Kepala Pusing: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Kamu bisa mencoba beberapa cara menghilangkan pusing di kepala agar dapat kembali beraktivitas dan bekerja dengan nyaman.
Namun, sebelum itu, sebaiknya kamu juga cari tahu apa saja penyebab-penyebabnya agar dapat dihindari di kemudian hari.
Langsung saja simak rangkuman selengkapnya yang telah Glints siapkan berikut ini!
Isi Artikel
Definisi Kepala Pusing
Menurut Mayo Cinic, kepala pusing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan serangkaian sensasi, seperti perasaan mau pingsan, mual, lemas, atau sempoyongan.
Biasanya, kondisi ini akan memburuk saat kamu berjalan atau menggerakkan kepala.
Pusing adalah salah satu kondisi umum yang membuat orang dewasa sering berobat ke dokter.
Namun, pusing sebenarnya jarang menandakan kondisi yang mengancam jiwa.
Pengobatannya tergantung pada penyebab dan gejala yang kamu alami. Kendati telah diobati, rasa pusing mungkin saja akan muncul kembali di kemudian hari.
Penyebab Kepala Pusing
Kondisi kepala yang merasa pusing terus menerus dapat disebabkan oleh beberapa hal. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Dehidrasi
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa cairan tubuh akan sangat berkurang saat bekerja atau beraktivitas sehari-hari, terutama jika membuat berkeringat berlebihan.
Menurut Web MD, saat seseorang mengalami dehidrasi parah, tekanan darah mereka bisa turun.
Jika sudah terjadi, otak kemungkinan tidak akan mendapat cukup oksigen.
Kondisi inilah yang akhirnya berpotensi menimbulkan pusing di kepala.
2. Mabuk perjalanan
Apakah kamu sedang perjalanan dinas atau pergi ke suatu tempat yang jauh menggunakan pesawat, mobil, atau kapal laut?
Bisa jadi pusing yang kamu rasakan ada kaitannya dengan perjalananmu.
Terkadang, mabuk perjalanan tidak hanya menyebabkan mual atau muntah, tetapi juga pusing.
3. Anemia
Dilansir dari Cleveland Clinic, salah satu gejala anemia adalah pusing.
Anemia adalah kondisi di mana tubuhmu kekurangan sel darah merah. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi ketika sel darah merah di tubuhmu jumlahnya cukup, tetapi tidak berfungsi dengan baik.
Padahal, sel darah merahlah yang bisa membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak.
Itulah mengapa orang yang menderita anemia terkadang merasa pusing atau kelelahan.
4. Gangguan telinga bagian dalam
Kepala pusing terjadi ketika ada sesuatu yang mengganggu sistem keseimbangan, salah satunya adalah telinga.
Jadi, beberapa gangguan di telinga bagian dalam berpotensi menjadi penyebab kepala pusing.
Beberapa gangguan telinga tersebut di antaranya:
- Peradangan di telinga bagian dalam (labirinitis).
- Infeksi di telinga bagian dalam yang disebabkan oleh bakteri atau virus.
- Gangguan pada saraf di telinga bagian dalam (vestibular neuritis).
5. Cemas atau stres
Apakah kamu sering merasa stres hingga anxious (cemas) karena pekerjaan?
Seseorang yang mengalami cemas atau stres berlebihan terkadang mengalami hiperventilasi, suatu kondisi di mana mereka bernapas dengan sangat cepat.
Nah, kondisi inilah yang juga kemungkinan menyebabkan kepala pusing akibat oksigen dan karbon dioksida yang menjadi tidak seimbang dalam tubuh.
6. Efek samping obat
Kalau kamu memang sedang dalam pengobatan, tak perlu heran saat kepala terkadang terasa pusing.
Pasalnya, beberapa obat memang memiliki efek samping yang menimbulkan pusing, di antaranya:
- antibiotik
- antidepresan
- obat antikejang
- obat tekanan darah
Cara Menghilangkan Kepala Pusing
Berdasarkan beberapa kemungkinan penyebab, berikut adalah cara yang bisa kamu tempuh untuk menghilangkan pusing di kepala.
1. Minum obat
Jika kepala merasakan pusing yang cukup mengganggu, kamu bisa meredakannya dengan meminum obat over the counter (obat tanpa resep dokter).
Namun, kamu perlu identifikasi terlebih dahulu penyebab pusing yang dirasakan.
Bila kamu yakin bahwa pusing disebabkan karena vertigo, misalnya, maka dianjurkan untuk membeli obat antihistamin di apotek.
2. Hindari bergerak terlalu banyak
Saat pusing melanda, sebaiknya jangan bergerak terlalu sering, apalagi jika dilakukan secara tiba-tiba.
Menurut Mayo Clinic, sangat dianjurkan untuk duduk atau berbaring di ruangan yang redup.
Cara yang satu ini sangat diperlukan terutama jika kamu merasakan pusing akibat vertigo.
3. Istirahat dan minum air putih yang cukup
Nah, bila penyebab pusing yang dirasakan adalah karena dehidrasi parah, sebaiknya berhenti sejenak dari pekerjaanmu lalu istirahatkan tubuhmu terlebih dahulu.
Beristirahatlah di tempat yang lebih sejuk jika dehidrasi memang disebabkan karena suhu yang terlalu panas.
Setelah itu, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup untuk menggantikan cairan yang hilang.
4. Hubungi dokter terkait dosis obat
Cara selanjutnya untuk menghilangkan pusing di kepala adalah dengan mengurangi dosis obat yang sedang kamu konsumsi.
Kendati demikian, kamu tidak bisa memutuskannya sendiri.
Dengan bertanya dulu ke dokter, kamu pun bisa dibantu agar lebih tepat mengidentifikasi penyebab pusing yang dirasakan.
Siapa tahu kondisi ini bukan berupa efek samping obat, melainkan disebabkan oleh hal lain.
Kapan Harus ke Dokter?
Menurut Medical News Today, seseorang harus segera periksa ke dokter jika pusing yang dirasakan tidak membaik setelah 1 minggu.
Di samping itu, segeralah ke dokter saat kamu merasakan salah satu atau beberapa tanda di bawah ini:
- sakit kepala atau migrain yang parah
- sering terjatuh atau sulit ketika berjalan
- muntah dan mual yang sering atau berkelanjutan
- penurunan kesadaran
- sesak napas atau kesulitan bernapas
- cedera kepala
- leher yang sangat kaku
- kejang
Jangan lupa untuk berusaha mendeskripsikan rasa pusing di kepala dengan lebih spesifik, apakah kamu merasa ruangan di sekitarmu berputar, atau tubuhmu yang berputar?
Deskripsimu akan cukup menentukan diagnosa dari dokter.
Selain itu, tidak ada salahnya untuk pertimbangkan konsultasi ke psikolog atau psikiater, ya. Dikhawatirkan penyebab utama pusing yang kamu rasakan berkaitan dengan anxiety disorder yang disinggung di atas.
Demikian pembahasan mengenai penyebab hingga cara menghilangkan pusing kepala. Semoga kondisimu jauh lebih membaik dan bisa kembali beraktivitas dengan fit.
Untuk bisa bekerja secara optimal, kamu harus memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat.
Nah, Glints telah siapkan artikel lain tentang tips mengatasi berbagai keluhan sakit yang biasanya dialami oleh pekerja.
Mulai dari sakit gigi hingga sakit kepala.
Tunggu apa lagi? Yuk, baca artikel lainnya di sini sekarang juga!
