6 Kesalahan Umum Saat Presentasi dan Cara Menghindarinya

Diperbarui 13 Feb 2023 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Saat melakukan presentasi, pastinya kita hanya fokus terhadap diri sendiri agar bisa menyampaikan materi dengan bik. Hal itu memang tidak salah, namun masih banyak orang yang melakukan kesalahan umum saat presentasi.

    Kesalahan tersebut misalnya mengabaikan audiens, kurangnya sesi tanya jawab, sampai juga sikap grogi yang akhirnya berpengaruh kepada pembawaan saat presentasi.

    Lalu, bagaimana cara mengatasi kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi? Berikut Glints akan menjelaskannya untukmu.

    Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Skill Komunikasi Ini di Dunia Kerja

    6 Kesalahan Umum saat Presentasi

    © Freepik.com

    Sebelum masuk ke dalam solusi menghindari kesalahan umum yang sering dilakukan saat presentasi, ada baiknya kamu mengetahui apa saja bentuk dari kesalahan tersebut.

    1. Tidak melakukan persiapan yang matang

    Sering kali terlalu percaya diri untuk membawakan materi membuat kita tidak melakukan persiapan secara matang.

    Mungkin saja ada dari kita yang tidak melakukan latihan atau tidak membawa catatan saat presentasi, sehingga akhirnya mendadak lupa saat melakukan presentasi. Hal ini salah besar dan harus dihindari.

    Menguasai materi presentasi juga akan meningkatkan rasa percaya diri. Dengan begitu, kamu tidak akan terlalu gugup dan tampil lebih rileks.

    Sikap rileks kamu ini akan berpengaruh kepada para audiens, lho!

    Mereka akan menikmati penampilan kamu, sehingga secara tidak langsung juga akan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang kamu sampaikan.

    2. Komunikasi yang terlalu satu arah

    Saking semangatnya menyampaikan materi, terkadang pembicara tidak menyadari bahwa dirinya hanya melakukan komunikasi satu arah.

    Tidak ada interaksi dengan audiens, sehingga pembicara terkesan seperti menggurui.

    Lemparkan beberapa pertanyaan singkat ataupun menunjuk audiens secara acak untuk dimintai pendapat.

    Mengabaikan audiens juga bisa terjadi jika kamu tidak melakukan kontak mata dengan mereka.

    Gaya presentasi dengan mengabaikan para audiens seperti ini dapat membuat audiens merasa bosan walaupun materi yang kamu bawakan menarik.

    3. Terlalu bertele-tele dalam presentasi

    Menyampaikan presentasi yang memukau adalah menyampaikan materi presentasi dengan lugas dan dapat dimengerti oleh para audiens.

    Jadi, hindari menggunakan kata-kata atau kalimat yang terlalu panjang atau terlalu banyak menggunakan istilah-istilah asing.

    Dilansir dari Harvard Business Review, terlalu banyak berbicara dengan jargon yang kurang familiar memang tergolong ke dalam kesalahan umum saat presentasi.

    Oleh karena itu, gunakan istilah-istilah yang familier dengan audiens agar materi yang disampaikan dapat lebih dimengerti.

    Dengan kata-kata atau istilah yang sulit dimengerti, kamu malah membuat audiens bingung dan mengaburkan maksud dari inti yang ingin disampaikan.

    Hal ini juga menyebabkan audiens bosan dan malas untuk mendengar kelanjutan dari presentasi kamu. Usahakan juga untuk melakukan presentasi 20-50 menit agar durasi tidak terlalu panjang.

    4. Berbicara dengan berbisik

    Secara tidak sadar, sering kali kita berbicara kurang keras bahkan condong berbisik walaupun sudah menggunakan mikrofon.

    Hal tersebut bisa mengganggu jalannya presentasi karena audiens tidak mendengar dengan baik materi apa yang kamu sampaikan.

    Selalu ingat bahwa kamu akan menyampaikan materi kepada banyak orang yang pastinya memerlukan suara yang jelas dan mudah dicerna.

    Sampaikan kata-kata kamu secara jelas dengan intonasi pada kalimat-kalimat utama yang ingin dipertegas.

    5. Tidak membiasakan diri dengan lokasi dan peralatan presentasi

    Kesalahan lain yang seringkali terjadi saat presentasi adalah tidak memastikan peralatan yang digunakan berfungsi dengan baik. Hal ini juga termasuk membiasakan diri dengan suasana di lokasi.

    Jika kamu hanya memiliki waktu 30 menit untuk mempersiapkan presentasi dan ternyata projector tidak bisa terhubung dengan laptop, kamu cenderung akan panik dan presentasi akan tidak lancar.

    Saat kamu panik, alat tidak berfungsi, dan segala sesuatu tidak terkontrol dengan baik, maka ini bisa berdampak pada audiens. Mereka cenderung akan kehilangan fokus dan ketertarikan pada presentasi.

    6. Menggunakan tampilan visual yang tidak efektif

    Biasanya orang-orang akan membuat slide presentasi semenarik mungkin dan menarik secara visual agar mendapatkan perhatian audiens.

    Memang menampilkan presentasi yang menarik secara visual itu penting, namun perlu diingat bahwa presentasi juga harus mudah dipahami.

    Dilansir Mind Tools, hindari menggunakan tampilan visual yang berlebihan seperti warna yang tidak sesuai dan animasi yang tidak berkaitan dengan isi presentasi.

    Setelah tahu kesalahan-kesalahan umum saat presentasi, Glints juga punya beberapa tips untukmu agar tidak melakukannya lagi. Simak, yuk!

    Cara Menghindari Kesalahan saat Presentasi

    © Freepik.com

    Baca Juga: Sejarah dan Fungsi Microsoft Word yang Wajib Kamu Tahu

    Dilansir dari Forbes, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menghindari kesalahan saat presentasi yang umum dilakukan, di antaranya adalah:

    1. Menghindari membaca keseluruhan slide

    Slide yang kamu tampilkan dalam presentasi merupakan rangkuman dari materi yang kamu bawakan. Maka dari itu, jangan membaca keseluruhan konten dalam slide.

    Tampilkan saja poin-poin besar dari inti tiap halaman dari slide yang kamu tampilkan. Sisanya, kamu bisa menjelaskan sendiri sesuai dengan gayamu.

    Ada dua pertanyaan yang perlu kamu persiapkan setiap slidenya, yang pertama adalah garis besar apa yang ingin disampaikan dalam slide ini.

    Lalu, yang kedua adalah mengapa audiens harus peduli terhadap bagian ini.

    Jangan lupa untuk selalu melempar pertanyaan, menggunakan contoh, dan juga berbagi anekdot agar tidak monoton.

    2. Hindari berbicara terlalu cepat dan terlalu lama

    Sebelum kamu menyampaikan presentasi, lakukan latihan terlebih dahulu untuk mengukur durasi. Sebagai gambaran, jangan sampai jatah waktu 30 menit kamu jadi hanya 10 menit.

    Idealnya, tiap slide membutuhkan 1-2 menit. Jika kamu membacakan materi 1 slide-nya berdurasi 4-5 menit, kamu bisa membaginya menjadi 2 slide.

    Kuncinya adalah latihan terlebih dahulu dan jika memungkinkan kamu bisa siapkan pengingat agar kamu terhindar dari kesalahan saat presentasi.

    3. Mengatasi perasaan cemas berlebih

    Normal jika kamu merasa grogi dan cemas saat akan melakukan presentasi. Cari cara yang paling nyaman kamu lakukan saat mempresentasikan materi.

    Banyak orang yang melakukan latihan beberapa hari sebelumnya untuk menenangkan hati. Ada juga yang menggunakan wewangian yang berbau lavender agar perasaan lebih rileks.

    Namun, ada 1 kunci penting agar kamu terhindar dari rasa cemas yang berlebih, yaitu bawakan materi yang sudah kamu kuasai.

    Perasaan cemas atau takut biasanya diawali dari bahan materi yang kemungkinan tidak kamu kuasai atau pahami.

    Maka dari itu, carilah materi yang memang benar-benar kamu sukai dan kamu ketahui secara mendalam.

    4. Datanglah ke lokasi lebih awal

    Salah satu cara yang baik untuk menghindari kesalahan sebaiknya dilakukan sejak sebelum presentasi. Kamu bisa tiba lebih awal di lokasi presentasi.

    Tujuannya adalah untuk mempersiapkan peralatan dan membiasakan diri dengan suasana dan keadaan di lokasi presentasi tersebut.

    Jika kamu sudah merasa familiar, maka tidak akan sulit untuk terhubung dengan audiens.

    Selain memastikan presentasi berjalan tepat waktu, membiasakan diri sebelum presentasi akan membuat kamu lebih nyaman dan tidak dilanda kecemasan.

    5. Pahami isi presentasi dan buatlah dengan sederhana

    Teks yang terlalu panjang dalam slide presentasi adalah awal mula dari banyaknya kesalahan saat presentasi.

    Untuk menghindari kesalahan, kamu bisa membuat presentasi yang lebih sederhana. Seperti esensi presentasi yaitu power point, kamu bisa memberikan poin-poin saja di slide.

    Saat desain presentasi kamu sudah sederhana dan kamu menguasai materi, tidak akan sulit menyampaikan presentasi di depan audiens.

    6. Kenali audiens

    Dikutip Forbes, salah satu kesalahan terbesar saat presentasi adalah tidak mengetahui siapa yang akan menjadi audiensmu.

    Hal ini bisa membantu kamu menentukan pendekatan seperti apa yang bisa kamu gunakan agar terhubung dengan mereka selama presentasi berlangsung.

    Kamu juga bisa memperkirakan bagaimana reaksi mereka terhadap presentasimu, mempersiapkan intermezzo atau ice breaking yang sesuai, dan menjaga audiens untuk tetap fokus.

    Baca Juga: Kiat Menyampaikan Key Message secara Efektif

    Itu dia kesalahan umum dan bagaimana cara menghindarinya saat kamu melakukan presentasi.

    Jadi, kesalahan apa saja yang biasanya kamu lakukan saat presentasi?

    Yuk, jadi latih terus dirimu untuk jadi presenter andal.

    Glints sudah siapkan tips dan triknya untuk bantu kamu terus berkembang. Temukan kumpulan artikelnya di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait