Staf Marketing: Definisi, Tugas, Skill, dan Kualifikasinya

Diperbarui 02 Okt 2024 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Staf marketing adalah salah satu jalur karier yang bisa kamu pertimbangkan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Selain karena prospek kariernya yang baik, profesi ini juga dapat membantumu mengasah skill yang beragam.

Supaya kamu bisa memahami lebih dalam mengenai tugas hingga kualifikasinya, langsung saja simak rangkuman Glints di bawah ini!

Definisi Staf Marketing

Dilansir dari Better Team, staf marketing adalah seseorang yang bertugas mengeksekusi dan mengawasi kegiatan dan kampanye departemen pemasaran.

Tugas utama mereka adalah memastikan bahwa kegiatan pemasaran berjalan sesuai rencana dan mencapai tujuan yang ditentukan.

Sebagai staf, mereka juga perlu melakukan pelaporan kepada manajer atau supervisor marketing.

Meski mereka tidak memegang peran manajerial, tentu staf marketing juga sangat dianjurkan untuk aktif memberi ide baru untuk mempengaruhi keputusan tim.

Justru, mereka dinilai sebagai pihak yang lebih mengerti persoalan teknis dan keadaan di lapangan karena berperan sebagai eksekutor.

Tertarik untuk bekerja sebagai staf marketing? Glints punya banyak lowongan kerja staf marketing yang bisa kamu lamar sekarang juga.

Di Glints kamu bisa mendapatkan pekerjaan staf marketing yang sesuai kebutuhanmu karena kamu bisa saring lowongan kerja berdasarkan:

  • lokasi kerja yang tersebar di seluruh Indonesia
  • tingkat pendidikan yang dimiliki
  • pengalaman yang kamu miliki
  • tipe pekerjaan mulai dari full timepart time, hingga freelance

Menarik bukan? Yuk, klik tombol di bawah untuk cari berbagai lowongan kerja staf marketing di Glints sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA

Tugas dan Tanggung Jawab Staf Marketing

Setiap perusahaan pasti memiliki kegiatan pemasaran yang sangat berbeda-beda.

Oleh karena itu, tugas dan tanggung jawab staf marketing di sana juga pasti akan beragam.

Namun, secara umum, berikut adalah gambaran job desc staf marketing sebagai acuanmu, dilansir dari Workable:

  • Membantu dalam penerapan strategi pemasaran.
  • Membantu manajer pemasaran dalam mengawasi kegiatan pemasaran.
  • Meningkatkan brand awareness dengan mengatur strategi pemasaran di berbagai kanal marketing (baik digital maupun tradisional) dan melalui berbagai aktivitas pemasaran.
  • Membantu manajer merencanakan kampanye periklanan dan promosi untuk produk atau layanan di berbagai saluran media, termasuk media sosial, cetak, dan lainnya.
  • Berkomunikasi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan atu vendor untuk mendorong keberhasilan kegiatan pemasaran.
  • Memonitor metrik kampanye untuk mengevaluasi strategi setelah selesai, dengan mengawasi progresnya dari awal hingga akhir.
  • Menyiapkan konten pemasaran dan memastikan kanal distribusi yang tepat.
  • Melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi sektor dan peluang pertumbuhan.
  • Berkomunikasi dengan manajemen untuk mengonsultasikan budget pemasaran dan hasil kampanye.
Baca Juga: 7 Kesalahan di Media Sosial yang Membuatmu Kurang Profesional

Prospek Karier Staf Marketing

Bagi staf marketingada jenjang karier yang bisa kamu kejar peluangnya ketika mulai bekerja di suatu perusahaan, menurut Setup.

Baca Juga :  Food Safety: Pengertian dan Contoh Penerapannya

Namun, perlu diingat bahwa jenjang karier ini mungkin saja berbeda tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

1. Level manajer

Prospek karier pertama setelah menjadi staf marketing adalah marketing manager.

Umumnya, kamu harus memiliki pengalaman sekitar 4-5 tahun di bidang ini sebelum naik ke level manajer.

Marketing manager bertugas untuk menetapkan, mengelola, dan mengevaluasi strategi pemasaran.

Kamu perlu melatih karakter kepemimpinan karena manajer pemasaran harus mengatur pelaksanaan strategi pemasaran sekaligus mendukung perkembangan diri anggota tim secara profesional.

2. Level direktur

Direktur pemasaran atau marketing director akan lebih fokus pada strategi pemasaran itu sendiri.

Setelah menerima hasil riset dan laporan dari manajer pemasaran, mereka perlu merumuskan penyesuaian strategi secara keseluruhan.

Jadi, peran utama mereka adalah untuk merencanakan strategi dan memberi arahan.

Kamu perlu mengumpulkan pengalaman di atas 5 tahun untuk berada di posisi ini.

Baca Juga: 10 Keterampilan yang Harus Dimiliki seorang Marketing Executive

3. VP marketing

Setelah sukses menjadi direktur, kamu bisa terus menaiki tangga karier di bidang marketing sebagai VP (vice president) marketing.

Karena tanggung jawabnya yang besar, seseorang harus memiliki pengalaman kerja belasan tahun sebelum bisa menduduki jabatan ini.

VP marketing memerlukan perpaduan antara keterampilan kepemimpinan, teknis, dan bisnis.

Sering berperan sebagai juru bicara perusahaan, VP marketing juga biasanya harus bekerja lintas departemen dengan tujuan menjembatani kesenjangan dan memperkuat produk dan/atau layanan perusahaan.

4. CMO

Jabatan tertinggi di bidang marketing adalah Chief Marketing Officer (CMO).

Umumnya, diperlukan waktu di atas 20 tahun bagi seseorang untuk menjadi CMO.

Mereka bertanggung jawab untuk memimpin semua bidang pemasaran, termasuk pengembangan, perencanaan, dan mengawasi pelaksanaan semua inisiatif pemasaran.

Baca Juga :  Pramuniaga: Apa Itu, Tugas, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan

CMO akan melapor kepada Chief Executive Officer (CEO) dan bertanggung jawab atas ROI marketing di perusahaan.

Kualifikasi Staf Marketing

Sudah yakin ingin memulai karier sebagai staf marketing? Ini dia kualifikasi yang perlu kamu siapkan.

1. Pendidikan

Dari segi latar belakang pendidikan, perusahaan biasanya akan mencari lulusan dari jurusan yang relevan, seperti:

  • pemasaran/marketing
  • administrasi bisnis
  • ilmu komunikasi

2. Pengalaman

Nah, bagi kamu yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan yang relevan, masih ada kesempatan untuk memulai karier sebagai staf marketing dengan cara mengumpulkan pengalaman.

Tentunya pengalaman yang dicari tetap harus serelevan mungkin dengan dunia pemasaran.

Kamu tak peru khawatir karena pekerjaan pemasaran ini lingkupnya luas dan cukup mudah ditemukan di mana-mana.

Berikut beberapa contohnya:

  • Melamar ke posisi marketing intern, digital marketing intern, content marketing intern, dan lain sebagainya.
  • Mengerjakan project pribadi seperti membuat konten dan mengembangkan akun media sosial.
  • Ikut volunteer di divisi yang berhubungan erat dengan media sosial, copywriting, atau event marketing.

Setelah mengumpulkan pengalaman, jangan lupa untuk susun portofolio semenarik mungkin, ya.

Skill yang Harus Dimiliki Staf Marketing

Selain kualifikasi di atas, kamu juga perlu mengasah beberapa keterampilan untuk menunjang pekerjaan ketika menjadi staf marketing nantinya.

1. Search Engine Optimization (SEO)

Memahami SEO memungkinkanmu untuk menjangkau target audiens dan mempromosikan produk atau layanan perusahaan.

Staf marketing perlu menggunakan pengetahuan SEO untuk mengintegrasikan kata kunci ke dalam konten online agar mudah ditemukan oleh target audiens.

2. Media sosial

Menurut Indeed, skill selanjutnya yang tidak kalah penting bagi staf marketing adalah penguasaan terhadap media sosial.

Sama seperti SEO, media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk menjangkau target audiens.

Baca Juga :  Jurusan Animasi SMK: Apa Itu dan Prospek Kariernya

Oleh karenanya, media sosial biasanya menjadi salah satu kanal pemasaran utama karena bisa meningkatkan brand awareness hingga menghasilkan penjualan.

3. Komunikasi

Dari segi soft skill, staf marketing diharapkan dapat memiliki kemampuan komunikasi yang kuat untuk menyampaikan ide dan pesan mereka.

Misalnya, kamu menyajikan ide-ide secara ringkas dan efektif ketika menulis konten yang menarik untuk kampanye periklanan atau berbicara dengan calon klien.

Komunikasi persuasif juga termasuk keterampilan yang penting karena dapat membantumu mempromosikan suatu produk atau layanan dan mendorong pelanggan untuk membelinya.

4. Kreativitas

Bidang pemasaran memang erat kaitannya dengan kreativitas, lho, meskipun misalnya perusahaan tempatmu bekerja tidak terlalu memanfaatkan media sosial atau digital marketing.

Menghasilkan ide-ide baru dan cara-cara inovatif untuk merumuskan strategi marketing juga memerlukan kreativitas.

Kamu akan dituntut untuk menyarankan ide-ide promosi yang inovatif, desain dan strategi yang menarik untuk meningkatkan performa pemasaran

5. Analisis

Sebagai staf marketing, kamu juga perlu mengasah kemampuan analisis dan familiar dengan metrik-metrik pemasaran.

Kamu akan menganalisis metrik-metrik media sosial, blog perusahaan, hingga mungkin hasil periklanan digital yang telah dijalankan.

Dengan kemampuan analisis, kamu bisa menarik kesimpulan dan mengusulkan ide yang berbasis data untuk perusahaan.

Gaji Staf Marketing

Apabila kamu tertarik untuk mengawali karier sebagai staf marketing, mengetahui rata-rata gaji yang didapatkan sangatlah penting bagimu.

Karena, hal tersebut dapat menjadi bekal terlebih ketika kamu ditanya ekspektasi gaji saat interview.

Dari riset yang Glints lakukan, rata-rata gaji yang didapatkan oleh seorang staf marketing adalah di angka Rp5-6 juta per bulan.

Tentu, besaran ini bisa jadi lebih besar atau kecil tergantung UMR yang berlaku di daerah tempatmu bekerja nanti.

Baca Juga: 7 Jenis Pekerjaan Marketing yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Intinya, staf marketing adalah profesi dan awal yang baik jika kamu ingin fokus bekerja di bidang pemasaran.

Sudah yakin ingin memulai karier di bidang ini? Jika iya, kamu bisa cek dan lamar ke berbagai lowongan pekerjaan staf marketing yang ada di Glints.

Kamu bisa cek dan lamar ke berbagai lowongan pekerjaan staf marketing yang ada di Glints secara gratis. Klik tombol di bawah ini sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon