Excessive Sleepiness: Definisi, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Ditulis oleh : Nika Audina
Pernahkah kamu merasa sangat mengantuk di siang hari dan sulit fokus kerja? Jika iya, itu adalah salah satu gejala excessive sleepiness.
Excessive sleepiness biasanya terjadi di waktu-waktu produktif seseorang, akibatnya kegiatan atau kewajibannya jadi terganggu.
Untuk mengatasi hal ini, kamu perlu memahami terlebih dahulu serba-serbi excessive sleepiness.
Yuk, simak rangkuman selengkapnya tentang excessive sleepiness di bawah ini!
Isi Artikel
Definisi Excessive Sleepiness
Dikutip Sleep Foundation, excessive sleepiness atau excessive daytime sleepiness adalah kondisi di mana kamu sulit fokus dan merasa sangat ngantuk di siang hari.
Biasanya, rasa kantuk ini akan semakin kuat saat kamu sedang melakukan kegiatan yang tidak banyak bergerak seperti menyetir dan bekerja di depan komputer.
Very Well Mind juga mengatakan bahwa excessive sleepiness biasa terjadi pada orang dewasa, remaja, dan pekerja yang berdasarkan shift.
Excessive sleepiness adalah salah satu tanda buruknya kualitas tidur hingga menjadi gejala dari beberapa kondisi kesehatan lainnya.
Walau begitu, excessive sleepiness ini bukanlah bentuk gangguan tidur.
Merasakan kantuk saat bekerja memang hal normal atau biasa terjadi.
Maka untuk mengenali bahwa kamu mengalami kondisi adalah jika rasa kantuk terjadi setiap hari dan terus-menerus hingga 3 bulan.
Gejala Excessive Sleepiness
Kualitas tidur yang baik tidak hanya penting untuk membuat kamu bisa terjaga, tapi juga berpengaruh pada ingatan hingga sistem imun.
Namun, kurangnya kualitas tidur tidak bisa diukur hanya dengan gejala yang berkaitan langsung dengan keinginan tidur.
Walaupun kamu tidak merasa mengantuk, bukan berarti kamu tidak mengalami excessive sleepiness.
Berikut adalah beberapa gejala excessive sleepiness:
- kesulitan untuk terjaga dan fokus
- merasa tidak enak badan
- sulit untuk mengingat sesuatu atau mudah lupa
- sulit untuk fokus terhadap satu hal tertentu
- kesulitan untuk memahami konsep/pelajaran baru
- tidak mampu membuat keputusan
- tidak bisa menanggapi dengan cepat
- melakukan hal-hal yang berisiko
Saat gejala-gejala itu dirasakan di siang hari saat kamu seharusnya bekerja atau berkegiatan, maka akan ada konsekuensi dari excessive sleepiness, yaitu:
- meningkatkan kecelakaan kerja
- mengurangi produktivitas kerja dan kinerja
- memburuknya kualitas hidup
- kesulitan mengelola mood dan perasaan
- tidak bisa bersosialisasi dengan baik
Penyebab Excessive Sleepiness
Dilansir dari Healthline, penyebab utama dari excessive sleepiness adalah buruknya kualitas tidur.
Namun, ada juga beberapa penyebab umum yang perlu kamu pahami, di antaranya:
1. Sleep apnea
Sleep apnea adalah salah satu kondisi serius di mana kamu berhenti bernapas saat tidur di malam hari.
Beberapa gejala sleep apnea termasuk dengkuran yang keras, mengambil napas yang terlalu dalam, kepala pusing, dan tidak enak badan.
Ada dua jenis sleep apnea yang menjadi penyebab excessive sleepiness, yaitu Obstructive Sleep Apnea (OSA) dan Central Sleep Apnea (CSA).
2. Restless legs syndrome
Restless legs syndrome atau RLS adalah kondisi tidak nyaman dan keinginan untuk menggerakan kaki kamu secara terus-menerus.
Kamu bisa saja sudah mau tertidur dan tiba-tiba merasa kakimu gatal dan muncul keinginan untuk berjalan-jalan.
Hal ini dapat mengurangi tidur sekaligus menyebabkan excessive sleepiness.
3. Depresi
Perubahan jadwal tidur adalah salah satu gejala awal depresi.
Saat depresi, maka kamu cenderung tidur lebih banyak atau lebih sedikit
Jika kamu tidak bisa tidur, maka kondisi ini juga akan membawa kamu pada excessive sleepiness.
4. Penuaan
Sebuah riset yang dirilis oleh National Institutes of Health dilansir Healthline menyebut bahwa orang yang berumur akan menghabiskan sebagian waktunya di tempat tidur dan kualitas tidurnya jadi buruk.
Saat kamu menua, maka akan semakin sulit mendapatkan kualitas tidur yang baik, itulah mengapa terjadi excessive sleepiness.
Cara Mengatasi Excessive Sleepiness
Mulai dari sulit fokus hingga tidak bisa berfungsi dengan baik di siang hari, excessive sleepiness adalah kondisi yang tidak bisa diabaikan.
Sebelum gejala kamu semakin parah, kamu bisa menerapkan beberapa teknik di bawah untuk mengelola excessive sleepiness.
Berikut adalah beberapa tips mengatasi excessive sleepiness:
- Mendapatkan tidur yang cukup: untuk bisa berfungsi dengan baik, seorang dewasa harus tidur di antara 7-9 jam dalam semalam.
- Buatlah jadwal tidur: tidur dan bangun pada jam yang sudah ditetapkan sebelumnya akan membantu badanmu merasa terbiasa dengan rutinitas tidurmu.
- Tidak ada paparan blue light sebelum tidur: blue light dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur, sehingga 30 menit sebelum tidur harus dipastikan tidak ada lagi paparan blue light.
- Tidak minum kafein di malam hari: kafein adalah stimulan yang membuat kamu terjaga. Jangan minum minuman yang mengandung kafein setidaknya 3-5 jam sebelum kamu tidur.
- Lakukan rutinitas pagi: saat bangun pagi, kamu bisa coba berjemur atau stretching kecil agar lebih fokus juga segar di siang hari.
Itu dia serba-serbi excessive sleeping yang perlu kamu ketahui.
Menjaga kualitas tidur adalah salah satu hal krusial untuk membuat kamu berfungsi dengan baik.
Oleh karena itu, penting untuk selalu memahami bagaimana cara meningkatkan kualitas tidur.
Nah, Glints sudah siapkan ragam cara untuk meningkatkan kualitas tidurmu.
Yuk, klik tombol di bawah untuk baca artikel selengkapnya!
