Cek Performa Video Marketing-mu dengan Fitur YouTube Dashboard

Tayang 17 Jun 2021 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Andre Oliver

Jika kamu ingin memiliki channel YouTube yang populer, penting sifatnya untuk memanfaatkan fitur Dashboard mereka.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Tool khusus untuk situs streaming ternama tersebut memungkinkan pengguna untuk melihat kualitas dari performa channel mereka.

Dengan memanfaatkan fitur Dashboard, dijamin kampanye video marketing yang kamu luncurkan bisa gaet lebih banyak peminat.

Nah, memangnya, apa yang dimaksud dengan fitur Dashboard YouTube? Bagaimana cara untuk memanfaatkannya? Simak selengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: Jangan Lupakan Deskripsi YouTube, Inilah 4 Tips Menulisnya agar Menarik

Apa Itu YouTube Dashboard?

youtube dashboard

© Datapine.com

Dewasa ini, memantau dan menganalisis metrik YouTube yang tepat adalah kebutuhan utama untuk keberhasilan kampanye video marketing

Kamu harus mampu mengidentifikasi metrik utama yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja channel YouTube perusahaan dan video yang ditampilkan di dalamnya.

Mengapa demikian? Sebab, menurut Dash This, video di YouTube adalah jenis konten yang pertumbuhannya paling cepat saat ini.

Bahkan, 90% konsumen di seluruh dunia menyatakan bahwa video produk di situs tersebut merupakan bagian penting dari proses keputusan pembelian mereka.

Untungnya, kini terdapat sebuah tool mumpuni yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Tool tersebut adalah YouTube Dashboard.

Melansir laman Data Pine, YouTube Dashboard adalah sebuah tool yang memungkinkan penggunanya untuk mengukur performa channel YouTube mereka.

Fitur ini biasanya digunakan untuk marketer profesional untuk membuat laporan mengenai kinerja kampanye marketing mereka. 

Hasil analisis Dashboard juga memberikan klien kesempatan untuk melihat kinerja kampanye marketing secara real time.

Tanpa tool satu ini, akan sulit untuk mengetahui performa dari channel YouTube-mu.

Baca Juga :  Apa Itu Black Box Testing? Yuk, Kenali Arti, Manfaat, dan Jenis-jenisnya

Metrik yang Dianalisis dalam YouTube Dashboard

youtube dashboard

© Freepik.com

Seperti yang sudah Glints paparkan, YouTube Dashboard merupakan tool yang cukup canggih.

Hasil analisisnya sering dianggap akurat dan efisien untuk strategi pengembangan konten video di masa mendatang.

Nah, hal tersebut tak lain disebabkan oleh kemampuan tool tersebut untuk menganalisis aspek-aspek dalam channel YouTube secara detail.

Berikut ini adalah seluruh aspek yang akan dievaluasi oleh YouTube Dashboard menurut ujaran Agency Analytics.

1. Views

Tujuan utama channel YouTube adalah membuat audiens menonton video. Oleh karena itu, views menjadi metrik paling dasar yang akan dianalisis YouTube Dashboard.

Meskipun demikian, aspek satu ini dapat menyesatkanmu jika tidak digabungkan dengan metrik lainnya.

Views YouTube tidak menunjukkan bahwa pengguna berinteraksi dengan videomu. Metrik ini hanya menunjukkan bahwa audiens memilih untuk memutar videomu.

Meskipun seharusnya menjadi metrik utama, pasangkan views dengan metrik yang lain agar kamu bisa mendapatkan hasil analisis yang lebih baik.

2. Subscribers

Aspek berikutnya yang akan ditinjau oleh YouTube Dashboard adalah subscribers channel.

Hal ini disebabkan karena subscribers merupakan salah satu aspek yang dapat digunakan untuk mengukur growth rate dari channel.

Jika jumlah subscriber channel tidak kunjung bertambah, berarti audiens menganggap kontenmu tidak cukup relevan atau menghibur.

Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Promosi yang Bisa Buat Video YouTube-mu Terkenal

3. Likes

Jumlah likes kerap dianggap sebagai aspek terpenting yang dianalisis oleh YouTube Dashboard.

Pasalnya, sebagai bagian dari metrik engagement rate, likes menunjukkan jumlah audiens yang menggemari konten channel-mu.

Mengevaluasi likes juga dapat menjadi cara yang jitu untuk mengungkapkan kebutuhan audiens.

4. Comments

Comments adalah metrik engagement rate tingkat tinggi. Aspek satu ini lebih dari sekadar mengeklik tombol like atau menekan tombol play

Baca Juga :  7 Fitur Keren Google My Business untuk Pasarkan Bisnismu secara Gratis

Comments dapat menunjukkan cara audiens melihat konten channel-mu. Semakin banyak comment yang masuk, semakin menarik konten videonya.

5. Share

Share merupakan aspek terakhir yang akan dianalisis oleh YouTube Dashboard.

Aspek satu ini adalah metrik penting yang harus difokuskan agar kamu bisa mengetahui apakah audiens Anda tertarik untuk terlibat dengan kontenmu hingga titik komitmen. 

Pengguna yang menonton konten merupakan suatu hal yang umum. Akan tetapi, audiens yang membagikan videomu ke pengguna lain adalah bentuk komitmen yang sejatinya jarang ditemukan.

Manfaat YouTube Dashboard

youtube dashboard

© Freepik.com

Setelah melihat definisi dan aspek-aspek yang dianalisis, sepertinya jelas bahwa YouTube Dashboard merupakan tool yang perlu dimiliki marketer.

Namun, apa saja manfaat yang ditawarkan oleh tool satu ini? Berikut penjelasannya menurut Sisense.

  • memantau views dan subscriptions channel dari waktu ke waktu
  • efektif untuk mengungkapkan kebutuhan dan aspirasi audiens channel
  • berguna untuk membongkar tren konten video yang sedang populer di Youtube
  • pemaparan performa channel dan video dalam bentuk data visualization yang mudah untuk dicerna

Baca Juga: Tingkatkan Engagement Rate Channel-mu dengan YouTube Community Tab

Itulah penjelasan singkat Glints mengenai YouTube Dashboard dan aspek-aspek penting yang dianalisis.

Intinya, bila kamu meluncurkan video di Youtube, fitur satu ini bisa menjadi penentu kualitas performa channel-mu di masa mendatang.

Meskipun demikian, bukan hanya Dashboard yang akan kamu butuhkan jika ingin menerbitkan kampanye marketing di Youtube.

Sejatinya, masih banyak tools lain yang dapat mendukung kinerjamu tersebut.

Penasaran apa saja? Tenang, kamu bisa pelajari selengkapnya di Glints ExpertClass. Para pakar dan profesional ternama siap membagikan ilmu dan strategi mereka untukmu di kelas kategori marketing.

Baca Juga :  Ini Letak Perbedaan JavaScript Framework dan JavaScript Library

Menarik bukan? Yuk, cek kelasnya sekarang juga. Jangan sampai ketinggalan. Kuota kelasnya terbatas!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon