5 Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Tetap Awet
Ditulis oleh : Nika Audina
Salah satu penyebab limbah makanan adalah banyak yang lakukan kesalahan saat menyimpan makanan. Makanya, Glints telah siapkan ragam cara menyimpan makanan di kulkas.
Sebab, tidak semua jenis makanan bisa bertahan dalam waktu lama meski disimpan di dalam kulkas.
Terlebih jika kamu yang sedang diet atau memperbaiki pola makan dengan menyiapkan makanan untuk dimakan di hari berikutnya.
Yuk, simak cara dan tips menyimpan makanan di kulkas agar tetap awet dan sehat untuk dikonsumsi.
5 Cara Menyimpan Makanan di Kulkas
Merangkum Real Simple, Beko, dan Life Storage, berikut lima cara menyimpan makanan di kulkas menurut jenisnya:
1. Sisa makanan
Mungkin kamu merasa kenyang sebelum makananmu habis, maka menyimpannya biasa jadi pilihan.
Supaya sisa makanan tersebut tetap bisa dikonsumsi nanti, pastikan untuk menyimpannya di wadah yang rapat dan tidak bocor.
Nah, tips menyimpan makanan agar tetap awet ini bisa kamu praktikkan agar tidak membuang makanan sembarangan.
Lebih lanjut, kamu juga harus menerapkan peraturan ‘first in, first out’. Maksudnya, makanan yang masuk kulkas lebih awal harus dihabiskan terlebih dahulu.
Namun, tidak semua jenis makanan sisa bisa kamu simpan di dalam kulkas, contohnya seperti:
- sup dan air kaldu
- ikan tuna
- makanan kaleng yang telah terbuka
Makanan kaleng sebaiknya langsung diolah dan tidak disisakan.
Kamu juga tidak boleh memasukkan makanan sisa yang telah berada di suhu ruangan selama 2 jam karena tidak akan baik untuk kembali dikonsumsi.
Makanan sisa juga sebaiknya diletakkan di bagian atas kulkas karena suhu yang cenderung lebih konsisten.
2. Daging dan ikan
Berbeda dengan menyimpan makanan sisa di kulkas, ada cara penyimpanan khusus untuk berbagai jenis daging dan ikan .
Hal pertama yang harus kamu perhatikan yaitu simpanlah daging dan ikan pada bagian kulkas yang paling dingin.
Selanjutnya, agar tetap segar dan tahan lama, simpanlah daging dan ikan menggunakan bungkus atau wadah yang rapat.
Jika kamu membeli ikan atau daging dari toko yang masih terbungkus plastik, jangan buka bungkusnya sebelum pengolahan.
Membuka bungkus daging dan ikan namun tidak langsung mengolahnya hanya akan mengundang bakteri masuk.
Ini juga menyebabkan daging dan ikan tidak baik dikonsumsi walaupun sudah dimasak.
Beberapa aturan ketahanan yang perlu diingat, seperti:
- daging, ayam, dan seafood mentah dapat disimpan sampai dua hari
- daging panggang dan steak bisa disimpan sampai lima hari
- daging, ayam, dan seafood yang sudah dimasak bisa disimpan sampai empat hari
3. Produk olahan susu
Saat kamu menyimpan susu di dalam kulkas, kamu harus memperhatikan tanggal kadaluarsa dan habiskan dulu yang sudah ada.
Produk lainnya seperti keju, yogurt, susu, telur, dan krim sebaiknya langsung disimpan sesuai dengan bungkusannya tanpa perlu memindahkannya ke wadah lain.
Jika kamu terpaksa memindahkannya, maka jangan lupa untuk menutupnya dengan plastik pelapis.
Susu dalam kemasan botol akan lebih awet dibandingkan dalam kemasan karton. Namun, asal kamu tidak memindahkannya ke wadah lain, maka akan tetap aman dikonsumsi.
Hal yang mungkin luput dan belum diketahui adalah jangan menyimpan susu di pintu kulkas karena itu adalah bagian dengan suhu paling tinggi.
4. Buah dan sayur
Cara terbaik untuk menyimpan buah dan sayur di kulkas adalah dengan memisahkannya berdasarkan jenis.
Misalnya, kamu menyimpan apel dalam satu wadah, maka pastikan wadah tersebut hanya berisi apel saja.
Jangan dicampur dengan buah-buahan lain, begitu juga untuk sayuran.
Jika kamu menyimpan buah dan sayur dalam satu wadah, mereka mengeluarkan gas yang berbeda sehingga akan cepat membusuk dan tidak segar.
Buah dan sayur yang sudah dicuci harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar lebih awet.
Hal ini karena lingkungan yang lembap dan basah adalah penyebab utama sayur dan buah cepat membusuk.
Untuk buah yang sudah dipotong, kamu bisa menyimpannya di kulkas dengan menggunakan wadah dan tidak perlu ditutup rapat untuk menjaga kesegarannya.
Dengan penyimpanan yang tepat, maka kamu tidak akan kehilangan kandungan nutrisi pada buah dan sayur yang kamu konsumsi.
5. Roti dan pasta
Pasta dan roti sendiri sebenarnya tidak harus disimpan di dalam kulkas.
Kamu bisa menyimpan pasta yang sudah dimasak ke dalam kulkas, namun tidak dengan pasta kering.
Pasta kering harus disimpan dalam wadah yang rapat dan diletakkan dalam suhu ruangan saja.
Roti juga tidak perlu disimpan di kulkas, namun lingkungan yang lebih dingin bisa membantu mencegah timbulnya jamur.
Karena Indonesia merupakan negara tropis dengan suhu tinggi, maka tidak ada salahnya menyimpan roti di dalam kulkas untuk mencegah timbulnya jamur.
Itu dia cara dan tips menyimpan makanan di kulkas berdasarkan jenisnya.
Agar kamu bisa melakukan meal preparation dengan maksimal serta memastikan makanan tetap sehat, jangan lupa praktikkan cara-cara di atas, ya.
Untuk menjaga kesehatan, kamu juga harus memilih jenis makan yang tepat untuk dikonsumsi, ya.
Salah satu yang harus kamu hindari adalah frozen food. Memang sangat praktis, tapi makanan jenis tersebut punya pengawet yang membahayakan diri.
Yuk, ketahui lebih banyak informasi soal bahaya frozen food dengan klik tombol di bawah ini!
