dapat dikatakan bahwa pegiat business development adalah orang yang menciptakan konsep, sedangkan sales adalah para pekerja yang menjalankannya.

Dengan kata lain, seorang business development lebih sering berada di belakang layar dan mereka yang bergerak di sales lebih aktif di lapangan.

Meskipun demikian, terkadang pegiat business development juga harus turun ke lapangan untuk menggaet minat audiens baru.

Kamu bisa menggunakan kalimatmu sendiri, agar mudah dipahami oleh pewawancara.

Pada intinya, business development dan sales sama-sama memiliki kaitan pada pasar, pelanggan, dan peluang.

2. Bagaimana cara menggaet pelanggan baru tanpa meninggalkan pelanggan lama?

pertanyaan interview business development

© Freepik.com

Pertanyaan berikutnya yang akan temukan dalam interview business development adalah mengenai cara menggaet pelanggan baru tanpa meninggalkan yang lama.

Baca Juga :  CV Business Development: Tips, Contoh, & Template Gratisnya

Jika dihadapkan dengan pertanyaan ini, kamu bisa menjawabnya dengan memanfaatkan kemampuan task management skill.

Bagi kamu yang belum tahu, task management skill atau TSM adalah kemampuan untuk melakukan banyak tugas dalam waktu yang sama.

Kamu bisa menjawabnya dengan jawaban yang lugas, akan tetapi, jangan sampai terkesan menggurui.

Sampaikan bahwa kamu adalah seseorang yang sangat menjaga pola komunikasi.

Hubungan yang baik dengan pelanggan after sales akan membuat kedua belah pihak akan merasa terdapat suatu ikatan.

Karenanya, pelanggan lama tidak akan pindah ke lain hati. Kamu pun bisa fokus menarik pelanggan baru dengan tenang.

3. Apakah kamu pernah kehilangan peluang dalam bermitra?

pertanyaan interview business development

© Freepik.com

Pertanyaan ini membutuhkan jawaban yang cermat, karena ia mempertanyakan seberapa pantas kamu untuk bekerja pada posisi BD.

Menurut Yscouts, untuk menjawabnya, tonjolkan sebuah solusi ketika kamu sedang mengalami situasi yang ditanyakan.

Memang, pertanyaan yang dilontarkan pewawancara sepintas hanya membutuhkan jawaban ya atau tidak. Namun, ini bukan sekadar yes or no question.

Perekrut sudah tentu paham bahwa setiap pekerja memiliki peluang untuk gagal, sehingga kamu perlu menjelaskan bagaimana solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Pastikan jawabanmu fokus pada pembelajaran yang kamu dapatkan dari pengalaman tersebut dan bagaimana caramu mengatasi masalah.

Baca Juga: 7 Tips Agar Kemampuan Komunikasi Bisnis Lebih Efektif

4. Bagaimana seorang BD dapat menggerakkan semua lini?

© Freepik.com

Pertanyaan interview business development ini mungkin terdengar sepele.

Akan tetapi kamu harus taktis saat menjawabnya. Sebab, pewawancara akan menilai jawabanmu sebagai cara yang kamu gunakan dalam bekerja.

Maka dari itu, tidak perlu memberikan jawaban yang terdengar fantastis. Justru, berikan jawaban realistis yang bisa diterapkan pada suatu tim di perusahaan.

Baca Juga :  Surat Tanda Registrasi Dokter: Definisi, Jenis, Syarat, & Cara Mengajukan

Kamu bisa menjawab bahwa peran yang dimiliki seorang business development sangat vital. Pasalnya, ia memiliki fungsi penting pada kedekatan dengan pelanggan yang bisa memengaruhi masa depan perusahaan.

Masukkan unsur teamwork pada jawabanmu, karena keterkaitan kerja semua lini diperlukan koordinasi yang baik.

5. Bagaimana cara menjual gagasan yang tidak populer untuk kepentingan bisnis?

© Etu.edu.vn

Pertanyaan interview selanjutnya yang akan kamu jumpai saat interview business development adalah caramu menjual gagasan yang kurang populer.

Lagi-lagi, kamu dituntut untuk memberikan strategi dalam menghadapi situasi yang sulit. Meskipun sulit, kamu tidak perlu merasa ragu untuk menjawabnya.

Kandidat yang hebat akan fokus pada aspek-aspek positif pada setiap gagasan, lalu menjelaskannya tentang seberapa penting gagasan tersebut untuk menciptakan keuntungan bisnis.

Meski memiliki gagasan yang tidak populer atau anti-mainstream, yakinkan pewawancara bahwa hasilnya sering menguntungkan.

Mengapa demikian? Cara yang tidak populer sering dihindari pesaing dalam menjalankan bisnis, sehingga peluang untuk menjalankannya sangat besar, sesuai diungkapkan oleh Indeed.

Begitu juga dengan keuntungan yang didapat, meskipun tentu tetap ada risiko-risiko yang dihadapi.

6. Apa yang kamu lakukan jika klien minta sesuatu yang tidak bisa diberikan?

© Freepik.com

Pertanyaan interview business development yang satu ini sangat sering dilontarkan.

Hal ini karena seorang BD dituntut untuk memiliki keahlian dalam memecahkan masalah yang salah satunya bersumber dari pelanggan.

Nah, menurut pakar human resource, Patrick Algrim, saat suatu produk yang diminta pelanggan tidak tersedia, ini adalah kesempatanmu untuk menonjolkan kerja sama antardivisi.

Misalnya, permintaan yang belum dapat terpenuhi akan dibicarakan pada tim pengembangan produk.

Selain itu, pastikan bahwa produk tersebut benar-benar menguntungkan untuk perusahaan. Produk yang jarang ditemui di pasaran umumnya memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga :  Sebenarnya, Boleh Tidak, sih, Bercanda saat Sedang Interview?

Baca Juga: 6 Alasan Kamu Perlu Mempertimbangkan Karier Business Development

Itu dia keenam daftar pertanyaan yang akan kamu temukan saat interview untuk posisi business development.

Setelah mengetahui apa saja kemungkinan pertanyaan interview BD yang sering muncul, kini kamu perlu menyiapkan dirimu untuk wawancara.

Yakinlah pada setiap jawaban yang kamu ucapkan, dan jangan pernah menunjukkan keragu-raguan.

Nah, jika masih butuh panduan-panduan interview lainnya, kamu bisa langsung kunjungi laman Mengawali Karier di Glints Blog.

Di sana, tersedia banyak pembahasan seputar tips dan pertanyaan interview yang sudah Glints rangkum menjadi artikel ringkas khusus untuk kamu.

Menarik bukan? Yuk, temukan artikel yang sesuai dengan minatmu sekarang juga!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon