8 Jenis Kopi Dunia dan Indonesia, Calon Barista Wajib Tahu!
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Apakah kamu ingin menjadi barista atau profesional lainnya di bidang usaha minuman khusus kopi? Pengetahuan tentang jenis kopi merupakan modal dasar yang perlu dimiliki.
Berbeda jenis, maka berbeda pula aroma, cita rasa, dan jenis minuman yang bisa dibuat.
Oleh karenanya, pembahasan kali ini penting sekali untuk dipelajari.
Langsung saja simak informasi selengkapnya yang telah Glints rangkum untukmu di bawah ini!
Jenis-Jenis Kopi di Dunia
Secara umum, ada 4 jenis biji kopi yang paling banyak dikenal di dunia. Berikut adalah penjelasannya, dilansir dari Veneziano Coffee Roasters.
1. Biji kopi arabika
Biji kopi arabika merupakan biji kopi yang paling populer, paling banyak diproduksi, dan paling banyak dipasarkan di dunia.
Menyumbang lebih dari 60% produksi global, biji kopi arabika banyak digemari karena cita rasanya yang khas, seperti cokelat, karamel, dan kacang-kacangan.
Selain rasanya yang kompleks, biji kopi arabika juga mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan jenis biji kopi lainnya.
Jenis kopi yang satu ini sering digunakan oleh kedai kopi dalam minuman kopi hitam dan espresso.
Biji kopi arabika sendiri ditanam di banyak negara berbeda, namun mayoritas berasal dari Brazil, Kolombia, dan Ethiopia.
2. Biji kopi robusta
Biji kopi robusta merupakan jenis biji kopi terpopuler kedua setelah arabika.
Kopi robusta dinilai memiliki kandungan kafein lebih tinggi dibanding biji kopi arabika.
Biji kopi ini sering kali digunakan sebagai alternatif yang lebih murah dalam campuran kopi yang diproduksi secara massal.
Karena kandungan kafeinnya yang tinggi, biji robusta juga terkadang digunakan dalam minuman energi dan minuman berkafein lainnya.
3. Biji kopi liberika
Jenis yang satu ini terkenal dengan profil rasanya yang asam dan berasap atau “berkayu”.
Biji kopi liberika berasal dari Afrika tengah dan barat, namun sangat toleran terhadap iklim keras dan dataran rendah. Makanya, kopi ini juga tumbuh subur di negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Jika dibandingkan biji arabika dan robusta, biji kopi liberika cenderung tidak terlalu padat sehingga cocok untuk membuat drip coffee.
4. Biji kopi excelsa
Biji kopi excelsa merupakan kopi yang terkenal dengan profil rasanya yang unik.
Umumnya, biji kopi ini bisa ditanam di daerah dengan kelembapan tinggi di Asia Tenggara.
Inilah yang membuat tanaman kopi excelsa mungkin sulit ditemukan di luar wilayah Asia Tenggara.
Jenis-Jenis Kopi di Indonesia
Ternyata, Indonesia memiliki biji-bijian kopi yang beragam jenisnya. Berikut beberapa di antaranya, dilansir dari Indonesia Baik.
1. Kopi gayo
Pada dasarnya, kopi gayo adalah biji kopi arabika yang kemudian diproduksi di daerah Aceh.
Daerah tersebut bernama Gayo yang kemudian menjadi asal mula nama kopi gayo.
Gayo merupakan daerah dataran tinggi yang kini menjadi pusat perkebunan dan produksi kopi.
Serupa dengan kopi arabika itu sendiri, kopi gayo memiliki aroma yang khas, tingkat keasaman yang lebih rendah dan memiliki kepahitan yang kuat.
2. Kopi kintamani
Sesuai namanya, jenis kopi Indonesia yang satu ini berasal dari Kintamani, sebuah daerah di pulau Bali.
Cita rasa kopi kintamani dinilai memiliki ciri khas yang berbeda dengan biji kopi lainnya.
Kopi kintamani sebenarnya masih termasuk ke dalam jenis kopi arabika, namun bercita rasa keasaman bercampur dengan rasa segar sehingga menimbulkan cita rasa yang unik.
3. Kopi luwak
Nah, kamu mungkin sudah tidak terlalu asing dengan kopi luwak.
Biji kopi yang satu ini tidak hanya unik karena cita rasanya, tetapi juga proses pembuatannya.
Hewan luwak akan mengonsumsi biji kopi arabika maupun robusta dan kemudian akan menghasilkan biji kopi dari proses pencernaannya.
Proses yang unik ini juga menjadikan kopi luwak cukup langka dan mahal.
4. Kopi toraja
Kopi toraja asal Sulawesi digadang-gadang menjadi favorit masyarakat benua Eropa.
Rasanya benar-benar unik dan berbeda dengan biji kopi lainnya karena ditanam berdampingan dengan beraneka rempah-rempah.
Kamu dapat menemukan kopi toraja yang menggunakan biji kopi robusta maupun arabika.
Demikian ulasan mengenai jenis kopi di dunia maupun Indonesia.
Kalau kamu mau baca artikel lain yang masih berkaitan dengan profesi barista, yuk, kunjungi Glints Blog!
Ada pembahasan lain mengenai serba-serbi profesi barista hingga pertanyaan interview barista yang umum ditanyakan.
Jadi, persiapanmu menjadi barista profesional bisa lebih matang.
Yuk, klik link ini untuk temukan kumpulan artikelnya!
