7 Manfaat Mengunyah Permen Karet, Kurangi Stres dan Bau Mulut

Diperbarui 31 Okt 2024 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Jika kamu gemar mengunyah permen karet, artikel Glints kali ini akan membahas beberapa manfaat menarik yang mungkin belum kamu ketahui.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Salah satunya, mengunyah permen karet bisa mengurangi rasa cemas.

Terutama bagi pekerja yang memiliki kesulitan menghadapi kondisi tersebut, baik karena stres, ramainya tempat kerja, dan hal lainnya.

Nah, apa saja manfaat lainnya dari mengunyah permen karet?

Untuk menjawabnya, yuk, simak pembahasan lengkap yang telah Glints siapkan untukmu!

Manfaat Mengunyah Permen Karet

1. Mengurangi stres

Mengunyah permen karet terbukti dapat membantu mengurangi stres.

Hal ini ditunjukkan dalam sebuah penelitian mengenai Pengaruh Mengunyah Permen Karet Terhadap Stres, Kecemasan, Depresi, Fokus pada Diri Sendiri, dan Kesuksesan Akademis.

Hasilnya menunjukkan bahwa siswa yang mengunyah permen karet secara rutin selama 7 atau 19 hari mengalami penurunan skor stres, depresi, dan kecemasan dibandingkan dengan mereka yang tidak.

2. Meningkatkan konsentrasi

Sebuah penelitian menemukan fakta menarik tentang bagaimana mengunyah permen karet saat mengerjakan tugas dapat membantu fokus untuk waktu yang lebih lama.

Ini karena kegiatan mengunyah tersebut memicu pelepasan dopamin dan noradrenalin di otak, hormon yang berkaitan dengan konsentrasi.

3. Membantu menurunkan berat badan

Mengunyah permen karet bisa menjadi alternatif bagi yang ingin menurunkan berat badan.

Namun, pilihlah permen dengan kandungan gula dan kalori rendah.

Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa mengunyah permen karet di antara waktu makan bisa menurunkan rasa lapar dan mengurangi asupan camilan tinggi karbohidrat di sore hari.

Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa mengunyah permen karet sambil berjalan kaki dapat membantu membakar lebih banyak kalori.

Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi berat badan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  4 Cara Cegah dan Atasi Panas Dalam saat Puasa Ramadan

4. Melindungi dari gigi berlubang

Air liur memiliki peran penting dalam membersihkan sisa makanan di celah gigi, menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri, dan membawa antibodi untuk melawan kuman penyebab gigi berlubang.

Sebuah penelitian menemukan bahwa permen karet dengan xylitol lebih efektif mencegah kerusakan pada gigi dibandingkan permen karet bebas gula lainnya.

Maka, pilihlah permen karet dengan pemanis buatan yang aman bagi gigi, seperti aspartam, xylitol, sorbitol, atau mannitol, untuk menambah manfaat kesehatan mulut.

Baca Juga: Mulut Pahit: Penyebab dan Cara Mengatasinya

5. Mengurangi bau mulut

Permen karet bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi bau mulut, dan membuat mulut terasa segar.

Sebuah penelitian menemukan bahwa mengunyah permen karet dengan xylitol mampu mengurangi jumlah bakteri jahat di mulut hingga 75%.

6. Mengurangi gejala asam lambung

Mengunyah permen karet tak hanya memberikan manfaat pada kesehatan gigi dan mulut saja.

Mengunyah permen karet setelah makan dapat meningkatkan produksi air liur.

Sehingga membantu menyeimbangkan asam yang naik ke kerongkongan dan mengurangi gejala asam lambung.

7. Performa lebih optimal

Menurut Journal of Exercise Science & Fitness, mengunyah permen karet saat berolahraga dapat meningkatkan performa.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengunyah permen karet saat berjalan cenderung memiliki langkah yang lebih lebar.

Selain itu, jumlah dan kecepatan langkah juga meningkat, sehingga meningkatkan detak jantung dan membakar lebih banyak kalori.

Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi hubungan antara mengunyah permen karet dan peningkatan performa olahraga.

8. Membantu mengobati kondisi tertentu

Dikutip dari Medical News Today, beberapa orang mengalami kondisi yang disebut mulut kering, di mana mereka tidak menghasilkan cukup air liur.

Baca Juga :  7 Rekomendasi Menu Sayur Sehat untuk Buka Puasa

Mengunyah permen karet bebas gula dapat merangsang produksi air liur, sehingga merupakan salah satu tindakan pengobatan yang direkomendasikan beberapa dokter.

Efek Samping Mengunyah Permen Karet

Dikutip dari Healthline, berikut beberapa efek samping yang mungkin didapat dengan terlalu banyak mengunyah permen karet.

1. Gangguan pencernaan

Permen karet bebas gula seringkali mengandung gula alkohol sebagai pemanisnya.

Gula alkohol memiliki efek pencahar jika dikonsumsi dalam jumlah besar, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan diare.

Selain itu, semua gula alkohol termasuk dalam kategori FODMAP, yang merupakan sekelompok karbohidrat yang dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi orang yang menderita sindrom iritasi usus besar (IBS).

Oleh karena itu, konsumsi berlebihan permen karet bebas gula dapat menyebabkan gangguan pencernaan, terutama pada orang dengan IBS atau sensitivitas terhadap FODMAP.

2. Merusak gigi

Permen karet dengan pemanis buatan atau sukrosa dapat berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan metabolisme.

Sehingga dapat menyebabkan peningkatan pembentukan plak pada gigi dan kerusakan gigi seiring berjalannya waktu.

Konsumsi gula secara berlebihan juga dikaitkan dengan obesitas, resistensi insulin, dan diabetes.

Baca Juga: 8 Pilihan Buah yang Baik untuk Para Penderita Diabetes

3. Masalah rahang

Mengunyah permen karet terlalu sering dapat menyebabkan masalah pada rahang, yang dikenal sebagai gangguan temporomandibular (TMD).

Gangguan ini menyebabkan rasa sakit pada rahang saat mengunyah atau melakukan gerakan rahang lainnya.

Meskipun kondisi ini tidak umum, beberapa penelitian menemukan hubungan antara mengunyah secara berlebihan dengan risiko mengembangkan gangguan temporomandibular.

4. Potensi timbulnya sakit kepala

Sebuah tinjauan menunjukkan mengunyah permen karet secara teratur dapat memicu sakit kepala pada orang yang rentan terhadap migrain dan sakit kepala tipe tegang.

Baca Juga :  Gua Sha: Pengertian, Manfaat, dan Efek Samping

Meski diperlukan lebih banyak penelitian.

Namun para peneliti menyarankan agar orang yang mengalami migrain mungkin sebaiknya membatasi mengunyah permen karet.

Baca Juga: 10 Makanan dan Minuman Penyebab Migrain

Demikian rangkuman mengenai manfaat mengunyah permen karet.

Jika kamu memerlukan tips kesehatan kerja lainnya, yuk, kunjungi Glints Blog sekarang!

Ada banyak kumpulan artikel lain terkait cara mengatasi berbagai penyakit terkait kesehatan gigi dan mulut yang sering dialami pekerja.

Tak hanya itu, kamu juga akan temukan topik kesehatan kerja lainnya, mulai dari tips olahraga, hingga cara memperbaiki pola tidur dan makan.

Tertarik? Yuk, baca kumpulan artikelnya di sini sekarang juga!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon