Gua Sha: Pengertian, Manfaat, dan Efek Samping
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Memijat wajah dengan gua sha mungkin bukan sesuatu yang baru, terlebih di dunia kecantikan dan kesehatan.
Banyak orang percaya gua sha dapat membantu mencerahkan, mengurangi kantung mata, membuat lebih tirus, bahkan mencegah munculnya jerawat.
Namun, metode asal Tiongkok ini aslinya digunakan mengobati otot nyeri atau tegang.
Terlalu lama duduk di depan komputer sering kali menyebabkan otot leher dan bahu tegang, sehingga menyebabkan rasa nyeri yang tak nyaman pada para pekerja.
Nah, teknik ini mungkin dapat menjadi solusi yang menarik untuk meredakan masalah tersebut.
Langsung saja, yuk, simak rangkuman Glints selengkapnya di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Gua Sha?
Gua sha adalah terapi alternatif menggunakan alat dari batu giok pipih dengan pinggiran tumpul, untuk memijat kulit dengan menekannya secara perlahan guna meningkatkan sirkulasi darah.
Metode penyembuhan asal Tiongkok ini menggunakan gerakan yang memunculkan titik-titik kecil berwarna merah seperti ruam di bawah kulit, atau yang disebut petechiae.
Healthline menyebut, teknik ini dimaksudkan untuk mengatasi stagnasi energi, yang disebut chi, di dalam tubuh.
Stagnasi ini diyakini oleh para praktisi sebagai penyebab peradangan, seperti nyeri punggung, leher, sakit kepala, dan pegal-pegal.
Menggosok permukaan kulit disebut-sebut dapat membantu memecah energi ini serta mengurangi nyeri atau radang.
Manfaat Gua Sha
Gua sha umumnya dilakukan pada punggung, leher, lengan, dan kaki. Namun, biasanya juga dilakukan pada wajah dan dikenal sebagai salah satu teknik facial.
Biasanya, profesional akan memberikan tekanan ringan dan secara bertahap meningkatkan intensitas untuk menentukan seberapa besar peradangan dapat ditangani.
Di bawah ini beberapa manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan wajah.
1. Mengurangi pembengkakkan
Kamu mungkin pernah atau semakin sering melihat orang-orang di media sosial menggosokkan batu gua sha ke wajah mereka.
Hal ini diyakini dapat membantu meredakan ketegangan pada wajah, mengurangi bengkak dan peradangan, bahkan dapat membantu mengurangi tekanan sinus.
Tak hanya wajah, Cleveland Clinic menyebut, gua sha dipercaya mampu mengurangi pembengkakan pada tubuh.
Ini ditunjukkan oleh sebuah penelitian mengenai Pengaruh Perawatan Gua Sha terhadap Mikrosirkulasi Jaringan Permukaan.
Hasilnya menunjukkan bahwa menggosok gua sha dapat mengurangi peradangan dengan meningkatkan sirkulasi mikro, yaitu aliran darah melalui pembuluh darah kecil.
Namun, karena otot-otot wajah jauh lebih tipis, sebaiknya jangan ditekan terlalu kuat, ya.
2. Mengurangi nyeri leher dan bahu
Penelitian mengenai Efek Gua Sha untuk Mengurangi Nyeri Leher dan Bahu pada Pengguna Komputer menyipulkan bahwa ada peningkatan rentang gerak dan pengurangan pada objek penelitannya.
Meski begitu, penelitian juga menekankan bahwa dibutuhkan studi dan perbandingan dengan praktik pijat atau kesehatan lainnya.
3. Membantu mengurangi migrain
Web MD menyebut, gua sha mungkin dapat membantu mengurangi migrain.
Hal ini ditunjukkan melalui sebuah penelitian, di mana seorang wanita berusia 72 tahun yang menderita sakit kepala kronis menjalani terapi ini selama 14 hari.
Hasilnya menunjukkan bahwa rasa sakitnya membaik selama waktu ini, sehingga teknik penyembuhan ini dianggap sebagai obat efektif untuk sakit kepala.
Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian dan uji klinis untuk membuktikan hal ini.
4. Membantu meredakan gejala perimenopause
Wanita yang mendekati masa menopause biasanya mengalami hal-hal seperti:
- menstruasi yang tidak normal
- sakit kepala
- hot flashes (perasaan panas dan berkeringat secara tiba-tiba)
- masalah tidur
- kelelahan
- kecemasan
- perubahan suasana hati
Dalam penelitian mengenai Pengaruh Terapi Gua Sha pada Sindrom Perimenopause, wanita yang menjalani terapi ini seminggu sekali selama 8 minggu mengalami penurunan intensitas gejala-gejala di atas.
Meski para peneliti masih mencoba untuk memahami bagaimana cara kerjanya, namun terapi pijat ini dipercaya sebagai pengobatan yang aman dan efektif untuk sindrom perimenopause.
5. Hepatitis B
Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyebabkan radang, kerusakan, dan jaringan parut pada hati.
Penelitian menunjukkan bahwa gua sha mungkin dapat mengurangi peradangan hati kronis.
Sebuah studi kasus mengenai Hepatoproteksi yang Diinduksi Guasha pada Hepatitis B dilakukan pada seorang pria dengan enzim hati yang tinggi, sebuah indikator peradangan hati.
Dia diberi gua sha dan setelah 48 jam pengobatan, pria ini mengalami penurunan enzim hati.
Hal ini membuat para peneliti percaya bahwa gua sha memiliki kemampuan untuk menurunkan peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B, sehingga mengurangi kemungkinan kerusakan hati.
Namun, dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk mengonfirmasi studi kasus ini.
Efek Samping Gua Sha
Dikutip dari Medical News Today, gua sha menyebabkan pembuluh darah kecil di dekat permukaan kulit yang disebut kapiler pecah.
Hal ini menyebabkan memar merah atau ungu yang khas, dikenal sebagai sha, yang membutuhkan waktu beberapa hari atau seminggu untuk sembuh.
Namun, area yang memar harus dijaga dengan hati-hati agar tidak terbentur.
Pasien biasanya boleh mengonsumsi obat pereda nyeri atau menggunakan kompres es batu untuk membantu meredakan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan.
Teknik pijat ini tidak cocok untuk orang yang:
- memiliki kondisi medis yang memengaruhi kulit atau pembuluh darah
- mudah berdarah
- minum obat pengencer darah
- memiliki trombosis vena dalam
- memiliki infeksi, tumor, atau luka yang belum sembuh sepenuhnya
- memiliki implan, seperti alat pacu jantung atau defibrilator internal
Itu dia informasi seputar gua sha.
Selain manfaat fisik seperti meredakan ketegangan otot, pemijatan gua sha juga dapat memberikan waktu untuk relaksasi dan perawatan diri.
Namun, penting untuk mempelajari penggunaannya dengan benar atau meminta bantuan seorang profesional untuk menghindari cedera atau efek samping yang tidak diinginkan.
Kalau kamu mau tahu lebih banyak tentang tips kesehatan wajah dan tubuh, yuk, baca lebih banyak artikel di Glints!
Pasalnya, kesehatan kulit sangatlah penting bagi pekerja karena bisa memengaruhi kebersihan, penampilan, dan kepercayaan diri.
Apalagi jika profesimu memang menuntutmu untuk selalu tampil menarik.
Tunggu apa lagi? Yuk, baca artikel-artikel terkait di bawah ini!
