Meal Replacement: Arti, Contoh, serta Kelebihan & Kekurangan

Tayang 06 Nov 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Saat menurunkan berat badan, mungkin kamu sering direkomendasikan untuk mengonsumsi meal replacement.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Terutama jika kamu yang sibuk seharian dan tetap mau mengatur nutrisi.

Biasanya hadir dalam bentuk minuman susu berserat tinggi hingga camilan sehat yang sering ditemui di supermarket.

Nah, Glints punya informasi lengkap mengenai meal replacement, contoh, manfaat, dan kekurangannya dalam artikel di bawah ini.

Apa Saja yang Termasuk Meal Replacement?

Meal replacement adalah pengganti makanan yang umumnya berbentuk minuman dan makanan kemasan atau bubuk.

Beberapa produk mempunyai sekitar 200 hingga 400 kalori per porsi yang mengandung nutrisi penting seperti protein, serat, vitamin, karbohidrat, dan mineral.

Produk ini biasanya digunakan sebagai pengganti makanan dengan cara yang praktis dan mudah, serta dipercaya dapat menurunkan atau menambah berat badan dengan mengontrol asupan kalori.

Contoh minuman untuk meal replacement

Terdapat banyak merek minuman meal replacement yang memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi sehari-hari.

Beberapa contoh merek yang terkenal meliputi:

  • Flimty Flimeal
  • Herbalife Nutrition
  • Slim & Fit
  • Herwell Herslim
  • WRP

Produk-produk biasanya hadir dalam berbagai varian rasa dan formulasi sesuai dengan preferensi dan kebutuhan tubuh konsumer.

Contoh makanan untuk meal replacement

Nah, meal replacement tak selalu hadir dalam bentuk minuman.

Produk ini juga datang dalam bentuk snack bar atau camilan sehat, beberapa yang mudah ditemukan antara lain:

  • SoyJoy
  • Fitbar
  • Heavenly Blush Tummy Yogurt
  • L-Men Protein Bar

Kelebihan dan Manfaat Konsumsi Meal Replacement

1. Membantu menurunkan berat badan

Web MD menyebut, kebanyakan produk pengganti makanan dirancang dengan protein tinggi, sehingga dapat membantu kenyang lebih lama.

Baca Juga :  7 Mitos Tidur yang Berbahaya bagi Kesehatan Pekerja

Satu studi menemukan pria yang menjalani diet tinggi protein melaporkan berkurangnya keinginan untuk makan larut malam dibandingkan mereka yang mengonsumsi protein dalam jumlah sedang.

Penelitian lainnya yang membandingkan pengganti makanan tinggi protein dan pengganti makanan tinggi karbohidrat, kedua kelompok mengalami penurunan berat badan dalam 12 minggu.

Namun, kelompok yang mengonsumsi protein tinggi mengalami kehilangan lemak tubuh dan kadar kolesterol jahat (LDL) yang lebih tinggi.

Maka, pilihlah meal replacement yang tinggi protein dan rendah gula.

Baca Juga: 6 Cara Sederhana Mengurangi Konsumsi Gula Demi Kesehatanmu

2. Membantu mengurangi konsumsi makanan tidak sehat

Salah satu hambatan terbesar untuk menurunkan berat badan adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan makanan sehat di tengah kesibukan kerja.

Sehingga, akan lebih mudah untuk memesan makanan online.

Mengutip dari Healthline, makanan olahan dapat menggagalkan upaya penurunan berat badan karena kadar gula, karbohidrat, garam, dan lemak.

Hal ini berujung mengaktifkan pusat kesenangan di otak, sehingga dapat menyebabkan makan berlebihan.

Inilah sebabnya meal replacement dipercaya dapat menjadi alternatif yang lebih sehat.

Nilai plusnya, minuman ini mudah dibuat bahkan saat hendak bepergian, serta dapat menjadi pengganjal perut dan pengganti camilan di antara jam makan.

3. Membantu mengelola kadar gula darah

Makan berlebihan, apalagi yang tinggi karbohidrat, dipercaya dapat menyebabkan gula darah melonjak.

Hal ini berpotensi menimbulkan gejala diabetes seperti kelelahan, peningkatan buang air kecil, dan penurunan berat badan yang tidak disengaja.

Dr. Axe menyebut, meal replacement dapat membantu mencegah kemungkinan di atas terjadi.

Sebab produk ini biasanya telah diatur porsinya sehingga membantu membatasi jumlah karbohidrat yang masuk ke tubuh.

Kandungan proteinnya yang tinggi juga dapat memperlambat penyerapan gula dalam aliran darah dan meningkatkan kontrol gula darah.

Baca Juga: 10 Cara Menurunkan Gula Darah yang Harus Diperhatikan Pekerja

Kekurangan Meal Replacement

Masih mengutip dari Healthline, berikut beberapa kekurangan dari meal replacement:

1. Bahan-bahan buatan

Beberapa produk meal replacement atau pengganti makanan umumnya sudah mengandung gula tambahan, agar rasanya lebih enak.

Baca Juga :  15 Cara Mempromosikan Produk untuk Tingkatkan Penjualan

Sayangnya, beberapa produk yang dilengkapi label membantu menurunkan berat badan memiliki kandungan gula lebih banyak daripada protein. Sehingga menjadikannya kurang sehat.

Maka sebaiknya, selalu cek label sebelum membeli produk meal replacement, ya.

Hindari produk yang mengandung pemanis buatan seperti sukralosa, pewarna makanan sintetis, gula dan perasa buatan.

2. Bukan solusi jangka panjang

Meal replacement bukan solusi jangka panjang untuk menjaga berat badan.

Meskipun banyak merek menyediakan nutrisi penting, namun hal ini tidak bisa sepenuhnya menggantikan nutrisi dari sumber makanan utuh.

Selain vitamin dan mineral, makanan utuh mengandung antioksidan, senyawa tanaman, dan enzim yang sulit diolah dan dimasukkan ke dalam botol.

Beberapa memang mengandung serat, meskipun jauh lebih sedikit daripada jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan utuh seperti buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

3. Tak bisa memperbaiki kebiasaan makan tidak sehat

Penurunan berat badan jangka panjang membutuhkan perubahan pada gaya hidup.

Meskipun meminum minuman meal replacement dapat membantu, namun minuman ini tidak secara langsung mendorong kamu untuk mengubah kebiasaan makan.

Jika pola makan sehat tidak dipertahankan, maka kemungkinan besar berat badan akan naik kembali.

Baca Juga: 7 Metode Diet Sehat, Jaga Berat Badan Sekaligus Cegah Penyakit

4. Terlalu rendah kalori

Rendah kalori mungkin merupakan salah satu hal yang dicari dari konsumsi pengganti makanan atau meal replacement.

Jika kamu ingin menurunkan berat badan, banyak produk ini mengandung antara 150 dan 200 kalori yang mungkin tidak sebanyak asupan kalorimu biasanya.

Maka, pastikan kamu tetap mendapatkan asupan kalori yang cukup dari sumber makanan asli.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Camilan yang Boleh Dikonsumsi Tengah Malam

Nah, itu dia informasi seputar meal replacement.

Perlu diketahui meal replacement sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti makanan utama.

Baca Juga :  7 Manfaat Jagung: Jaga Kesehatan Mata & Lancarkan Pencernaan

Kamu mungkin bisa menggunakannya sebagai pengganti makan malam, atau camilan sehat diantara jam makan.

Jika digunakan dengan benar, meal replacement dapat membantu asupan nutrisi penting, menjaga berat badan, bahkan kestabilan gula darah.

Hindari produk dengan tambahan gula, dan bacalah dengan hati-hati kandungan bahannya sebelum menentukan pilihan.

Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi soal kesehatan pekerja dengan baca artikel Glints berikut.

Yuk, klik sekarang dan baca artikelnya secara gratis!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon