Mengenal Lebih Dalam Profesi Software Developer

Diperbarui 23 Okt 2023 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Apakah kamu memiliki minat yang mendalam di dunia teknologi? Ingin menciptakan sebuah karya yang mumpuni serta dibanggakan?

    Mungkin lowongan pekerjaan sebagai software developer bisa jadi salah satu alternatif pilihan profesi di bidang teknologi. Nah, sebenarnya apa saja sih yang dilakukan oleh seorang software developer?

    Apa Itu Software Developer?

    software developer

    © istockphoto.com

    Software developer merupakan seseorang yang bertugas untuk membangun serta menciptakan suatu produk. Mereka melakukannya sesuai dengan prinsip-prinsip desain dan implementasi rekayasa perangkat lunak.

    Hal ini termasuk kinerja, maintainability, skalabilitas, ketahanan, serta keamanan.

    Tak hanya itu, mereka juga mendiagnosis masalah-masalah program dan memastikan kualitas program yang mereka buat telah memenuhi syarat.

    Mereka juga mencobanya terlebih dahulu sebelum launching ke publik demi mengetahui apakah produk sudah efisien dan fungsional.

    Seorang software developer juga terlibat di dalam semua proses yang berhubungan dengan pembuatan dan rancangan sistem yang baru.

    Mereka akan membuat rencana, mendirikan parameter, membuat design, coding, encrypting, serta testing.

    Tentunya proses ini tidak dikerjakan sendiri melainkan bersama tim lainnya yang melibatkan pula software engineer.

    Software developer seringkali menggunakan bahasa pemrograman yang beragam. Pekerjaan mereka pun memang sangat kompleks dan membutuhkan kemampuan lebih dalam dunia komputer, science, bahkan matematika.

    Pekerjaan seorang developer akan terus berevolusi seiring berkembangan teknologi yang juga berubah-ubah dengan cepat. Sehingga, seorang developer pun harus sering belajar untuk kemajuan dirinya sendiri.

    Baca Juga: 5 Kualitas yang Harus Kamu Miliki untuk Menjadi Game Developer

    Apa yang Dilakukan Seorang Software Developer?

    software developer

    © Pexels

    Selain bertanggung jawab dalam menciptakan sebuah produk, tugas apa saja yang harus dikerjakan software developer?

    • memodifikasi software untuk memperbaiki kerusakan, mengadaptasi hardware baru, dan untuk mengembangkan kinerjanya
    • mengembangkan dan mengarahkan pengujian sistem software dan prosedur validasi, pemrograman, dan dokumentasi
    • berkolaborasi dengan system analyst, programmer, dan pekerja lainnya untuk mendesain sistem dan aplikasi
    • menganalisis kebutuhan pengguna dan kebutuhan software untuk menentukan kelayakan desain
    • merancang, mengembangkan, dan memodifikasi sistem software dengan menggunakan analisis ilmiah dan model matematika
    • maintenance sistem yang sudah ada dengan melakukan pengawasan serta memperbaiki kesalahan
    • bertemu klien dan project manager untuk merancang dan menciptakan sistem baru
    • merancang, menulis, membaca, testing, dan memperbaiki kode untuk software baru
    • mendokumentasikan update terbaru setiap software

    Apa Bedanya Software Developer dengan Software Engineer?

    software developer

    © Pexels

    Banyak di antara kalian yang mungkin masih bingung antara software developer dan software engineer. Walaupun nama keduanya mirip, sebenarnya ada sedikit perbedaan dari kedua profesi ini, lho! Apa saja itu?

    Untuk memudahkan perbedaan antara software developer dan software engineer, mari lihat terlebih dahulu tugas dan tanggung jawab seorang software engineer.

    • bekerja dengan pengguna untuk mengetahui kebutuhan mereka mengenai software
    • merancang, membangun, dan juga mengetes sebuah sistem atau aplikasi berdasarkan spesifikasi yang diminta oleh pengguna
    • bekerja sama dengan developer untuk menciptakan kode yang sesuai untuk sistem atau aplikasi dengan menggambarkan model atau diagram
    • mendokumentasikan semua sistem atau aplikasi secara detil sebagai bentuk pertanggungjawaban saat melakukan maintenance.
    • memelihara aplikasi atau software secara berkala serta memperbaiki kesalahan yang terjadi
    • merekomendasikan software update untuk aplikasi atau sistem yang sudah ada
    • berkolaborasi dengan developer dan engineer lainnya untuk menciptakan software
    Baca Juga: Ingin Mulai Belajar Coding? Berikut Tipsnya

    Dengan tugas-tugas yang dilakukan oleh para engineer dan developer, dapat dikatakan bahwa tanggung jawab kedua profesi ini mirip. Mereka sama-sama terlibat dalam pembuatan suatu proyek atau software.

    Salah satu hal yang membedakan adalah software developer tidak bertanggung jawab penuh atas proyek yang dikerjakan. Hal ini dikarenakan developer hanya meneruskan pekerjaan dari engineer.

    Sehingga bisa dikatakan bahwa engineer merupakan pintu dari sebuah proyek yang berjalan. Sementara itu, developer yang akan meneruskan rancangan engineer sampai selesai.

    Namun, bukan berarti engineer lepas tangan begitu saja, developer dan engineer akan terus bekerja sama untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Kolaborasi dua profesi ini bisa diibaratkan seperti sepatu, alias tidak bisa jalan jika hanya satu.

    Skill dan Kualifikasi Seorang Software Developer

    © Pexels

    Selain harus mahir dalam bidang komputer dan bahasa pemrograman, apa lagi yang dibutuhkan untuk bisa menjadi seorang software developer?

    1. Kemampuan menyelesaikan masalah

    Dilansir dari Rasmussen College, menjadi seorang software developer pasti banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Kode-kode untuk pemorgraman pun bisa saja gagal atau salah di tengah jalan.

    Maka dari itu, kemampuan problem-solving sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang developer. Seorang developer harus memiliki banyak jalan keluar atau solusi dari masalah yang sedang dihadapi.

    2. Kerja sama

    Menjadi seorang developer pastinya akan banyak proyek yang harus dikerjakan bersama dengan tim. Maka dari itu, kamu harus banyak belajar untuk lebih kooperatif.

    Tim ini bukan hanya dari internal saja, lho, kamu bisa juga bekerja sama dengan tim eksternal seperti klien.

    Maka dari itu, tinggalkanlah sifat-sifat egois dan latihlah untuk berempati serta mendengarkan. Jangan takut untuk menerima input agar kerjasama tim semakin solid.

    3. Kerja tidak setengah-setengah

    Menjadi developer dituntut untuk tidak bekerja setengah-setengah. Selesaikanlah apa yang sudah kamu buat sejak awal dan jangan mudah menyerah.

    Skenario terburuk dalam sebuah proyek adalah software yang mandek di tengah jalan.

    Nah, jangan sampai karena kegagalan ini membuat kamu jadi tidak melanjutkan proyek karena semangat yang hilang. Sekali kamu mengerjakan satu proyek, harus kamu selesaikan dengan baik.

    4. Detail-oriented

    Mengerjakan, merancang, dan juga coding suatu proyek memang tidak mudah. Barisan kode angka, huruf, dan bahasa pemrograman yang kompleks bisa membuat otak menjadi lelah.

    Butuh ketelitian tingkat tinggi jika ingin menjadi seorang developer. Kenapa? Karena sedikit kesalahan atau salah huruf saja dapat membuat software menjadi kacau.

    Baca Juga: Kuliah Jurusan IT? Cek 7 Prospek Kerja Jurusan IT

    Jenjang Karier Software Developer

    Apakah jenjang karier seorang software developer bisa dikatakan menjanjikan? Bagaimana sih progressnya?

    © Medium

    Dapat dilihat di dalam bagan jika seorang software developer dapat maju menjadi senior software developer.

    Nah, di titik ini kamu bisa memilih mau menjadi yang mana. Apakah ingin mengambil computer architect atau engineering manager.

    Namun, bagan di atas hanyalah sebuah gambaran saja dan bukan ‘pakem’ untuk diterapkan di perusahaan yang ada di Indonesia.

    Bisa saja setelah menjadi senior software developer kamu bisa langsung menjadi engineering manager. Bahkan bisa juga naik lagi menjadi software architect atau director. Untuk menjadi project manager pun juga bisa.

    Hal ini tergantung setiap perusahaan apakah mereka memiliki posisi secara runut atau malah memiliki nama lain. Namun, hal yang pasti jenjang karier seorang software developer di zaman globalisasi ini sangat menjanjikan.

    Teknologi sangat dibutuhkan manusia dan juga perusahaan tech sangat membutuhkan keahlian-keahlian baru untuk menciptakan inovasi produk.

    Selain menjanjikan dan lowongan yang banyak, pekerjaan yang berhubungan dengan IT, teknologi, dan software memiliki gaji yang cukup besar dan bisa dipertimbangkan.

    Nah, pekerjaan software developer ini mungkin bisa jadi salah satu alternatif untuk kamu yang baru ingin mulai bekerja di perusahaan tech. Atau bisa juga untuk kamu yang mau banting setir menggantikan pekerjaan lamamu.

    Apakah perusahaan di Indonesia banyak membutuhkan software developer? Tentu iya! Cek berbagai lowongan software developer di Glints yuk!

    Klik tombol di bawah ini untuk cari lowongannya, ya!

    CARI LOWONGAN

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.7 / 5. Jumlah vote: 9

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait