5 Tips Mengajukan Resign lewat WA dan Contohnya

Tayang 12 Jun 2024 - Dibaca 10 mnt

Isi Artikel

    Dalam dunia kerja, resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan adalah hal yang umum terjadi. Namun, apakah resign boleh dilakukan lewat WA?

    Pada dasarnya, mengajukan pengunduran diri secara langsung dianggap sebagai pendekatan yang paling profesional dan sopan.

    Melakukan ini secara tatap muka memungkinkan kamu untuk melihat reaksi langsung dan menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi secara pribadi.

    Namun, dengan meningkatnya pekerjaan yang dapat dilakukan dari secara remote dan perkembangan digital, konsep profesionalisme juga mungkin telah berubah.

    Meskipun berhenti kerja melalui teks mungkin tidak ideal dalam semua situasi, ada kondisi tertentu di mana hal ini bisa menjadi pilihan yang valid dan dapat diterima.

    Yuk, ketahui tips dan contoh resign melalui WA dalam rangkuman Glints berikut!

    Baca Juga: Berencana Resign? Ini Pilihan Alasan dan Langkah Antidrama untuk Mengajukannya

    Alasan Mengajukan Resign Lewat WA

    Berhenti dari pekerjaan saat dapat menjadi keputusan yang sulit untuk dilakukan. Ada beberapa alasan yang mungkin mendorong seseorang untuk mengambil langkah ini, misalnya:

    1. Lingkungan kerja yang toxic

    Lingkungan kerja yang toxic dapat berdampak buruk pada kesehatanmu secara keseluruhan.

    Jika berada di lingkungan yang tidak bersahabat di mana rekan kerja atau atasan menciptakan suasana negatif, kamu mungkin dapat mempertimbangkan pengajuan resign lewat WA.

    Cara ini dapat membantu melindungi kondisi mental dan emosionalmu dari konflik lebih lanjut yang ditimbulkan oleh konfrontasi langsung.

    2. Rencana pernikahan

    Pernikahan merupakan salah satu momen terpenting dalam kehidupan seseorang.

    Ketika memutuskan untuk menikah, wajar bila diperlukan penyesuaian dalam kehidupan pribadi dan profesional.

    Mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini dapat menjadi langkah yang tepat untuk mempersiapkan diri dan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

    3. Studi di luar negeri

    Kesempatan untuk belajar di luar negeri dapat menjadi langkah penting dalam pengembangan pribadi dan karier seseorang.

    Persiapan untuk studi di luar negeri umumnya memerlukan waktu dan konsentrasi yang intensif, terutama jika kamu mengejar jalur beasiswa.

    Kamu harus mempersiapkan diri melalui berkas pendaftaran, menulis cover letter, belajar untuk menghadapi ujian dan interview, serta menyiapkan berbagai kebutuhan perjalanan.

    Dengan mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini, kamu dapat memiliki fleksibilitas dan fokus yang dibutuhkan untuk mengejar kesempatan ini dengan sepenuh hati.

    Baca Juga: Perbedaan Adaptasi dan Fleksibilitas Plus Contohnya

    4. Diterima bekerja di perusahaan lain

    Menerima tawaran pekerjaan baru di tempat lain bisa menjadi kesempatan yang sulit untuk dilewatkan.

    Pindah ke pekerjaan baru mungkin melibatkan faktor-faktor seperti pengembangan karier, work-life balance, atau kesejahteraan finansial.

    Dalam situasi ini, berhenti dari pekerjaan saat ini untuk mengejar langkah maju dalam karier dapat menjadi keputusan yang masuk akal dan bermanfaat bagi perkembangan profesional seseorang.

    Tips Mengajukan Resign lewat WA

    Sebelum mengundurkan diri dari pekerjaan, terutama lewat WA, kamu perlu menyusun percakapan dengan hati-hati untuk menjaga sikap profesionalisme.

    Dikutip dari InHerSight, berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu coba.

    1. Pilih waktu yang tepat

    Pilih waktu yang tepat untuk memulai percakapan. Usahakan untuk tidak mengajukan resign secara mendadak, dengan mengikuti kebijakan yang perusahaan tetapkan. 

    Dilansir dari Kompas, perusahaan umumnya menerapkan kebijakan one month notice, di mana karyawan diwajibkan mengajukan surat pengunduran diri paling lambat 30 hari sebelum berhenti bekerja.

    Hindari pula mengirimkan WA di malam hari, akhir pekan, atau periode lain yang bukan waktu kerja, di mana atasanmu mungkin sedang sibuk.

    Usahakan waktu di mana kedua pihak dapat terlibat dalam dialog yang bijaksana tanpa gangguan.

    2. Singkat dan jelas

    Buat pesan pengunduran diri kamu singkat dan langsung.

    Nyatakan dengan jelas niat kamu untuk resign dan sertakan tanggal terakhir kamu bekerja. Berikan penjelasan singkat jika perlu, tetapi hindari masuk ke rincian yang berlebihan atau negatif.

    Fokus pada menyampaikan apresiasi kamu atas kesempatan dan pengalaman yang kamu dapatkan selama masa kerja kamu.

    3. Tunjukkan rasa terima kasih

    Menyampaikan rasa terima kasih sangat penting saat berhenti melalui teks.

    Akui pertumbuhan profesional dan peluang belajar yang kamu terima, serta setiap bimbingan atau dukungan yang diberikan oleh atasan kamu.

    Menunjukkan rasa terima kasih mencerminkan karakter kamu secara positif dan menjaga rasa profesionalisme.

    Baca Juga: Membentuk Lingkungan Lebih Positif di Kantor

    4. Tawarkan bantuan dalam masa transisi

    Tunjukkan komitmen kamu pada transisi yang lancar dengan menawarkan bantuan selama proses serah terima.

    Yakinkan atasan kamu bahwa kamu bersedia membantu melatih pengganti, memberikan dokumentasi, atau menjawab pertanyaan yang mungkin muncul.

    5. Lengkapi dengan surat pengunduran diri formal

    Meskipun mengundurkan diri melalui WhatsApp dapat memulai proses, penting untuk menindaklanjutinya dengan surat pengunduran diri formal atau email.

    Ini memastikan bahwa ada catatan resmi dari pengunduran diri kamu dan berfungsi sebagai kesopanan profesional terhadap atasan kamu.

    Contoh Resign Lewat WA

    Contoh resign lewat WA karena menikah

    “Selamat pagi, Ibu. Melalui pesan ini, saya ingin memberitahukan bahwa saya berniat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saya. Alasan saya adalah karena bulan depan saya akan menikah.

    Keputusan ini telah saya ambil setelah mempertimbangkan dengan cermat dan berdiskusi dengan pasangan saya.

    Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu atas semua bimbingan dan kebaikan yang telah diberikan kepada saya selama ini.

    Saya telah belajar banyak hal dari Ibu, mulai dari cara berpikir hingga tindakan serta nilai-nilai kebaikan yang Ibu tunjukkan.

    Saya juga mohon maaf jika selama ini saya memiliki kekurangan dalam menjalankan tugas. Sekali lagi, terima kasih banyak atas perhatian dan dukungan Ibu.”

    Contoh resign lewat WA karena mengikuti beasiswa

    “Selamat siang, Pak. Melalui WhatsApp ini, saya ingin menginformasikan pengunduran diri saya. Keputusan ini telah saya pertimbangkan sebab saya ingin fokus melanjutkan studi ke jenjang S2.

    Puji syukur, saya telah lulus hingga ke tahap interview untuk beasiswa ke universitas di Australia. Mulai bulan depan, saya perlu mengurus berbagai hal terkait studi, dan saya merasa akan lebih baik jika saya hanya fokus pada satu hal saja.

    Terlepas perihal pengunduran diri ini, saya sangat berterima kasih atas segala hal yang Bapak ajarkan selama ini dan bersyukur memiliki Bapak sebagai atasan saya.

    Mohon maaf jika selama ini saya sering ngeyel saat diberi tahu. Saya sangat menghormati Bapak lebih dari yang Bapak ketahui. Sekali lagi, terima kasih atas semua kebaikan yang Bapak berikan kepada saya.”

    Contoh resign lewat WA karena lingkungan kerja toxic

    “Selamat pagi Bapak/Ibu, saya izin menyampaikan sesuatu yang penting melalui pesan ini. Setelah mempertimbangkan dengan saksama, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi saya di perusahaan ini.

    Saya merasa saat ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mencari tantangan baru dan peluang yang lebih sesuai dengan perkembangan karier saya.

    Saya sangat menghargai semua kesempatan yang telah diberikan kepada saya selama ini. Semua ilmu yang saya peroleh dari Bapak/Ibu sangat bermanfaat, dan saya berterima kasih atas itu karena telah membantu saya mencapai posisi saat ini.

    Saya mohon maaf jika hasil kerja saya selama ini kurang memuaskan atau tidak sesuai dengan harapan Bapak. Jika ada ucapan atau tindakan saya yang tidak berkenan, saya juga meminta maaf atas hal tersebut.”

    Baca Juga: Berencana Resign? Siapkan Dulu 8 Hal Ini sebelum Meninggalkan Kantor

    Demikian informasi mengenai resign melalui WhatsApp. 

    Pastikan kamu menghindari pengajuan resign secara mendadak, dan sesuai dengan peraturan perusahaan, ya.

    Dengan begitu, proses pengunduran diri bisa lancar dan kamu bisa lebih tenang ketika meninggalkan perusahaan.

    Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi sejenis dengan baca kumpulan artikel kategori Ketenagakerjaan yang ada di Glints Blog.

    Ada banyak artikel dengan topik beragam seperti cara menghitung pajak THR hingga membuat surat resign mendadak.

    Yuk, klik di sini sekarang untuk baca dan akses ragam artikelnya! Gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 2

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait