7 Penyebab Hidung Gatal dan Cara Mengatasinya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Gatal pada hidung dapat menjadi penyebab rasa tidak nyaman saat beraktivitas sehari-hari.
Walaupun bukanlah penyakit serius, kamu tetap perlu tahu penyebab dan cara mengatasi hidung gatal.
Yuk, simak rangkuman Glints selengkapnya di bawah ini!
7 Penyebab Hidung Gatal
1. Iritasi
Dikutip dari Verywell Health, iritasi dapat terjadi akibat menghirup asap rokok, bahan kimia, atau udara yang terlalu kering.
Hal ini dapat menyebabkan hidung terasa gatal.
2. Alergi
Alergi terjadi ketika tubuh memiliki respons kekebalan terhadap sesuatu di lingkungan.
Ketika alergi terhadap sesuatu, tubuh akan salah mengartikannya sebagai virus flu.
Banyak orang memiliki alergi terhadap zat-zat di dalam dan luar ruangan, seperti bulu hewan peliharaan, serbuk sari, dan tungau debu.
Gejala yang muncul umumnya gatal-gatal pada mulut, hidung, mata, atau kulit dalam waktu beberapa menit hingga dua jam.
3. Virus
Rasa menggelitik atau gatal di hidung mungkin disebabkan oleh virus seperti flu biasa.
Meskipun pilek paling sering terjadi pada musim dingin atau musim hujan, kamu bisa terserang pilek kapan saja sepanjang tahun.
Faktanya, sebagian besar orang dewasa mengalami dua atau tiga kali pilek setiap tahun, dan anak-anak bahkan lebih banyak lagi.
Hidung terasa gatal mungkin merupakan cara tubuh memberi tahu sinyal bahwa kita akan terserang flu.
Ketika kuman penyebab pilek pertama kali menginfeksi hidung dan sinus, hidung akan berusaha mengeluarkannya dengan lendir.
Bersin adalah cara lain tubuh mengeluarkan kuman, yang dapat menjelaskan mengapa hidung terasa gatal.
4. Migrain
Banyak orang tidak mengetahui bahwa sakit kepala bukanlah satu-satunya gejala migrain.
Serangan migrain dapat mencakup berbagai gejala yang berbeda, seperti:
- wajah mati rasa dan kesemutan
- mual
- muntah
- penglihatan kabur
Serangan migrain bisa terjadi tanpa rasa sakit kepala sama sekali.
Migrain juga datang secara bertahap, sehingga hidung kesemutan dapat mengindikasikan bahwa serangan migrain sedang atau akan berlangsung.
5. Sinusitis
Sinusitis dapat bersifat akut (berlangsung dalam waktu singkat) atau kronis (berlangsung dalam waktu lama).
Jika kamu merasakan sensasi menggelitik di hidung selama lebih dari 4 minggu bersama dengan gejala lainnya, bisa jadi hal tersebut merupakan gejala sinusitis kronis.
Kondisi umum ini terjadi ketika saluran menjadi meradang dan bengkak, serta berlangsung selama setidaknya 12 minggu.
Gejalanya meliputi beberapa hal berikut ini:
- kesulitan bernapas melalui hidung
- kelelahan
- rasa sakit dan nyeri di sekitar mata
6. Polip hidung
Polip hidung adalah pertumbuhan kecil, lembut, dan non-kanker yang menggantung pada lapisan saluran hidung dan sering terjadi pada penderita sinusitis kronis.
Healthline menyebut, kondisi ini dapat disebabkan oleh asma, alergi, sensitivitas terhadap obat, atau gangguan kekebalan tubuh.
Pertumbuhan yang lebih besar dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan masalah pernapasan serta hilangnya indera penciuman.
7. Hidung kering
Ketika saluran hidung mengering, hal ini dapat menimbulkan perasaan tak nyaman, seperti gatal dan nyeri.
Hidung kering sering kali disebabkan oleh terlalu banyak membuang ingus.
Beberapa obat untuk alergi dan pilek juga dapat mengeringkan hidung.
Hidung kering biasa terjadi selama musim dingin seperti hujan, atau ketika suhu udara panas.
Kondisi ini bisa ditangani dengan beberapa perawatan di rumah, seperti menggunakan uap air hangat atau mengaplikasikan petroleum jelly untuk melembapkan hidung.
Cara Mengatasi Hidung Gatal
Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa cara mengatasi hidung gatal:
1. Hindari menyentuh hidung
Rasa gatal yang mengganggu mungkin membuatmu rentan menyentuh area hidung.
Hindari mengorek hidung atau menempelkan tisu atau apa pun untuk membersihkan kotoran. Hal ini dapat memperparah iritasi.
Hidung memiliki cara untuk membersihkan kotoran dengan sendirinya.
Sebagai alternatif, kamu mungkin bisa membilas hidung sesekali untuk meredakan rasa gatal.
2. Hindari pemicu
Menghindari pemicu alergi, seperti bulu hewan peliharaan dan asap, dapat membantu mengurangi rasa gatal pada hidung.
Hal lainnya yang dapat menjadi pemicu adalah bekerja di kantor dengan AC yang terlalu dingin, atau berada di lingkungan yang kotor dan berdebu.
Menggunakan masker wajah dapat mencegah menghirupnya dari udara.
3. Perbanyak istirahat dan minum air putih
Istirahatlah sebanyak mungkin, khususnya saat mulai menderita gejala pilek atau flu.
Perbanyak konsumsi cairan seperti air dan teh hangat saat sakit juga perlu untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi saat melawan infeksi atau virus.
4. Minum obat
Obat alergi yang dijual bebas dapat membantu mengatasi alergi karena musim atau karena terlalu lama dalam ruangan.
Obat yang tersedia dapat berupa pil dan semprotan hidung.
Jika telah berkonsultasi dengan dokter, minumlah obat flu atau dekongestan yang dijual bebas.
5. Bersihkan hidung dengan air garam atau cairan khusus
Jika rasa gatal dan mengganggu disebabkan oleh sesuatu seperti infeksi sinus, atau hidung kering, maka menggunakan air garam dapat meredakan gejalanya.
Bahan lainnya yang dapat digunakan adalah cairan khusus cuci hidung seperti salin NaCl 0.9 yang bisa kamu dapatkan di apotek.
Demikian beberapa penyebab hidung gatal dan cara mengatasinya yang perlu kamu ketahui.
Ingat, jika kondisimu makin parah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya.
Selain paparan di atas, ada beragam informasi lain seputar kesehatan kerja yang bisa kamu dapatkan secara gratis, lho.
Glints sudah siapkan artikel-artikel seperti:
