Game Designer: Apa Itu, Tanggung Jawab, Skill dan Kualifikasinya

Diperbarui 01 Feb 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Sejak kita kecil kita memang tidak pernah dipisahkan dengan yang namanya video game. Di balik berbagai permainan itu, ada sosok game designer yang membuatnya tersaji dengan apik.

    Bagi sebagian orang, profesi itu mungkin adalah impian, terutama jika gemar bermain game. Lalu, apa saja yang dikerjakan oleh video game designer?

    Apa Itu Game Designer?

    game designer

    © Unsplash

    Sesuai dengan namanya, seorang game designer merupakan seseorang yang bertugas untuk merancang sebuah konsep dari video games atau permainan baik di smartphone, konsol, website atau komputer.

    Seorang desainer game secara kasar akan menuliskan konsep atau draf dari video game yang ingin diciptakan mulai dari plot sampai tingkat kesulitannya.

    Seorang game designer lebih fokus terhadap desain dari game itu sendiri dan akan bekerjasama dengan tim lainnya untuk mengeksekusi game serta melakukan pengujian kepada user.

    Baca Juga: 5 Kualitas yang Harus Kamu Miliki untuk Menjadi Game Developer

    Perbedaan Game Designer dan Game Programmer

    front end

    © Pexels

    Dalam proses pembuatan video gam,e banyak sekali tim atau departemen yang terlibat. Salah satunya adalah game programmer. Game programmer dan game designer kadang-kadang dianggap merupakan pekerjaan yang sama.

    Namun kenyataannya 2 profesi ini memiliki tugas serta tanggung jawab yang berbeda. Apa yang membedakan antara programmer dan designer?

    1. Game programmer

    Seorang game programmer ikut terlibat dalam mengambil spesifikasi desain yang sudah dibuat oleh designer, memasukkan art dan design.

    Secara khusus, mereka membuat coding yang sedemikian rupa agar bisa menjadi sebuah game untuk dimainkan.

    Untuk menjadi seorang game programmer dibutuhkan skill matematika, logika, coding, skill komputer, dan API.  Ada beberapa hal yang harus diprogram dalam video game, seperti:

    • memetakan lapisan-lapisan dalam lingkungan video game
    • mengimplementasikan artificial intelligence (AI) untuk karakter non-player
    • menghubungkan sesama pemain agar bisa bermain bersama dalam layar

    2. Game designer

    Seorang designer lebih fokus dan mengutamakan segi kreativitas dalam sebuah video game. Designer sudah bisa memperkirakan ekspektasi yang diharapkan oleh user dalam sebuah video game.

    Dari situlah konsep dan rancangan akan dibuat oleh para designer. Selain itu, ada beberapa hal lain yang dilakukan oleh designer, yaitu:

    • menciptakan struktur video game, bagaimana cara mainnya dan peraturannya
    • berkolaborasi dengan tim lain untuk membawa game berhasil ke pasaran
    • menciptakan layout, konsep, dan gameplay
    • menciptakan dan mengelola dokumentasi produk
    • desainer yang masih berada di entry-level, fokus ke hal-hal yang lebih sederhana seperti level design atau penempatan objek dalam game.

    Tugas dan Tanggung Jawab Game Designer

    game designer

    © Pexels

    Menurut Career Explorer, bertugas untuk menjadikan konsep gameplay dan layout dari sebuah game menjadi kenyataan. Hal ini sering kali dilakukan melalui eksperimen dan juga pengembangan dari game yang sudah ada.

    Bagian dari konsep yang dapat menjadi tanggung jawab game designer, di antaranya:

    • plot dan storyline
    • karakter
    • peta, skenario, dan tingkat kesulitan
    • cara untuk memenangkan atau kalah dalam permainan
    • penciptaan user interface
    Baca Juga: Kamu Fresh Graduate dan Ingin Kerja Sebagai Software Engineer di Startup Unicorn?

    Skill dan Kualifikasi Game Designer

    copywriter

    © Pixabay

    Ingin sekali menjajal untuk menjadi seorang game designer? Dilansir dari Computer Science, ada hal-hal penting harus dimiliki oleh seorang designer. Di antaranya adalah:

    1. Kreativitas

    Kreativitas sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang designer. Mereka harus memiliki banyak ide untuk mengkonsepkan game yang akan dibuat.

    Tak hanya itu, designer juga harus mengetahui nilai-nilai estetika yang menarik dan juga fungsional. Tidak semua perusahaan mengharuskan video game designer memiliki pengalaman dalam desain grafis.

    Meski demikian, jika kamu memilikinya bisa menjadi nilai plus.

    2. Skill teknologi

    Berurusan dengan game tentunya berurusan juga dengan teknologi. Designer akan menggunakan software editing dan juga software desain untuk membuat konsep dari ide-ide cemerlangnya.

    Mereka juga harus membuat prototipe yang diharuskan dengan segala jenis software agar dapat dilakukan percobaan ke pasar.

    3. Problem-solving

    Proses demi proses akan dilakukan dalam pembuatan sebuah video game. Selain itu, banyak juga hal-hal yang tak terduga terjadi saat proses pembuatan bahkan saat proses pengujian ke publik.

    Maka dari itu kamu harus memiliki skill problem solving yang baik agar kamu memiliki banyak rencana untuk mengatasi hal-hal yang tidak bisa diprediksi.

    4. Manajemen waktu

    Pembuatan sebuah video game biasanya akan diberikan deadline untuk tahap percobaan sampai peluncuran. Proses desain dalam video game pun sangat terbatas sehingga seorang designer harus pandai dalam mengatur waktu.

    5. Teliti

    Seorang desainer dituntut untuk teliti dan selalu memperhatikan deatil dalam setiap desainnya. Dalam merancang sebuah game, designer tak hanya merancang lapisan luarnya saja.

    Apalagi, untuk zaman sekarang, animasi dituntut untuk terlihat hidup demi menambah pengalaman dalam bermain video game.

    Tidak hanya itu saja, cerita, plot, sampai juga tingkat kesulitan harus benar-benar dipahami agar tidak terjadinya plot-hole atau bug

    Designer harus sangat hati-hati dalam membuat desain dan memeriksa kembali sebelum diberikan ke tim lain. Jangan sampai salah sedikit akan membuat seluruh tim jadi mengulang proses mulai dari awal.

    Baca Juga: Tips untuk Kamu yang Tertarik Belajar Desain Grafis

    Jenjang Karier Game Designer

    animator

    © Unsplash

    Bagaimana jenjang karier seorang game designer? Awal mulanya kamu akan mengawali dengan menjadi junior designer dan dilanjutkan menjadi designer.

    Jika performamu bagus kemugkinan akan naik menjadi senior designer atau lead designer. Apakah cukup sampai di situ?

    Tentu tidak! Setelah menjadi lead designer kamu bisa naik lagi menjadi seorang design director. Namun, setiap perusahaan pasti memiliki tingkatan yang berbeda-beda dalam segi posisi.

    Dengan segala tugas dan tanggung jawab serta kualifikasi di atas, apakah kamu masih bermimpi untuk menjadi seorang video game designer? Atau ada posisi lain yang kamu impikan?

    Yuk, wujudkan mimpimu lewat Glints. Jangan lupa sign up dan temukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan impianmu.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 2

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait