CV Business Development: Tips, Contoh, & Template Gratisnya

Diperbarui 16 Sep 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Lita Prasetyo

Ingin membuat CV business development untuk melamar pekerjaan? Glints membahasnya beserta contoh CV business development itu sendiri pada artikel ini.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Business development merupakan industri yang sedang naik daun dan dicari di kebanyakan perusahaan.

Bertugas untuk mengembangkan bisnis melalui interaksi di antara tiga saluran (pelanggan, pasar, dan relasi bisnis), perusahaan-perusahaan kemudian berlomba-lomba untuk membuka peluang ini.

Tak heran bahwa persaingan untuk mendapatkan posisi ini juga cukup kompetitif.

Kamu termasuk salah satu yang tertarik dalam industri ini? Atau mungkin, kamu telah memiliki pengalaman yang relevan namun masih bingung cara menulis CV-nya?

Simak ulasan Glints berikut ini!

Baca Juga: 6 Alasan Kamu Perlu Mempertimbangkan Karier Business Development

Tips Menulis CV untuk Business Development

Business development sering dianggap sebagai sales. Padahal, kedua posisi ini memiliki tugas yang cukup berbeda.

Jadi, kamu harus benar-benar menyusun CV agar tepat sasaran ketika melamar posisi business development.

Nah, untuk menulis CV tersebut dengan profesional dan menarik perhatian rekruter, berikut tipsnya!

1. Maksimalkan deskripsi diri

Seorang business development memiliki tugas untuk menjalin komunikasi yang baik dengan banyak orang. 

Menurut Resume Genius, Posisi ini juga mengharuskan kamu memiliki kemampuan pitching yang baik.

Jadi, buatlah 2-3 kalimat yang memperlihatkan kemampuan diri dan potensimu sebagai kandidat dari seorang business development pada deskripsi diri.

Deskripsi diri biasanya berada di bawah informasi kontak. Bagian ini yang harus menarik perhatian rekruter.

Biasanya, deskripsi diri menjelaskan mengenai jurusan saat kuliah, rangkuman pengalaman, serta objektif kariermu.

2. Kenali skill yang dibutuhkan

Ketika ingin melamar pada posisi business development, pastikan kamu telah memahami tugas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga :  Kenali Prospecting, Kiat Perusahaan untuk Tetap Relevan dalam Persaingan Pasar

Kamu dapat melihatnya di iklan lowongan kerja atau menanyakan orang yang sebelumnya pernah menjabat pada posisi tersebut.

Beamjobs menyebutkan beberapa skill yang berkaitan dengan business development:

  • ROI dan data analysis
  • lead conversion
  • sales pitches
  • presentations
  • CRM
  • relationship building
  • lead qualification

Prioritaskan untuk menulis hard skill terlebih dahulu karena skill ini merupakan hal yang lebih mudah untuk dinilai dan dihitung daripada soft skill.

Bahkan, kemampuan seperti mengoperasikan Microsoft Excel juga termasuk salah satu skill yang harus dimiliki oleh seseorang di posisi business development.

3. Cantumkan pengalaman yang relevan

CV digunakan untuk melihat apakah kamu memiliki potensi dan kualifikasi yang sesuai pada posisi yang dilamar.

Makanya, perlu untuk mencantumkan pengalaman yang relevan saja. Hindari menuliskan pengalaman yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan business development.

Menulis CV akan selalu terasa lebih mudah ketika kamu telah memiliki pengalaman yang relevan seperti pernah mengikuti internship.

Masalahnya, bagaimana jika tidak memiliki pengalaman tersebut?

Coba ingat kembali apakah kamu pernah tergabung dalam project yang menggunakan skill business development? Hal tersebut juga dapat kamu tulis dalam CV.

Baca Juga: 6 Contoh CV Mahasiswa dan Langkah-Langkah Menyusunnya

4. Fokus deskripsikan hasil

Meskipun kamu masih baru dalam industri business development, coba untuk mendeskripsikan hasil atau dampak yang kamu lakukan dalam angka.

Alih-alih terlalu menjabarkan mengenai job description, angka akan lebih menarik di mata rekruter.

Hasil tersebut dapat berupa dalam persen atau jumlah seperti persentase keuntungan atau jumlah partner.

Namun, jangan khawatir karena tidak ada salahnya untuk mendeskripsikan apa yang kamu lakukan jika memang sulit untuk dikatakan dalam angka.

5. Baca dan cek kembali

Terakhir, sebelum mengirimkan CV kepada rekruter, pastikan kamu telah membaca CV-mu dengan teliti.

Baca Juga :  5 Tips Menulis CV Marketing Communication untuk Gaet Perhatian Rekruter

Cek kembali dan lihat apakah ada kesalahan penulisan karena hal ini terkesan tidak profesional.

Kamu juga bisa menentukan apakah ada kalimat yang kurang pas sehingga kamu bisa memperbaikinya.

Baca Juga: 8 Kesalahan Paling Umum saat Membuat CV Bahasa Inggris

Contoh CV Business Development

Setelah memahami tipsnya, berikut adalah contoh CV business development yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.

CV ini akan cocok bagi kamu yang ingin melamar pada posisi business development yang dibuka untuk fresh graduate.

Dalam bahasa Indonesia

Dalam bahasa Inggris

Template CV Business Development

Setelah memahami tips membuat beserta contoh CV business development, Glints punya template gratis yang bisa kamu gunakan untuk memulai membuat CV-mu!

Caranya mudah. Cukup jawab pertanyaan di bawah, isi captcha, klik tombol DOWNLOAD GRATIS, dan kamu akan langsung mendapatkan template CV business development siap pakai dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris!

Berikut petunjuk mengenai template tersebut:

  1. Template ini akan otomatis ter-download dalam .zip.
  2. Cek folder Downloads di laptop/komputermu dan temukan file tersebut
  3. Klik kanan dan pilih Extract to Template CV Business Development
  4. Buka folder yang telah ter-extract dan pilih template yang ingin kamu gunakan
  5. Edit sesuai latar belakang dan kebutuhanmu

Mudah, bukan? Semoga ulasan ini bisa membantu kamu mendapatkan karier impianmu!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon