7 Teknik Memasak yang Harus Dikuasai kalau Mau Jadi Chef
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Tertarik mengejar karier sebagai chef di masa depan? Teknik memasak merupakan pengetahuan dasar yang perlu kamu pelajari.
Setelah memahaminya, diharapkan kamu akan lebih mudah mendalami bidang tata boga atau FnB, terutama saat belajar istilah dan teknik tingkat lanjut.
Pada dasarnya, teknik memasak terbagi menjadi 2, yaitu panas kering (dry-heat cooking) dan panas basah (moist-heat cooking).
Berikut penjelasan lengkapnya yang Glints rangkum dari The Chef Apprentice School of the Arts.
Teknik Memasak Panas Kering
Berikut adalah yang termasuk ke dalam teknik memasak panas kering atau dry-heat cooking.
1. Menumis (sautéing)
Teknik menumis menggunakan api yang sangat tinggi dengan menambahkan sedikit minyak saat menumisnya.
Segera setelah minyak dalam wajan mulai berasap, bahan-bahan masakan sudah bisa mulai dimasukkan.
Panas yang tinggi ini kemudian akan membantu mempertahankan kelembapan. Hasil masakan tidak terlalu kering, tetapi juga tidak terlalu basah.
2. Menggoreng
Ada 2 jenis teknik menggoreng, yaitu pan frying dan deep frying.
Pada teknik pan frying, kamu hanya menggunakan api sedang hingga besar dengan jumlah minyak yang sedang seperti saat menumis.
Di sisi lain, deep frying mengharuskanmu untuk menggunakan minyak yang cukup banyak, sampai bahan makanannya bisa terendam ketika digoreng.
Kamu bisa melihat contoh penggunaan teknik deep frying saat membuat kentang goreng.
3. Memanggang (roasting/baking)
Teknik memanggang pada dasarnya adalah teknik menggunakan udara untuk memindahkan panas ke suatu bahan.
Oven rumahan menggunakan metode memasak ini yang memungkinkanmu mengatur suhu dengan sangat akurat dan memasak secara merata.
Saat kamu memanggang roti, maka prosesnya disebut sebagai baking.
Di sisi lain, ketika kamu memanggang bahan makanan lain seperti daging sapi atau ayam di sebuah oven, penyebutannya menjadi roasting.
4. Membakar (grilling)
Grilling sedikit mirip dengan teknik memanggang.
Namun, grilling umumnya tidak dilakukan menggunakan oven. Bahan makanan diletakkan di atas alat grill dan langsung dibakar dengan arang di bawahnya, seperti saat membuat sate.
Itulah mengapa teknik grilling akan menghasilkan aroma smokey atau asap yang lebih kuat. Aroma ini bisa menjadi cita rasa tersendiri bagi hidangan makanan.
Teknik Memasak Panas Basah
Seperti apakah teknik memasak panas basah atau moist-heat cooking? Ini dia beberapa di antaranya.
1. Merebus
Sebelumnya, mungkin kita hanya tahu bahwa teknik merebus adalah segala macam metode mematangkan bahan makanan menggunakan air yang banyak.
Padahal, teknik merebus sendiri terbagi lagi menjadi beberapa macam, mulai dari poaching, simmering, dan boiling.
Perbedaan di antara ketiganya terletak pada besaran api yang digunakan.
Poaching menggunakan api kecil sehingga air tidak terlalu menghasilkan terlalu banyak gelembung ketika mendidih.
Simmering menggunakan api sedang, biasanya cocok untuk memasak sup.
Terakhir, boiling merupakan teknik merebus dengan api paling besar sehingga gelembung yang dihasilkan ketika mendidih juga banyak dan besar.
Sebenarnya, ada lagi teknik merebus lain yang disebut dengan braising.
Dilansir dari Indeed, teknik ini memungkinkanmu untuk menumis terlebih dahulu kemudian merebus bahan utama. Contohnya adalah pembuatan gulai atau rendang.
2. Mengukus (steaming)
Mengukus biasanya dipilih untuk menghemat waktu karena waktu memasaknya yang cepat.
Teknik ini memerlukan peralatan khusus untuk mengukus, di mana bagian bawah digunakan untuk menampung air.
Setelah itu, bagian atas merupakan tempat untuk memasak bahan makanannya yang biasanya berbentuk bolong-bolong atau berlubang supaya uap air bisa mematangkan masakan.
3. Sous vide
Sous vide juga dikenal sebagai metode memasak bersuhu rendah dengan durasi yang lama.
Cara melakukannya adalah dengan menyimpan makanan di dalam kantung plastik khusus, seperti daging steak, yang dilengkapi dengan bumbu marinasinya.
Setelah itu, plastik tersebut direbus pada suhu yang diatur secara tepat.
Demikian beberapa teknik memasak yang perlu diketahui oleh calon chef profesional.
Sudah yakin ingin memulai karier di bidang kuliner? Kalau kamu masih mau belajar lebih banyak tentang profesi koki, yuk, baca artikel lainnya yang ada di Glints Blog!
Ada kumpulan artikel lainnya yang membahas berbagai tingkatan profesi chef.
Jadi, kamu bisa mempelajari prospek karier seperti apa yang bisa dikejar jika nantinya bekerja sebagai chef.
Tertarik? Klik link ini sekarang untuk baca artikelnya!
