Platform Digital: Apa Itu, Contoh, Ciri, Pekerjaan, dan Prospeknya

Tayang 22 Mei 2025 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Tim Glints TapLoker

Platform digital adalah hal yang semakin tak lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Artikel ini akan membahas apa itu platform, contoh, ciri, dan prospek kerja yang terkait dengan hal tersebut. Jadi, seperti apa platform dan prospeknya? Ini dia jawabannya.

Apa Itu Platform Digital?

Platform digital adalah sebuah sistem atau teknologi yang menghubungkan operasional bisnis dengan sistem teknologi informasi (IT).

Dalam konteks masa kini, platform digital sering kali digunakan bisnis atau perusahaan untuk membuat pelanggan mereka merasa terlibat atau berinteraksi dengan produk mereka.

Platform kemudian dapat diartikan sebagai sebuah ekosistem atau lingkungan yang memungkinkan hubungan antara banyak pengguna, misalnya untuk menjalankan transaksi, layanan, atau pembagian konten.

Menurut Goji Labs, platform menjadi dasar agar sebuah aplikasi bisa berfungsi dan umumnya menjadi tulang punggung bagi sebuah bisnis.

Perbedaan platform dan aplikasi

Sekilas, platform dan aplikasi terdengar seperti sama. Padahal, ada perbedaan antara keduanya.

Aplikasi adalah software yang dirancang untuk menjalankan sebuah fungsi dalam sebuah perangkat. Aplikasi dapat berjalan di website, perangkat mobile atau desktop dan berjalan dalam sebuah platform.

Di sinilah mulai terlihat bedanya antara platform dan aplikasi. Platform adalah fondasi atau dasar di mana sebuah aplikasi dapat berjalan. Lebih lanjut, inilah perbedaan antara apa itu platform dan aplikasi:

  • Fungsi
    • Platform: Sebagai dasar yang mendukung berbagai aplikasi dan interaksi pengguna.
    • Aplikasi: Memberikan layanan atau fungsi tertentu kepada pengguna.
  • Interaksi pengguna
    • Platform: Menghubungkan banyak pihak (misalnya, pembeli dan penjual di aplikasi e-commerce).
    • Aplikasi: Biasanya melayani satu pengguna atau kelompok pengguna tertentu.
  • Skalabilitas (kemampuan untuk dikembangkan)
    • Platform: Lebih mudah dikembangkan karena mendukung berbagai aplikasi, layanan, dan integrasi.
    • Aplikasi: Terbatas cakupannya, perlu usaha tambahan untuk dikembangkan.
  • Model pendapatan
    • Platform: Menghasilkan pendapatan dari langganan, transaksi, komisi, atau iklan.
    • Aplikasi: Biasanya menghasilkan dari pembelian langsung, langganan, atau iklan.

Perbedaan platform, produk, dan layanan

Jika ditelusuri lebih jauh, mungkin kamu juga akan bertanya soal apa itu perbedaan platform, produk, dan layanan. Secara singkat, menurut Peter Smulovics sebagaimana ditulis dalam LinkedIn inilah perbedaan antara ketiganya:

  • Produk
    Barang berwujud atau tak berwujud yang dijual untuk konsumsi, biasanya dengan fitur spesifik dan transaksi satu kali.
    Contoh: smartphone, software.
  • Layanan
    Suatu bantuan atau tindakan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Ia biasanya diberikan secara bertahap dan melibatkan interaksi antara penyedia dan pelanggan.
    Contoh: konsultasi, transportasi.
  • Platform
    Infrastruktur digital untuk interaksi dan transaksi antara banyak pihak.
    Contoh: Amazon, Facebook.
Baca Juga :  5 Jenjang Jabatan di Perusahaan dan Contoh Profesinya

Contoh Platform Digital

Agar semakin paham apa itu platform digital, kamu bisa melihat berbagai contoh yang mungkin sudah kamu pakai sehari-hari. Ini dia beberapa contoh platform digital berdasarkan kategorinya:

  1. Marketplace: Tokopedia, Shopee
  2. Media sosial: Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, LinkedIn
  3. Layanan pemerintahan: Mobile JKN, JMO, M-Paspor
  4. Transportasi: Gojek, Grab
  5. Pembayaran digital: OVO, DANA, GoPay
  6. Perbankan: myBCA, Livin’, Wondr
  7. Streaming media: YouTube, Netflix, Spotify
  8. Pendidikan: Ruanggurh
  9. Kesehatan: Halodoc, Alodokter

Ciri-Ciri Platform

1. Menjadi tempat untuk interaksi

Sebuah platform berfungsi sebagai tempat atau infrastruktur yang memungkinkan interaksi antara pengguna, seperti antara konsumen dengan penjual, atau penyedia layanan dengan pelanggan.

Contohnya adalah platform e-commerce yang menghubungkan pembeli dan penjual seperti di Tokopedia.

2. Multifungsi dan punya layanan yang terhubung

Platform sering mengintegrasikan berbagai layanan lain untuk memberikan kemudahan kepada penggunanya. Contohnya, Shopee menghubungkan berbagai layanan seperti dengan ShopeePay dan ShopeeFood di dalam satu aplikasi.

3. Skalabilitas

Platform dirancang untuk dapat berkembang dan menangani jumlah pengguna, sebanyak apa pun itu pertambahannya, tanpa mengurangi kinerjanya.

Sebagai contoh, GoPay dapat menampung jutaan transaksi dari berbagai pengguna di Indonesia dan terus berkembang dengan fitur baru seperti pembelian pulsa, tagihan, dan pembayaran lainnya.

4. Terjadi transaksi, interaksi, atau pertukaran

Platform memungkinkan berbagai pihak untuk berinteraksi baik itu dalam bentuk transaksi, kolaborasi, atau pertukaran informasi. Misalnya, di Grab, pengemudi dan penumpang bertukar atau berinteraksi dalam bentuk layanan transportasi.

5. Pemanfaatan data

Platform sering kali menggunakan data untuk memperbaiki layanan atau meningkatkan pengalaman pengguna. Misalnya, YouTube menggunakan data pengguna untuk memberikan video yang sesuai dengan minat pengguna.

Peran Platform Digital

Berdasarkan contoh di atas, kamu mungkin sudah merasakan bagaimana manfaat platform bagi kehidupan. Di luar itu, apa itu manfaat platform digital secara lebih luas?

Baca Juga :  Admin Finance: Apa Itu, Tugas, Skill yang Dibutuhkan, dan Gaji

Berikut adalah beberapa peran platform digital untuk industri dan ekonomi dunia:

1. Mempercepat digitalisasi bisnis

Platform digital membantu transformasi atau perubahan bagi banyak bisnis. Perusahaan dan UMKM yang dulu masih menggunakan cara-cara tradisional, kini mulai lebih digital.

Berbagai hal mulai dari transaksi dan pembayaran dapat dilakukan secara digital.

Hal ini membantu bisnis menjadi lebih efisien, hemat biaya, dan mampu bersaing secara lebih luas.

2. Mendorong inovasi dan kolaborasi

Platform sering menjadi tempat untuk kolaborasi antara berbagai pihak, seperti pengembang, perusahaan, dan konsumen.

Selain itu, platform juga mendorong inovasi teknologi dengan menyediakan ekosistem yang memungkinkan berbagai aplikasi atau layanan tambahan untuk dikembangkan.

3. Membuka peluang ekonomi baru

Platform digital menciptakan model bisnis baru dan lapangan kerja baru yang sebelumnya tidak ada. Contoh yang paling terlihat adalah munculnya pekerjaan seperti driver ojek online atau influencer media sosial, atau pekerja freelance di platform digital.

4. Meningkatkan akses pasar

Lewat platform digital, bisnis dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia, sejauh apa pun itu. Sebelumnya, UMKM mungkin hanya dapat menjangkau pelanggan lokal. Dengan platform digital, mereka kini bisa memperluas jangkauan hingga ke pasar internasional.

5. Mendukung industri kreatif

Platform digital menjadi media promosi yang efektif untuk industri kreatif. Banyak kreator dapat memanfaatkan platform untuk menjual karya mereka secara global.

Mereka misalnya bisa memanfaatkan media sosial atau e-commerce untuk mempromosikan produk kreatif, seperti kerajinan tangan dan pakaian lokal.

Pekerjaan Terkait Platform Digital

Seperti disebutkan di atas, apa pun itu bentuknya, platform digital bisa memunculkan banyak prospek kerja baru. Berikut adalah beberapa pekerjaan yang biasanya ditemukan di perusahaan platform digital:

  • software developer: frontend developer, backend developer, full stack developer, web developer, dll.
  • UI/UX designer
  • data analyst dan scientist
  • businesss intelligence dan business analyst
  • product manager
  • engineer, misalnya QA engineer, cloud engineer, dll.
  • database administrator
  • marketing: misalnya digital marketing specialist, social media specialist, content creator, dll.
  • BD dan sales: business development, account executive, sales development representative, dll.

Kalau mau dapat pekerjaan seperti titel-titel di atas, kamu bisa melamar lewat aplikasi Glints TapLoker.

Baca Juga :  Mau Memperdalam Ilmu Manajemen Produk? Ikuti 4 Langkah Penting Ini

Dengan menginstal aplikasi Glints TapLoker, kamu bisa dapat rekomendasi pekerjaan sesuai yang kamu inginkan.

Yuk, download aplikasi Glints TapLoker sekarang!

Selain mereka yang bekerja secara langsung sebagai karyawan perusahaan, platform digital juga memunculkan banyak pekerjaan baru seperti:

  • pengemudi ojek dan taksi online
  • penjual di e-commerce
  • guru di bimbel online
  • kurir
  • infuencer di media sosial

Skill yang Dicari di Perusahaan Platform Digital

Jika ingin bekerja sebagai karyawan di perusahaan berbasis platform, kamu harus menguasai beberapa kemampuan. Skill yang dicari di perusahaan platform digital itu di antaranya adalah:

Skill teknis

  • Pemrograman: Bahasa seperti Python, Java, JavaScript, Ruby, atau Kotlin. Lalu, framework seperti React, Angular, atau Vue untuk frontend. Biasanya dibutuhkan oleh developer.
  • Analisis data: Misalnya, menggunakan Excel, SQL, Tableau, dll. Biasanya dibutuhkan oleh data analyst atau business intelligence specialist.
  • Manajemen produk (product management): biasanya dibutuhkan oleh product manager.
  • Tergantung pekerjaannya, kemampuan di bidang digital marketing seperti SEO dan SEM, content marketing, social media marketing, CRM (customer relationship management).
  • UI/UX design atau desain lainnya sesuai pekerjaan.
  • Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.

Transferrable skills

  • komunikasi yang baik
  • pemecahan masalah (problem solving)
  • manajemen waktu
  • kerja sama tim
  • kemampuan adaptasi
  • melek teknologi
  • berpikir analitis
  • kreativitas
  • dll.

Masa Depan Platform Digital

Platform digital akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan manusia yang terus berubah, seiring dengan perubahan zaman dan teknologi. Platform digital akan terus menjadi kekuatan pendorong dalam transformasi ekonomi global.

Menurut laporan 2025 Digital Media Trends dari Deloitte, masa depan platform digital akan sangat dipengaruhi oleh perubahan perilaku konsumen, terutama di kalangan Generasi Z dan milenial.

Beberapa hal yang bisa terjadi di masa depan terkait dengan berkembangnya platform digital itu di antaranya adalah:

  • pertumbuhan industri konten media digital
  • munculnya inovasi bisnis baru
  • pengambilan keputusan perusahaan akan berbasis data
  • makin terintegrasinya berbagai teknologi yang kian canggih
  • kemungkinan peluang karier yang lebih luas

Itulah hal-hal yang harus kamu ketahui seputar apa itu platform digital hingga prospeknya. Seiring dengan kemajuan teknologi, platform digital ini masih sangat mungkin mengalami perkembangan.

Hal ini mungkin termasuk pekerjaannya. Kalau berminat bekerja di industri ini, siapkan skill-mu dari sekarang, ya!

Referensi:


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon