Vertigo: Definisi, Gejala, Jenis, Penyebab, hingga Cara Mengatasi
Ditulis oleh : Vivianisa
Vertigo adalah gangguan kesehatan yang dapat menghambat efektivitas kerja harianmu.
Berbeda dengan pusing pada umumnya, sensasi berputar pada gangguan kesehatan ini dapat menghentikan kamu dari aktivitas sehari-hari.
Menatap layar komputer menjadi sangat sulit untuk dilakukan.
Kira-kira apa itu vertigo?
Cari tahu jawabannya dalam ulasan di bawah ini!
Isi Artikel
Definisi Vertigo
Vertigo adalah rasa pusing berputar yang dapat muncul tiba-tiba sehingga kamu sulit menjaga keseimbangan tubuh.
Namun, vertigo berbeda dengan pusing pada umumnya.
Ketika kondisi ini kumat, kamu akan merasa seperti sedang berputar atau bergerak padahal sebenarnya tidak.
Menurut NHS Inform, vertigo bukanlah sebuah penyakit melainkan sebuah gejala dari gangguan kesehatan tertentu.
Gejala lain yang umum dirasakan saat kondisi ini muncul adalah:
Gejala Vertigo
Serangan vertigo bisa datang secara tiba-tiba dengan waktu selama beberapa detik atau bahkan lebih lama.
Selain gejala yang sudah disebutkan, ada beberapa gejala lainnya yang muncul saat kondisi ini sedang berlangsung.
Kondisi tersebut umumnya dapat digambarkan seperti rasa:
- berputar
- miring
- bergoyang
- tidak seimbang
- tertarik dalam satu arah
Gejala lainnyanya yang menyertai kondisi ini adalah:
- rasa mual
- muntah
- berkeringat
- sakit kepala
- telinga berdengung
- gangguan pendengaran
- gerakan mata yang tidak normal (nystagmus)
Jenis dan Penyebab
Apakah kamu sudah tahu bahwa gangguan kesehatan ini memiliki beberapa macam?
Vertigo terbagi atas 2 jenis yang dibedakan berdasarkan pemicunya.
Disadur dari Everyday Health dan WebMD, jenis serta penyebab dari munnculnya rasa pusing yang berputar yaitu:
1. Vertigo perifer
Munculnya vertigo perifer disebabkan oleh gangguan pada bagian telinga dalam atau saraf vestibular.
Saraf tersebut berfungsi sebagai penghubung telinga bagian dalam dengan otak.
Beberapa penyebab paling umum meliputi:
a. BPPV
BPPV (benign paroxysmal positional vertigo) dianggap sebagai bentuk vertigo perifer yang paling umum dijumpai.
Jenis ini cenderung menyebabkan serangan pusing hebat diserta dengan rasa berputar dengan waktu singkat dan sering.
BPPV dapat dipicu oleh gerakan kepala tertentu.
Hal ini diikuti dengan pecahnya kristal-kristal yang terlepas dari saluran telinga dalam.
Kemudian, pecahan tersebut merangsang rambut-rambut kecil yang melapisi telinga dalam.
Hal ini menyebabkan kebingungan bagi otak hingga menghasilkan sensasi pusing.
b. Penyakit Meniere
Penyakit Meniere adalah gangguan pada telinga bagian dalam yang diduga disebabkan oleh penumpukan cairan dan perubahan tekanan di dalam telinga.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan munculnya pusing hebat diserta dengan rasa berputar dan mual serta telinga yang berdenging (tinnitus) hingga gangguan pendengaran.
Kondisi ini umumnya terjadi secara tiba-tiba dan dapat berlangsung hingga 24 jam.
c. Neuritis vestibular atau labirinitis
Jenis ini dapat terjadi karena adanya infeksi virus yang menyebar ke saraf vestibular yang mengatur keseimbangan.
Infeksi yang dimaksud adalah seperti pilek atau flu.
Pasalnya, infeksi tersebut menyebabkan peradangan pada telinga bagian dalam yang terletak di sekitar saraf penting.
Saraf tersebut berperan penting dalam membantu keseimbangan tubuh
Walapun jarang, vertigo jenis ini juga dapat dikaitkan dengan:
- cedera kepala atau leher
- gangguan otak seperti stroke atau tumor
- obat-obatan tertentu yang menyebabkan kerusakan telinga
- sakit kepala migrain
2. Vertigo sentral
Seseorang yang mengalami halusinasi gerakan di sekitarnya sambil tetap diam, memiliki disfungsi struktur vestibular di sistem saraf pusat (SSP), menurut National Library of Medicine.
Vertigo jenis ini terjadi ketika terdapat gangguan pada otak, terutama di area otak yang disebut cerebellum atau batang otak.
Metode Pengobatan Vertigo
Vertigo yang tidak segera diatasi dapat mengganggu produktivitas kerja harianmu.
Namun, umumnya vertigo dapat hilang tanpa pengobatan apapun.
Hal ini disebabkan oleh kemampuan otak dalam beradaptasi dengan perubahan telinga bagian dalam.
Lalu, apakah ada cara pengobatan untuk vertigo?
My Cleveland menyebutkan pengobatan vertigo bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Beberapa cara diantaranya adalah:
1. Manuver reposisi canalith
Benign paroxysmal positional vertigo atau yang dikenal juga dengan BPPV terjadi karena kristal canalith yang meninggalkan utrikulus di telinga bagian dalam ke kanal setengah lingkaran.
Hal ini dapat menyebabkan gejala vertigo, terutama saat kamu mengubah posisi kepala.
Prosedur ini dapat membantu menggeser kristal keluar dari saluran setengah lingkaran kembali ke utrikulus tempatnya berada.
Manuver reposisi canalith terdiri dari serangkaian gerakan kepala tertentu.
2. Obat vertigo
Mengonsumsi obat dapat membantu kamu dalam beberapa kasus vertigo untuk meredakan gejala seperti mual.
Obat yang dapat direkomendasikan oleh dokter seperti:
- meclizine atau dimenhydrinate
- antihistamin seperti cyclizine untuk meredakan gejala vertigo
Namun, jangan lupa konsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum ya!
3. Terapi rehabilitasi vestibular
Terapi ini merupakan serangkaian latihan untuk memperbaiki gejala vertigo seperti pusing, penglihatan tidak stabil, dan masalah keseimbangan.
Latihan tersebut seperti peregangan, penguatan, kontrol gerakan mata dan berbaris di tempat. Tidak hanya itu, terapi ini dapat memperkuat sistem vestibular.
4. Operasi
Metode pengobatan ini hanya direkomendasikan jika metode perawatan lain tidak berhasil.
Operasi adalah metode pengobatan vertigo yang jarang terjadi.
Namun, jika terdapat masalah kesehatan serius yang dapat memicu vertigo, seperti tumor otak atau cedera leher, kamu memerlukan pembedahan.
Apakah Vertigo dapat Hilang dengan Sendirinya?
Beberapa hal yang dapat kamu coba di rumah untuk meringankan gejala vertigo adalah:
- Bergerak secara perlahan saat berdiri, memutar kepala, atau melakukan gerakan pemicu vertigo lainnya.
- Tidur dengan kepala terangkat di atas dua bantal.
- Berbaring di ruangan gelap dan sunyi untuk mengurangi sensasi berputar.
- Segera duduk jika merasa pusing.
- Berjongkok alih-alih membungkuk saat mengambil sesuatu.
- Nyalakan lampu jika Anda terbangun di malam hari.
- Gunakan tongkat jalan jika kamu seperti merasa akan jatuh.
Jika vertigo yang kamu rasakan semakin parah, segera kunjungi dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
Demikian informasi mengenai serba-serbi vertigo.
Sebagai seorang pekerja, rasa pusing berputar yang muncul secara tiba-tiba ini dapat menghambat produktivitas harianmu.
Lalu, jika kondisi ini kambuh saat sedang bekerja di kantor, bagaimana cara mengatasinya, ya?
Jangan khawatir! Kamu temukan jawabannya di Glints blog.
Klik di sini untuk baca artikel mengenai cara mengatasi vertigo!
