Petugas Imigrasi: Arti, Tugas, Skill Wajib, dan Cara Menjadi

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Jika tertarik bekerja di bidang keimigrasian, kamu pastinya harus memiliki pemahaman yang baik sebelum memulai karier sebagai petugas imigrasi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Profesi ini membantu kelancaran tiap orang dalam masuk dan keluar suatu negara, serta menjaga keamanan dan kepatuhan terhadap peraturan imigrasi.

Nah, seperti apakah tugas seorang petugas imigrasi? Lalu, bagaimana cara memulai karier posisi ini?

Untuk menemukan jawabannya, simak rangkuman Glints berikut ini!

Definisi Petugas Imigrasi

Petugas imigrasi adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengawasi orang-orang yang melakukan perjalanan melintasi dan memasuki Indonesia.

Tugas utama mereka melibatkan pemeriksaan dokumen keimigrasian, termasuk paspor, KTP, permohonan visa, dan tunjangan imigrasi lainnya.

Tanggung Jawab Petugas Imigrasi

Petugas imigrasi memiliki fungsi dan tanggung jawab berbeda, tergantung pada jabatannya.

Namun dikutip dari Target Jobs, berikut tanggung jawabnya secara umum:

  1. Memberikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat dengan profesional, sopan, dan efisien.
  2. Melakukan wawancara mengenai izin masuk, identitas, alasan perjalanan, dan memastikan individu terkait memenuhi persyaratan Peraturan Imigrasi.
  3. Mengambil keputusan mengenai izin masuk sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.
  4. Mengikuti perkembangan dan mematuhi Peraturan Imigrasi dan panduan kebijakan yang berlaku.
  5. Mengikuti perkembangan teknologi yang mendukung pelaksanaan tugas.
  6. Bekerja sama dengan petugas pasukan perbatasan atau ikut membantu pengawasan dengan polisi.
  7. Melakukan tugas-tugas lain yang sepadan dengan tingkatannya sebagaimana mungkin diperlukan dari waktu ke waktu.
Baca Juga: 10 Teknik Manajemen Waktu Paling Populer dan Efisien

Skill Wajib Petugas Imigrasi

Mengutip dari Climb The Ladder, berikut adalah beberapa keterampilan yang diperlukan petugas imigrasi:

Baca Juga :  5 Tahapan Karier dan Bagaimana Cara Menghadapinya

1. Keterampilan interpersonal

Keterampilan interpersonal mencakup kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain dan memahami emosi mereka.

Tak hanya diperlukan untuk bekerja dalam tim.

Keterampilan ini juga diperlukan untuk berinteraksi dengan imigran yang mungkin gugup atau cemas tentang status imigrasi mereka, sehingga dapat membantu mendapatkan jawaban yang dibutuhkan.

2. Perhatian terhadap detail

Petugas imigrasi harus memastikan detail saat menemukan inkonsistensi dalam cerita pemohon atau bukti kecurangan.

Ini juga memastikan bahwa petugas imigrasi meninjau semua informasi yang diperlukan untuk setiap kasus yang mereka proses.

3. Teknik interogasi

Petugas imigrasi memerlukan teknik interogasi untuk mengumpulkan informasi dari orang yang mungkin tidak memiliki dokumen identifikasi atau dicurigai melakukan kejahatan.

Dengan ini, mereka mampu memilih dan mengajukan pertanyaan tentang latar belakang seseorang serta alasan memasuki negara.

4. Menulis dan menyampaikan laporan

Keterampilan menulis laporan digunakan oleh petugas imigrasi untuk menyelesaikan dokumentasi untuk kasus yang sedang diproses.

Dengan adanya keterampilan menulis yang baik, petugas imigrasi dapat menyusun dokumen kasus, yang mungkin mencakup pembuatan narasi penyelidikan atau penjelasan penolakan aplikasi seseorang.

5. Pertahanan diri

Petugas imigrasi akan bertemu dengan tipe orang yang berbeda dari berbagai macam negara.

Maka, tak menutup kemungkinan mereka akan memerlukan kekuatan fisik untuk menangkap seseorang yang melanggar hukum imigrasi.

Mereka juga mungkin perlu menahan orang yang tidak terkendali selama proses wawancara dan penyelidikan.

Ini memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang metode pertahanan diri.

6. Pertolongan pertama dan CPR

Keterampilan pertolongan pertama dan CPR sangat penting bagi petugas imigrasi, karena mereka mungkin menjadi responden pertama dalam situasi darurat.

Petugas imigrasi perlu memiliki pemahaman tentang bagaimana merawat seseorang yang cedera, terutama yang dapat terjadi di tempat kerja atau selama tugas.

Baca Juga :  Organisasi Non Profit: Arti, Karakteristik, Operasional, dan Manfaat

Hal ini termausk melakukan CPR dan teknik penyelamatan hidup lainnya ketika diperlukan.

Baca Juga: CPR: Apa Itu, Hal yang Perlu Diperhatikan, & Cara Melakukannya

Cara Menjadi Petugas Imigrasi

Jika kamu tertarik menjadi petugas imigrasi, salah satu opsi yang dapat diambil adalah melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumkam).

Untuk mengikuti jalur ini, kamu pastinya perlu aktif memantau informasi terkait CPNS.

Jadi, saat pengumuman formasi dibuka, kamu bisa segera mengumpulkan semua persyaratan yang diminta dan mendaftarkan diri pada formasi pemeriksa keimigrasian.

Alternatif lainnya adalah melalui Politeknik Keimigrasian (Poltekim), sebuah lembaga pendidikan tinggi kedinasan di bawah Kemenkumham.

Lembaga menyelenggarakan program studi terkait keimigrasian, antara lain:

  1. Hukum Keimigrasian
  2. Administrasi Keimigrasian
  3. Manajemen Teknologi Keimigrasian

Dikutip dari situs resminya, berikut persyaratan untuk mendaftar Poltekim:

  1. WNI
  2. pendidikan SMA/sederajat
  3. usia minimal 17 tahun
  4. tinggi badan laki-laki minimal 170 cm, perempuan minimal 160 cm
  5. berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental
  6. bebas HIV/AIDS, narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, tidak bisu, tidak buta warna, dan tidak pernah mengalami patah tulang
  7. untuk laki-laki tidak bertato atau memiliki bekas tato dan tidak memiliki tindik atau bekasnya di telinga atau anggota badan lainnya
  8. untuk perempuan tidak bertato atau memiliki bekas tato, dan tidak bertindik pada anggota badan lainnya selain telinga, serta tidak lebih dari 1 pasang di masing-masing telinga
  9. belum pernah menikah, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa setempat
  10. bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan
  11. bagi perempuan belum pernah melahirkan dan bagi laki-laki belum pernah memiliki anak biologis
  12. bersedia ditempatkan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia
  13. tidak sedang menjalani ikatan dinas atau pekerjaan dengan instansi atau perusahaan mana pun

Jenjang Karier Petugas Imigrasi

Karier sebagai petugas imigrasi dapat berkembang melalui beberapa jenjang:

  1. Pemeriksa Keimigrasian Pelaksana
  2. Pemeriksa Keimigrasian Pelaksana Lanjutan
  3. Pemeriksa Keimigrasian Penyelia
  4. Analis Keimigrasian Pertama
  5. Analis Keimigrasian Pemuda
  6. Analis Keimigrasian Madya
  7. Analis Keimigrasian Utama
Baca Juga: Syarat untuk Kerja di Luar Negeri, Ini 3 Jenis Work Permit dan Cara Mendapatkannya

Intinya, petugas imigrasi adalah pilar utama dalam menjaga keamanan nasional dan mengawasi ketertiban imigrasi di suatu negara.

Sudah yakin ingin memulai karier di bidang ini? Kalau kamu masih mau pertimbangkan pilihan karier lain, yuk, baca artikel lainnya yang ada di Glints Blog!

Ada kategori khusus yang membahas profil profesi di berbagai bidang, mulai dari sales, F&B, admin dan jasa, dan masih banyak lagi.

Cocok untuk kamu yang memang masih menimbang-nimbang mau fokus berkarier di bidang apa.

Tertarik? Klik link ini sekarang untuk baca artikelnya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon