15 Kualitas Utama untuk Menjadi Manajer yang Baik

Diperbarui 25 Agu 2022 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Sebagai seorang manajer, kamu memiliki tuntutan untuk bisa memimpin timmu. Tentu, kamu perlu tahu cara menjadi manajer yang baik terlebih dahulu.

    Karena, mengatur orang lain untuk mengerjakan pekerjaan kita bukan hal yang mudah, lho.

    Dalam pekerjaan pastinya kita akan terfokus kepada diri sendiri mulai dari mengatur waktu, keuangan sampai fokus kepada diri sendiri mengenai pekerjaan yang kita kerjakan.

    Sayangnya, hal ini salah besar jika kamu sudah mencapai posisi manajer. Karena, kita sudah harus memikirkan orang lain juga alias team yang bekerja keras dalam arahanmu.

    Selain mengenyampingkan urusan pribadi, sebenarnya apa saja sih cara untuk menjadi seorang manager yang baik? Berikut Glints sampaikan informasinya di artikel ini.

    Kualitas yang Harus Dimiliki untuk Menjadi Manajer yang Baik

    1. Kompromi

    Sadarkah kamu? Saat seseorang memiliki power, mereka akan menjadi susah kompromi dan memiliki standar yang sangat tinggi bahkan tidak masuk akal.

    Contohnya, seperti manajer yang ingin mendapatkan kandidat sempurna versinya yang mungkin belum tentu ada.

    Dengan memiliki power ini, seseorang akan cenderung membentuk bias tersendiri, dan mengakibatkan tindakannya menjadi aneh di mata orang lain.

    Maka dari itu, cobalah untuk berkompromi supaya menjadi manajer yang baik .

    Kandidat sempurna sesuai dengan kriteriamu itu tidak akan ada, yang harus kamu lakukan adalah menerima kekurangan dan kelebihan orang lain untuk tim yang kamu bina.

    Sebagai manajer, tugasmu adalah membimbing tim tersebut dalam kekurangan dan kelebihan masing-masing untuk bekerja dengan baik.

    Kenali anggota timmu satu persatu agar kamu dapat membagi tugas dengan baik.

    2. Quiet leadership

    Untuk menjadi seorang pemimpin, kamu tidak perlu menjadi seseorang yang percaya diri dan bisa bercakap-cakap di depan orang banyak.

    Menjadi manajer yang baik bisa dimulai dari quiet leadership alias lebih banyak aksi dibandingkan sekadar berkata-kata.

    Ketika menjadi manajer bukan berarti kamu bebas untuk mengatur dan memerintah anggota timmu.

    Melainkan, kamu perlu mengarahkan dan mengajarkan mereka apa yang seharusnya dikerjakan.

    Menjadi manajer yang baik juga berarti memiliki kemauan untuk bekerja sama dengan orang-orang yang sudah profesional maupun masih baru.

    Jika ada anggota timmu yang kebingungan, ajari mereka tanpa marah-marah atau kesan menggurui.

    3. Mendengarkan

    Menjadi manajer yang baik dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mendengarkan.

    Dalam memimpin sebuah tim, kamu tidak sebatas memimpin, namun juga belajar.

    Dalam proses belajar ini kamu harus bisa mendengarkan orang lain.

    Cobalah belajar untuk mendengarkan terlebih dahulu cerita atau keluh kesah dari tiap anggota timmu.

    Hindari mengeluarkan amarah dan membuat asumsi pribadi yang belum tentu benar. Yang terpenting adalah, dengar dan proses dulu, baru bicara.

    4. Peduli

    Sebagai manajer yang baik kamu harus memastikan semuanya berjalan lancar dan tiap anggotanya merasa nyaman.

    Mulailah untuk menjadi seseorang yang peduli kepada orang lain. Karena, ada saja anggota tim yang merasa sungkan untuk menyampaikan kesulitannya ke manajer.

    Maka dari itu, kamu dituntut untuk peduli dan bersikap aktif dalam tim.

    Pastinya, kamu tidak mau proyek tak dikerjakan dengan baik akibat sikap acuh satu sama lain yang mengakibatkan komunikasi terhambat, bukan?

    Sebagai manajer yang notabene memiliki power di perusahaan, sudah seharusnya kamu memberi pengaruh yang positif seperti ini.

    Adanya seorang manajer yang baik akan menciptakan pegawai-pegawai yang baik juga.

    5. Kemampuan komunikasi

    Komunikasi merupakan salah satu kunci utama dalam menjadi manajer yang baik.

    Bayangkan apa yang terjadi jika kamu tidak dapat berkomunikasi yang baik pada tiap anggota tim?

    Pastinya pekerjaan tidak akan selesai sesuai ekspektasi.

    Sesuai yang sudah dijelaskan di atas, kamu tidak perlu berlatih keras untuk menjadi seseorang yang outspoken dan bisa bercakap-cakap dengan luwes di depan orang banyak.

    Kamu hanya perlu melatih skill komunikasi mulai dari pemilihan kata yang akan digunakan, gestur tubuh sampai bahasa.

    Belajarlah untuk berbicara dengan baik tanpa menyinggung perasaan anggota tim.

    Baca Juga: Cara Membuktikan kalau Kamu Siap Mendapatkan Promosi Jabatan

    6. Etika

    Mungkin tidak sedikit kamu mendengar cerita bahwa manajer di kantornya suka marah-marah.

    Nah, walaupun kamu sudah memiliki posisi yang cukup berpengaruh, jangan lupakan etika dan kurangi marah-marah.

    Selalu perlihatkan attitude serta sikap profesional. Tidak hanya itu, jangan lupa juga untuk selalu bersikap jujur ke anggota tim atau atasanmu.

    7. Menjadi mentor

    menjadi mentor adalah salah satu cara untuk jadimanajer yang baik

    © Pexels.com

    Tahukah kamu? Walaupun tugas utama manajer adalah me-manage pekerjaan ataupun para pegawai, ia juga perlu menjadi mentor yang baik.

    Dengan jam kerja yang sudah tinggi dibandingkan dengan para juniormu, sudah seharusnya kamu membagi ilmu dan mengajarkan anggota tim lainnya.

    Jangan biarkan anggota tim mu kesulitan, jika kamu memiliki solusi dan bisa menyelesaikannya, bantulah mereka juga.

    8. Istirahat

    Tidak toleran, galak, menyalahkan orang lain bisa saja terjadi jika kamu terlalu lelah dan stres.

    Dengan begini kamu harus istirahat sejenak, karena stres dan tekanan kerja bisa mengubah sikapmu sebagai manajer.

    Kadang, kita pun juga tidak menyadari apa yang sudah kita perbuat karena otak yang terlalu lelah, sampai akhirnya kita sadar bahwa tidak ada orang yang mau dekat kita.

    Jika tanda-tanda ini sudah mulai terjadi kepadamu, lebih baik istirahat sejenak dan tenangkan pikiran.

    Ambil cuti beberapa hari untuk recharge tenaga kamu dan menyegarkan pikiran. Jangan sampai kamu jadi manajer yang menyebalkan karena suntuk saja.

    9. Sikap tegas

    Melansir Achievers, salah satu cara menjadi manajer yang baik adalah dengan bersikap tegas.

    Namun, perlu kamu ingat bahwa bersikap tegas bukan berarti selalu marah-marah ke anggota tim, ya.

    Karena, sikap tegas selalu didampingi oleh rasa empati dan diplomasi, terlebih ketika membuat keputusan.

    Tidak hanya itu, sikap tegas juga membuatmu terlihat sebagai seorang manajer yang pemberani.

    Keberanian adalah suatu hal yang berharga bagi seorang manajer karena kamu bisa mendorong rekan kerja dan tim untuk mencapai kesuksesan.

    10. Tidak micromanage

    Salah satu hal lain yang menjadi tanda dari seorang manajer yang baik adalah tidak melakukan micromanage.

    Maksudnya, ia tidak akan mencoba untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan atau timnya.

    Justru, ia akan percaya terhadap kemampuan anggota timnya untuk bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik. Rasa kepercayaan inilah yang membuat timnya harmonis.

    Selain itu, ia juga sadar bahwa micromanagement akan merusak motivasi kerja anggota timnya.

    Baca Juga: 4 Soft Skill Yang Harus Dimiliki Seorang Manajer di Era Digital

    11. Transparan

    Bersikap transparan setiap saat adalah cara selanjutnya untuk menjadi seorang manajer yang baik.

    Menurut Fond, bersikap transparan dan jujur adalah kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap manajer. Karena, hal tersebut dapat meningkatkan employee engagement.

    Tidak hanya itu, seorang manajer pun harus sadar bahwa anggota timnya adalah orang dewasa juga.

    Sehingga, ia tahu bahwa mereka tidak perlu untuk “dilindungi” dan selalu menginginkan kebenaran serta feedback yang jujur secara rutin.

    12. Konsisten dan dapat diandalkan

    seorang wanita sedang mendengarkan anggota timnya

    © Pexels.com

    Cara lain untuk menjadi seorang manajer yang baik adalah dengan bersikap konsisten dan dapat diandalkan.

    Sikap konsisten dan dapat diandalkan sangat penting dimiliki seorang manajer karena anggota timnya akan selalu mengharapkan kedua hal ini.

    Hal ini karena anggota timmu akan selalu datang padamu untuk mendapat berbagai hal seperti klarifikasi tentang objective tim, pendapatmu tentang pekerjaan mereka, hingga masukan.

    Tidak hanya itu, kedua hal ini juga membuat anggota tim merasa nyaman untuk bekerja denganmu. Sehingga, hal tersebut membuat lingkungan di timmu berjalan harmonis.

    13. Mengatasi konflik

    Konflik adalah suatu hal yang tidak dapat dihindari di tempat kerja, dan disebabkan oleh berbagai alasan.

    Nah, salah satu cara untuk menjadi manajer yang baik adalah dengan memiliki kemampuan mengatasi konflik, bukan menghindarinya.

    Seorang manajer yang baik selalu mengetahui tanda-tanda konflik di tim dan mengatasinya sebelum hal tersebut menjadi semakin parah.

    Karena, ia tahu bahwa konflik yang semakin parah akan berpengaruh pada moral dan performa anggota tim.

    14. Kecerdasan emosional

    Kecerdasan emosional adalah soft skill yang penting dimiliki jika ingin menjadi seorang manajer yang baik.

    Memiliki soft skill ini membantumu untuk bisa memimpin tim secara harmonis dan membentuk lingkungan kerja yang suportif.

    Tidak hanya itu, kamu juga dapat mengetahui anggota tim yang menunjukkan tanda-tanda akan mengalami burnout.

    Sehingga, kamu dapat memberi penyesuaian dalam pekerjaannya supaya anggota tim tersebut tidak sampai mengalaminya.

    15. Memotivasi tim

    Menjadi seorang manajer yang baik juga harus tahu bagaimana cara memotivasi tim.

    Dengan begitu, ia dapat membantu anggota timnya memberi performa terbaik dalam pekerjaannya.

    Seorang manajer yang baik juga akan mencoba memahami keadaan setiap anggota timnya. Dengan begitu, ia dapat memberikan motivasi yang efektif bagi mereka.

    Baca Juga: Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Baik?

    Nah, itu dia beberapa cara yang bisa kamu ambil dalam menjadi manajer yang baik. Ingat, selalu bersikap rendah hati walaupun kamu sudah memiliki posisi manajer ya.

    Hal-hal apa lagi sih yang dibutuhkan oleh seorang menajer? Kamu bisa baca selengkapnya di blog Glints

    Kalau kamu masih mencari pekerjaan, kamu bisa langsung sign up di Glints dan temukan berbagai lowongan kerja!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.5 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait