Game Developer: Tugas, Tanggung Jawab, Skill, dan Gaji

Diperbarui 30 Jan 2024 - Dibaca 13 mnt

Isi Artikel

    Saat bermain video game, pernahkah kamu berpikir bagaimana prosesnya pembuatannya sehingga bisa dinikmati olehmu? Nah, video game itu bisa ada di hadapanmu berkat game developer. 

    Sebenarnya, ada banyak orang yang terlibat dalam pembuatan video game. Namun, bisa dibilang developer adalah tokoh sentral dalam proses pembuatan video permainan.

    Kira-kira, apa saja tugas dan tanggung jawab seorang pengembang permainan? Selain itu, skill apa saja yang dibutuhkan supaya bisa jadi game developer yang sukses?

    Yuk, simak artikel berikut ini, Glints sudah merangkumnya untuk kamu!

    Apa Itu Game Developer?

    Seorang game developer adalah seorang software developer, software engineer, atau programmer yang bertugas membuat video game

    Menurut Knowledgehut, seorang pembuat game akan sering bersinggungan dengan coding untuk membuat permainan, artificial intelligent, grafik, dan animasi.

    Biasanya, seorang pengembang video game adalah lulusan ilmu komputer atau teknik informatika.

    Bukan cuma coding, seorang pengembang permainan perlu melakukan riset awal sampai mengembangkan jalan cerita. Mereka akan membuat storyboard, baru kemudian menggunakan kode pemrograman menggabungkan berbagai macam elemen audio dan visualnya. 

    Secara singkat, game developer adalah orang yang bertugas menerjemahkan keinginan game designer menjadi kenyataan dalam sebuah game.

    Tugas dan Tanggung Jawab Game Developer

    Sederhananya, seorang game developer bertanggung jawab membuat video game yang bisa dinikmati dan berjalan dengan mulus.

    Dilansir Coursera, tugas seorang pembuat game bisa beda-beda tergantung dari skala perusahaan. Di perusahaan game yang besar, misalnya seperti Nintendo, seorang pengembang video game bisa jadi punya tugas yang spesifik, seperti membuat elemen khusus dari permainan.

    Sementara, jika bekerja di perusahaan video game yang lebih kecil, kamu bisa jadi diminta menangani beberapa proses dalam pembuatan video game.

    Berikut ini adalah beberapa tugas seorang game developer:

    • mengembangkan ide-ide baru untuk sebuah game
    • menerjemahkan visual dari game designer ke dalam kode
    • membuat prototipe permainan, melakukan iterasi, dan menyempurnakan game
    • bekerja sama dengan desainer, produser, seniman, dan analis 
    • memantau stabilitas video game di semua platform yang tersedia
    • mengevaluasi kode yang ada dan mengusulkan perbaikan jika diperlukan
    • menyatukan permainan atau elemen-elemen dari satu sistem ke sistem lainnya

    Baca Juga: Memahami Pengertian dan Prinsip Game Design

    Skill yang Dibutuhkan untuk Jadi Seorang Game Developer

    Supaya bisa menjadi game developer yang andal, ada beberapa skills yang perlu kamu kuasai, yaitu:

    1. Programming

    Salah satu hard skills yang wajib kamu miliki sebagai game developer adalah programming

    Mengingat beberapa bahasa coding berbeda, antara mobile dan desktop, penting bagi kamu untuk menguasai keduanya, atau salah satu yang ingin jadi fokus.

    2. Kreativitas

    Hanya bisa programming tapi tidak memiliki kreativitas tentu tidak cukup menjadikanmu game developer yang baik.

    Sebagai seorang pengembang video game, kamu akan merancang, membuat, dan menghidupkan sebuah dunia virtual baru yang penuh dengan strategi, intrik, dan animasi visual.

    Makanya, kamu harus punya kreativitas tinggi untuk bisa mendesain sebuah video game yang unik, menarik secara visual, dan menggelitik para penikmat game untuk semakin penasaran memainkannya.

    3. Animasi

    Kamu juga harus punya kemampuan membuat animasi jika ingin menjadi pembuat video gim andal. Sebab, animasi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah game.

    Memahami beberapa jenis software dan program animasi akan membuat kamu memiliki nilai tambah. Sebab, kamu jadi lebih unggul dalam menciptakan karakter dan lingkungan game yang realistis dalam video game.

    4. Komunikasi

    Seorang pengembang video game juga harus memiliki skill komunikasi yang baik. Sebab, mereka harus berhubungan dengan berbagai departemen, seperti game designer, QA, hingga klien atau atasan.

    Kamu tentu perlu dapat berkomunikasi dengan baik agar pesanmu sampai dengan baik.

    Selain itu, membuat sebuah video game merupakan serangkaian kegiatan yang rumit dan panjang. Oleh karena itu, seorang pengembang permainan harus bisa menjadi pendengar yang baik dan sabar untuk memastikan ekspektasi perusahaan pengembang terpenuhi.

    5. Memecahkan masalah

    Seorang pengembang permainan, kamu harus memiliki kemampuan yang baik dalam memecahkan masalah, alias problem solving.

    Hampir sebagian besar tugas game developer adalah memperbaiki bug yang muncul dalam program permainan yang dibuat. Indeed menambahkan, sering kali, seorang pengembang video game harus melihat berulang kali kode yang dibuat untuk menemukan yang jadi masalah.

    Kemampuan berpikir kreatif nantinya dapat membantu kamu menyelesaikan permasalah sehingga game yang dibuat jadi lebih nyaman dimainkan.

    6. Manajemen waktu

    Kemampuan seorang pengembang permainan dalam mengatur waktunya akan membuat pekerjaan lebih efisien. Sebab, mereka sering kali bekerja dengan tenggat waktu.

    Dengan kemampuan manajemen waktu yang baik, kamu akan bisa menyelesaikan tugas tepat waktu.

    7. Passion

    Memang, tidak harus suka bermain game untuk dapat menjadi seorang game developer. Akan tetapi, kalau kamu punya passion di dunia game, tentu membangun sebuah game akan terasa lebih menyenangkan dan bisa maksimal menciptakan permainan yang baik.

    Kamu pasti akan lebih familier dengan alur dan plot berbagai game serta paham selera gamer.

    Baca Juga: Programmer Vs. Developer, Apa Bedanya?

    Cara Menjadi Seorang Game Developer

    Agar bisa menjadi seorang pengembang permainan andal, kamu tentu harus memiliki beberapa kemampuan di atas. Selain itu, ada beberapa kualifikasi yang juga harus dipenuhi.

    Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu tempuh untuk jadi seorang game developer:

    • Kuliah di jurusan ilmu komputer, teknik informatika, atau sejenis.
    • Mengambil pelatihan tentang programming.
    • Menguasai software animasi 2D dan 3D.
    • Menjalin koneksi dengan para game developers.
    • Update dengan dunia video game.
    • Buat portofolio online.
    • Mendatangi berbagai acara video game.

    Prospek Karier Game Development

    Kalau kamu tertarik untuk bekerja di industri video game ada beberapa pilihan karier yang dapat kamu ambil.

    Beberapa pilihan karier di industri video game, antara lain:

    • visual artist
    • game designer
    • game animator
    • game tester
    • system designer
    • gameplay engineer
    • character artist
    • audio engineer

    Jenjang karier yang akan kamu tempuh juga biasanya beda-beda tergantung perusahaan.

    Namun, kata Prospects, perkembangan karier di bidang game development ini cenderung cepat. Kalau kamu masuk di level junior, dalam 5-7 tahun kamu sudah bisa mendapatkan posisi lead. 

    Pada 10 tahun pertama, kamu sudah mulai dapat menempati posisi senior, seperti direktur teknikal, produser, atau manajer.

    Gaji Seorang Game Developer

    Gaji seorang pengembang video game bisa beda-beda tergantung banyak hal, seperti level pekerjaan, posisi, pengalaman yang dimiliki, industri yang ditempati, dan area kerja.

    Biasanya, rata-rata seorang game developer memiliki gaji sekitar Rp6.000.000-8.400.000 per bulan.

    Baca Juga: Serba-serbi Startup Game Indonesia, Bawa Game Lokal ke Kancah Internasional

    Nah, itu tadi serba-serbi game developer yang penting untuk kamu ketahui. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mencoba berkarier di bidang ini.

    Jika iya, kamu bisa mengunjungi halaman Glints. Di sana, ada berbagai lowongan kerja game developer yang bisa jadi langkah awal kamu jadi seorang pengembang permainan hebat!

    Yuk, apply sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.7 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait