Store Boy: Definisi, Tugas, Skill Wajib, & Kualifikasi
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Store boy adalah salah satu jalur karier yang bisa kamu pertimbangkan jika tertarik bekerja di bidang ritel.
Selain tidak memerlukan pengalaman spesifik, profesi ini dapat membantumu mengasah skill yang beragam.
Supaya kamu bisa memahami lebih dalam mengenai tugas hingga kualifikasinya, langsung saja simak rangkuman Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Store Boy?
Store boy adalah istilah untuk asisten toko, pekerjaan entry-level yang umumnya digeluti oleh kaum muda.
Profesi ini dapat disebut juga storeperson. Tugas utamanya adalah memantau dan mengatur aliran produk, baik yang masuk maupun keluar dari penyimpanan.
Mereka memastikan bahwa barang yang diterima sesuai dengan pesanan dan bebas dari kerusakan.
Di samping itu, seorang store boy juga bertugas mengemas dan memberi label yang tepat sebelum barang dikirim ke pelanggan.
Tugas Store Boy
Mengutip Indeed, tugas store boy atau asisten toko adalah sebagai berikut:
- memastikan toko selalu memiliki stok yang cukup
- mempertahankan tampilan dan kondisi toko yang menarik
- menyambut pelanggan
- memberikan layanan penjualan yang luar biasa untuk meningkatkan kepuasan pelanggan
- berinteraksi dengan pelanggan untuk memahami dan menemukan barang yang sesuai dengan kebutuhan mereka
- mengoperasikan mesin kasir dan menangani transaksi
- menerima barang yang baru tiba, berikut memeriksa kualitas serta kuantitasnya
- mengikuti prosedur keamanan, kesehatan, dan keselamatan di dalam toko
Skill yang Wajib Dimiliki
Mengutip Ranstad, berikut adalah berbagai keterampilan yang diperlukan oleh seorang store boy:
1. Komunikasi verbal
Pertama, kamu harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas dan memberikan informasi yang akurat kepada pelanggan.
Kamu juga menggunakan keterampilan ini untuk menjelaskan kondisi barang kepada pemasok dan rekan kerja di area gudang.
2. Keterampilan interpersonal
Bekerja sebagai store boy akan menuntutmu untuk berinteraksi dengan banyak orang, mulai dari rekan kerja hingga klien.
Oleh karena itu, kamu perlu memiliki keterampilan interpersonal yang baik untuk membangun hubungan yang positif dengan mereka.
Kemampuan mendengarkan yang baik juga membantu dalam memahami ide dan berkolaborasi dengan orang lain.
3. Kemampuan matematika
Selanjutnya, kemampuan matematika juga diperlukan untuk menghitung biaya dan melacak inventaris.
Pekerjaan sehari-harimu tak lepas dari menghitung barang yang tiba di gudang, sehingga keterampilan ini akan membantu menjalankan peranmu sebagai store boy dengan baik.
4. Keterampilan teknis
Keterampilan lainnya yang diperlukan oleh store boy adalah keterampilan teknis atau komputer.
Hal ini karena bekerja di gudang sering kali melibatkan penggunaan software manajemen inventaris untuk melacak barang.
Oleh karena itu, keterampilan komputer yang baik akan membantumu memperbarui inventaris dan melacak pengiriman dengan lebih efisien.
5. Product knowledge
Dikenal dengan pengetahuan mengenai produk, yaitu kemampuan untuk memahami fitur dan manfaat dari sebuah produk.
Store boy memerlukan keterampilan ini agar dapat menyarankan produk yang cocok dan memenuhi kebutuhan pelanggan, yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan.
Kualifikasi Store Boy
Kualifikasi store boy secara umu adalah sebagai berikut:
- pendidikan min. SMA/SMK/sederajat
- bersedia bekerja dalam jadwal/shift
- mampu menggunakan komputer
- keterampilan pelayanan pelanggan yang luar biasa
- kemampuan komunikasi lisan dan tertulis yang baik
- kemampuan organisasi dan perhatian terhadap detail
- kemauan mempelajari barang-barang yang tersedia
Demikian informasi mengenai store boy.
Intinya, store boy adalah profesi dan awal yang baik jika kamu ingin fokus bekerja di bidang ritel.
Sudah yakin ingin memulai karier di bidang ini? Kalau kamu masih mau pertimbangkan pilihan karier lainnya, yuk, baca artikel lainnya yang ada di Glints Blog!
Ada kategori khusus yang membahas profil profesi di berbagai bidang, mulai dari sales, kuliner, admin dan jasa, dan masih banyak lagi.
Cocok untuk kamu yang memang masih menimbang-nimbang mau fokus berkarier di bidang apa.
Tertarik? Klik link ini sekarang untuk baca artikelnya
