8 Tantangan Kepemimpinan Terbesar dan Cara Menghadapinya

Tayang 25 Sep 2022 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Ada beberapa tantangan kepemimpinan yang paling sering dihadapi oleh seorang leader. Koordinasi yang tidak lancar bisa jadi salah satu tantangan seorang pemimpin yang bisa berdampak negatif pada tim.

    Itulah mengapa bekal leadership skill sangatlah diperlukan, baik untuk di dunia kerja maupun kuliah.

    Selain hal yang berkaitan dengan koordinasi, kira-kira apa sajakah tantangan terbesar lainnya dan bagaimana cara menghadapinya?

    Yuk, simak pembahasan Glints berikut ini!

    1. Anggota yang sulit diatur

    Persoalan ini adalah salah satu tantangan yang paling banyak terjadi. Kamu mungkin pernah menemui salah satu anggota yang sulit diajak kerja sama atau tak bisa diandalkan.

    Tugas utamamu sebagai pemimpin adalah menghadapi mereka dengan cara yang baik. Jangan biarkan sifat mereka justru mengendalikanmu dan membuat kepemimpinanmu menjadi kurang bijak.

    Kamu bisa coba beberapa strategi, seperti memberi feedback kepada mereka atau meminta mereka untuk berubah. Jika tidak berhasil, kamu bisa menerapkan kepemimpinan yang lebih asertif.

    Baca Juga: Komunikasi Asertif: Arti, Manfaat, Contoh, dan Cara Meningkatkan

    2. Menghadapi tekanan

    Tantangan kepemimpinan selanjutnya adalah harus mampu menghadapi segala tekanan yang ada.

    Sebagai pemimpin, kamu pasti tidak bisa selalu bekerja dengan prima 100% setiap waktu. Jadi, meluangkan waktu untuk sedikit bersantai bisa membantumu lebih rileks untuk atasi tekanan.

    Jangan lupa juga untuk mengatur prioritas dan waktumu dengan baik, serta temukan hobi atau aktivitas yang bisa mengurangi stres.

    3. Harus selalu termotivasi

    Kamu tidak perlu menjadi cheerleader yang selalu ceria di dalam tim. Namun, para anggota pasti mengandalkanmu sebagai seorang yang mampu membangun kembali antusiasme untuk mencapai goal.

    Ini merupakan tantangan seorang pemimpin ketika harus selalu menjaga motivasinya agar tidak berpengaruh buruk pada anggota tim.

    Kalau pemimpinnya saja tidak bersemangat, kemungkinan anggotanya juga tidak terlalu termotivasi untuk meraih tujuan dan hanya mengerjakan tugasnya hanya demi menggugurkan kewajiban.

    Kamu bisa fokus pada apa yang bisa kamu kendalikan, mengingat kembali professional dan personal goal-mu, serta motivasi terbesarmu yang lain.

    4. Tidak dihormati atau disukai

    Sebagai pemimpin, kamu tidak bisa selalu dihormati dan disukai oleh semua orang. Apa akibatnya jika orang tidak menghormatimu? Mereka tidak akan mendengarkan apa pun yang kamu katakan.

    Tantangan kepemimpinan yang satu ini memang cukup sulit untuk diatasi.

    Namun, menurut Butter Up, kamu memang tidak harus selalu disukai sebagai pemimpin.

    Pasalnya, setiap orang pasti memiliki reaksi yang berbeda atas keputusanmu. Yang penting, kamu bisa tetap dihormati.

    Usahakan untuk tetap merespon mereka secara positif, sambil coba terapkan gaya kepemimpinan dan leadership framework yang paling cocok untukmu dan tim.

    Baca Juga: 8 Cara Efektif Menghadapi Rekan Kerja yang Suka Meremehkan

    5. Masalah komunikasi

    Menurut Life Hack, masalah komunikasi bisa jadi masalah nomor satu yang akan kamu hadapi ketika memimpin.

    Tantangan bagi seorang pemimpin adalah memastikan bahwa semua orang di dalam tim memiliki pemahaman yang sama akan segala hal. Baik itu tentang deadline, standar kerja, strategi tim, dan lainnya.

    Jadi, gunakan saluran komunikasi yang efektif dan memonitor mereka secara intensif. Misalnya dengan melakukan weekly check in untuk memastikan semua progres ada di track yang benar.

    6. Perubahan anggota

    Hal ini sangat lumrah terjadi, terutama di dunia kerja. Orang-orang yang selama ini menjadi anggota timmu mungkin saja akan memutuskan untuk pindah kerja suatu hari.

    Perubahan anggota ini termasuk ke dalam tantangan kepemimpinan, karena kamu harus mampu mempercepat penyesuaian dalam organisasi.

    Pastikan proses transisi berjalan lancar dan anggota baru bisa mendapatkan training yang ia butuhkan.

    Baca Juga: Lebih Jauh Mengenal Apa Itu Manajemen Kepemimpinan

    7. Menjalin hubungan baik dengan stakeholder

    Menurut Center for Creative Leadership, salah satu tantangan seorang pemimpin ialah harus mampu membangun hubungan baik dengan semua pihak.

    Sebagai pemimpin, kamu perlu menjaga komunikasi yang efektif, baik secara horizontal maupun vertikal.

    Untuk melakukannya, kamu perlu mengasah interpersonal skill, termasuk empati, skill mendengarkan, problem solving, dan lain-lain.

    8. Menyampaikan kabar buruk

    Apakah project timmu gagal? Apakah kamu harus memberikan penilaian buruk pada anggotamu?

    Sebagai leader, kamu harus mampu menyampaikan berita buruk ini pada atasan atau bawahanmu secara jelas dan tanpa drama.

    Dengan begitu, kamu akan bisa menemukan solusi yang tepat ke depannya.

    Menurut Indeed, beberapa strategi melakukan hal ini di antaranya adalah:

    • Ungkapkan dengan jelas dan jujur tanpa berusaha menutupi apapun, sehingga mereka benar-benar mengerti situasi apa adanya.
    • Beri mereka waktu untuk bertanya, merespons, dan mengungkapkan perasaan mereka.
    • Akhiri pembicaraan dengan mendiskusikan atau merekomendasikan langkah ke depannya.

    Demikian penjelasan dari Glints mengenai tantangan kepemimpinan. Semoga artikel ini bisa membantumu menghadapi berbagai hambatan ketika memimpin, ya.

    Baca Juga: Kupas Tuntas Gaya Kepemimpinan Otokratis, Berisiko tapi Efektif dalam Tim

    Bagi kamu yang masih merasa bahwa skill kepemimpinanmu belum memadai, tenang saja. Soft skill yang satu ini sangat bisa kamu asah seiring waktu.

    Mau mengasah leadership skill-mu lebih dalam?

    Yuk, baca lebih banyak artikel di Glints blog! Kamu bisa temukan pembahasan tentang jenis-jenis leadership dan tips meningkatkan skill kepemimpinanmu.

    Tertarik? Temukan kumpulan artikelnya di sini. Ayo baca sekarang agar tidak ketinggalan informasi!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait