Sales Consultant: Definisi, Tugas, Kuailfikasi, dan Skill-nya

Tayang 01 Nov 2023 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Sales consultant adalah jalur karier lanjutan yang bisa jadi pilihanmu setelah memperoleh pengalaman dan keahlian di bidang sales.

    Banyak perusahaan yang memerlukan jasa mereka untuk membantu meningkatkan penjualan.

    Apa sajakah tugas dan tanggung jawabnya? Apa saja kualifikasi yang harus dipenuhi jika ingin menjadi salah satunya?

    Simak pembahasan yang telah Glints siapkan di bawah ini untuk temukan jawabannya!

    Definisi Sales Consultant

    Dilansir dari Workablesales consultant adalah seorang profesional yang bertugas merancang strategi terbaik untuk mempromosikan dan menjual produk atau layanan perusahaan.

    Mereka berperan sebagai perantara antara perusahaan dan pelanggannya.

    Sebagai seorang konsultan, mereka juga diharapkan dapat merekomendasikan ide untuk mengembangkan produk dan strategi penjualan.

    Perusahaan akhirnya dapat terbantu dalam meningkatkan angka penjualan dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

    Umumnya, mereka akan melapor kepada sales manager atau seorang supervisor yang mengawasi seluruh tim penjualan.

    Tergantung pada jenis industri dan perusahaan, sales manager mungkin memiliki job title yang berbeda, seperti account manager atau business development manager.

    Baca Juga: 8 Karakteristik yang Perlu Dimiliki seorang Account Executive

    Tugas Sales Consultant

    Agar lebih jelas lagi, berikut adalah tugas sales consultant yang perlu kamu ketahui, dilansir dari Workable dan Indeed:

    • Memantau dan menganalisis kinerja departemen penjualan dan merekomendasikan strategi baru
    • Menggunakan software analisis statistik dan memberikan laporan mengenai metrik penjualan dan pemasaran.
    • Berkolaborasi dengan tim penjualan dan departemen pemasaran untuk mencapai tujuan bisnis.
    • Meningkatkan penjualan dan keuntungan perusahaan.
    • Mempelajari produk dan layanan yang ditawarkan, termasuk ketentuan penjualan (misalnya fitur khusus, kebijakan pengembalian dan garansi).
    • Menetapkan target untuk departemen penjualan.
    • Menghitung tren bisnis, seperti tingkat penjualan bulanan.
    • Menganalisis tren pasar untuk menghasilkan insight atau rekomendasi bagi perusahaan.
    • Memantau persaingan dan mengikuti perkembangan terkini.
    • Memastikan tim penjualan mengetahui target bisnis terkini.
    • Memotivasi tim penjualan untuk mencapai hasil yang ditargetkan.
    • Melakukan riset untuk menemukan potensi calon pelanggan dan segmen sasaran baru.
    • Menemukan kebutuhan pelanggan dan menawarkan solusi kepada mereka melalui layanan atau produk perusahaan.
    • Menggunakan berbagai metode promosi seperti panggilan telepon, email, dan media sosial untuk menjangkau klien potensial dan membangun hubungan bisnis jangka panjang dengan mereka.
    Baca Juga: Sales Management: Proses yang Bantu Mantapkan Kinerja Tim Penjualan

    Kualifikasi Sales Consultant

    Untuk menjadi seorang sales consultant, kamu perlu memenuhi beberapa kualifikasi berikut ini.

    1. Pendidikan

    Dilansir dari Indeed, seorang sales consultant harus memiliki setidaknya ijazah sekolah menengah atas atau sederajat.

    Yang paling penting, kamu mempunya pengetahuan di bidang penjualan dan pemasaran, akuntansi atau periklanan.

    Gelar sarjana dalam bidang perdagangan (commerce) atau penjualan bisa menjadi salah satu keuntunganmu.

    Teurtama ketika ada peluang untuk promosi jabatan.

    Penting juga bagi kandidat untuk memiliki latar belakang pengetahuan yang kuat terkait ilmu bisnis dan pengoperasian komputer.

    2. Pengalaman

    Pengalaman kerja seorang sales consultant sangat berharga bagi keberhasilan penjualan perusahaan.

    Persyaratan pengalaman sangat penting untuk menunjukkan bahwa seorang kandidat memiliki kemampuan atau keahlian untuk melakukan pekerjaannya.

    Oleh karena itu, tak sedikit perusahaan yang mewajibkan kandidatnya agar memiliki pengalaman yang cukup dalam bidang penjualan, terutama dalam bisnis di industri yang bergerak cepat.

    Mereka juga harus memiliki pengalaman dalam membangun dan memelihara networking di industri penjualan, baik nasional maupun internasional.

    Baca Juga: Kelola Proses Kerja Penjualanmu dengan Rancang Sales Management Process

    Skill yang Perlu Dimiliki Sales Consultant

    Selain latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, berikut adalah skill yang harus kamu asah jika ingin menjadi sales consultant.

    1. Sales software

    Hard skill penting yang harus dimiliki adalah penguasaan terhadap beberapa software penjualan, seperti software CRM, automasi penjualan, dan lain-lain.

    Meski konsultan tidak akan mengerjakan tugas sehari-hari seperti mengoperasikan software, skill ini tetap penting untuk dimiliki.

    Konsultan yang menguasai skill teknis pasti akan lebih mudah memberi arahan dan rekomendasi bagi tim penjualan dan perusahaan.

     2. Problem solving

    Soft skill yang tentunya sangat dibutuhkan adalah kemampuan pemecahan masalah.

    Kamu perlu memiliki kemampuan berpikir kritis yang kuat agar mampu merekomendasikan beberapa alternatif solusi bagi tim penjualan.

    Saat menjalani tugas, tim penjualan pasti akan berkonsultasi tentang masalah atau tantangan yang sering mereka hadapi.

    Nah, salah satu peran utamamu adalah membantu mereka merumuskan jalan keluar yang paling efektif.

    3. Customer service skill

    Dilansir dari Zip Recruitercustomer service skill adalah salah satu keahlian utama yang dicari dari kandidat sales consultant.

    Meski tidak menjual produk secara langsung, sebagai sales consultant kamu akan tetap bekerja atau berkomunikasi secara langsung dengan pelanggan.

    Artinya, kamu harus memiliki kemampuan untuk membayangkan dirimu berada di posisi mereka dan memberikan saran yang berkaitan langsung dengan kebutuhannya.

    Jagalah sikap positif saat berinteraksi dengan pelanggan, meskipun mereka menyampaikan komplain atau kekhawatirannya terhadap produk atau layanan.

    4. Analisis

    Kemampuan selanjutnya yang tak kalah penting adalah kemampuan analisis data.

    Untuk dapat merekomendasikan langkah tepat bagi tim, kamu perlu mengambil insight yang berbasis data, bukan asumsi semata.

    Jadi, kemampuan ini juga mencakup kemampuan membaca data dan menafsirkannya menjadi sebuah temuan berharga bagi perusahaan.

    5. Inisiatif

    Sales consultant adalah seorang profesional yang sering bekerja secara mandiri.

    Artinya, sales manager atau supervisor tidak akan memberimu instruksi detail tentang tugas harian atau apa yang harus dilakukan.

    Kamulah yang harus mengatur jadwal dan waktu sendiri secara efisien, serta menginisiasi beberapa rekomendasi tertentu untuk perbaikan kinerja tim penjualan.

    Baca Juga: Perbedaan Account Manager dan Sales, Apa Saja, ya?

    Itulah tadi penjelasan mengenai profesi sales consultant.

    Sudah yakin mau mengejar peluang sebagai sales consultant, atau masih mau mempertimbangkan profesi lain?

    Ada banyak sekali kumpulan artikel tentang serba-serbi berbagai profesi yang bisa kamu baca di Glints Blog, termasuk pekerjaan di bidang sales.

    Jadi, kamu bisa dapat lebih banyak referensi terutama jika sedang mengeksplorasi berbagai pilihan karier.

    Tertarik? Ayo klik link ini sekarang juga untuk temukan kumpulan artikelnya!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.8 / 5. Jumlah vote: 5

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait