Lebih Jauh Mengenal Apa Itu Manajemen Kepemimpinan

Diperbarui 13 Feb 2023 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Tahukah kamu, jika setiap organisasi atau perusahaan membutuhkan sosok yang memahami pentingnya manajemen kepemimpinan?

    Manajemen kepemimpinan itu sendiri merupakan gabungan dari dua kata, “manajemen” dan “kepemimpinan”.

    Lantas, apa yang dimaksud dengan manajemen kepemimpinan? Yuk, kita bahas lebih jauh lewat artikel berikut ini!

    Definisi Manajemen Kepemimpinan

    perbedaan pemimpin dan manajer

    © Freepik

    Manajemen kepemimpinan adalah sebuah keahlian berorganisasi yang terdiri dari ilmu manajemen dan leadership skill.

    Secara umum, bisa diartikan sebagai keterampilan untuk mengatur suatu organisasi, yang dibarengi dengan kemampuan untuk memimpin, mengarahkan, dan memotivasi, dengan cara yang efisien dan efektif.

    Individu yang merangkap fungsi manajemen kepemimpinan dalam suatu organisasi biasanya adalah manajer atau pemimpin utama perusahaan.

    Kepemimpinan dan manajemen itu sendiri adalah istilah yang sering dianggap sinonim. Padahal, tidak seperti itu.

    Nah, penasarankah kamu apa sebenarnya makna dari “manajemen” dan “kepemimpinan”? Yuk, kita bedah satu per satu di bawah ini.

    Baca Juga: Mengenal Manajemen Risiko dan Kegunaan Untuk Perusahaan

    Definisi Manajemen

    Manajemen adalah sistem yang untuk mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.

    Proses pencapaian tujuan ini dilakukan dengan merencanakan strategi organisasi, penyusunan struktur organisasi, menggerakkan semua sumber daya yang tersedia.

    Selain itu semua prosesnya juga diawasi untuk memastikan apakah setiap orang bekerja sesuai jalur yang diinginkan.

    Manajer adalah sebutan untuk individu yang mengakomodasi setiap proses di atas. Secara umum, Indeed menyimpulkan fungsi manajer itu sendiri ada lima yang meliputi:

    1. Menetapkan tujuan

    perbedaan sales dan marketing

    © crmbuyer.com

    Menetapkan dan mencapai tujuan adalah cara utama bagi seorang manajer untuk meraih dan mempertahankan kesuksesan.

    Nah, seorang manajer juga harus bisa menyampaikan visi organisasi kepada orang-orang yang bekerja di bawahnya dengan meyakinkan.

    Dengan begitu, semua orang dalam tim akan lebih mudah bekerja sama karena berbagi pandangan dan tujuan akhir yang seragam.

    2. Pengorganisasian

    Seorang manajer menilai setiap jenis pekerjaan dan membaginya menjadi tugas-tugas yang lebih spesifik.

    Kemudian, manajer mengamanatkan masing-masing tugas tersebut secara efektif kepada tim atau individu yang ditunjuk.

    Pengorganisasian juga terdiri dari serangkaian hubungan antara staf individu serta departemen di dalam organisasi.

    Jadi, manajer bertanggung jawab memastikan bahwa individu di dalam dan antar departemen dapat bekerja secara harmonis.

    Seorang manajer yang baik terampil membangun hubungan interpersonal di antara anggota tim mereka dan dapat memecahkan masalah ketika anggota menemukan masalah dalam pekerjaannya.

    Organisasi juga mengharuskan manajer untuk menetapkan hubungan otoritas di antara anggota tim mereka.

    Memaksimalkan susunan organisasi dapat membantu meningkatkan nilai efisiensi perusahaan di pasar, mengurangi biaya bisnis, dan tentunya meningkatkan produktivitas.

    3. Memotivasi tim

    gaya kepemimpinan milenial

    © Freepik

    Selain tugas mengorganisasi dan mendelegasi, memotivasi juga menjadi bagian dari fungsi manajemen. 

    Memotivasi itu sendiri adalah keterampilan untuk memahami berbagai jenis kepribadian untuk menggembleng setiap anggota tim fokus mencapai suatu tujuan.

    4. Merancang sistem penilaian

    Manajer perlu menetapkan target atau indikator kinerja utama yang menjadi tujuan tim dan kemudian menghasilkan cara untuk mengukur apakah tim mereka berada di jalur yang tepat.

    Jadi, penilaian sangat penting untuk meningkatkan kinerja bisnis, lho.

    Namun, mungkin akan sulit menemukan cara yang benar-benar terstandarisasi untuk mengukur kinerja.

    Maka itu, seorang manajer harus bisa berpikir kreatif juga bijaksana dalam menilai anggota timnya. 

    5. Memajukan orang

    pekerja kantoran

    © Pressfoto via freepik.com

    Selain memimpin tim meraih tujuan dan mengukur kemajuan mereka di sepanjang jalan, manajer yang baik juga terlibat dalam memajukan stafnya.

    Mereka bertanggung jawab untuk melatih anggota tim mereka dengan membantu mengenali kekuatan dan kelemahan masing-masing.

    Dari sana, manajer dapat, misalnya, bekerja dengan tim untuk membantu mereka menetapkan tujuan demi meniti karier dalam organisasi tersebut.

    Guna menjalankan kelima fungsi manajemen ini dengan sukses, seorang manajer harus punya keterampilan kepemimpinan yang baik

    Baca Juga: 7 Teori Kepemimpinan yang Harus Kamu Tahu

    Definisi Kepemimpinan

    teori kepemimpinan

    © Freepik

    Kepemimpinan adalah suatu proses yang dilakukan seseorang untuk mengarahkan, membimbing, dan memengaruhi perilaku serta cara kerja orang lain demi tercapainya tujuan.

    Selain itu, kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang dalam posisi manajemen untuk membujuk atau memacu bawahannya agar mau bekerja dengan percaya diri.

    Demi mencapai semua itu, seorang individu dalam posisi manajemen kepemimpinan harus setidaknya memiliki sejumlah karakter serta skill leadership di bawah ini:

    • Komunikasi
    • Motivasi
    • Mendengarkan aktif
    • Bercerita bisnis
    • Gamblang
    • Persuasi
    • Mendelegasikan
    • Manajemen waktu
    • Evaluasi
    • Akuntabilitas
    • Etika bisnis
    • Kerahasiaan
    • Teliti
    • Kredibilitas
    • Kecerdasan emosional
    • Empati
    • Kreativitas
    • Berpikir kritis
    • Penyelesaian masalah
    • Mentoring/pembinaan

    Jadi, penting untuk kamu pahami bahwa kepemimpinan adalah bagian strategis dari manajemen yang efektif.

    Sebagai komponen penting dari manajemen, skill kepemimpinan akan berfokus pada pembentukan lingkungan yang setiap orangnya maju dan unggul.

    Baca Juga: Beda Pemimpin dan Manajer dalam Perusahaan

    Pemimpin dituntut untuk bisa memanfaatkan skill yang mereka punya untuk mengembangkan visi masa depan, dan untuk memotivasi anggota organisasi agar mau mencapai visi tersebut.

    Nah, lengkap bukan penjelasan tentang manajemen kepemimpinan di atas?

    Mau mengasah leadership skill-mu lebih dalam?

    Yuk, baca lebih banyak artikel di Glints blog! Kamu bisa temukan pembahasan tentang jenis-jenis leadership dan tips meningkatkan skill kepemimpinanmu.

    Tertarik? Temukan kumpulan artikelnya di sini. Ayo baca sekarang agar tidak ketinggalan informasi!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 41

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait