Kurangi Risiko Bisnis dengan Membuat Sales Plan yang Mumpuni

Diperbarui 06 Jan 2021 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Maulana Adieb

Apakah kamu belum mempunyai rencana penjualan atau sales plan? Jika belum, sebaiknya hal tersebut harus dibuat dari sekarang. Terlebih, jika kamu adalah pengusaha ataupun sales manager.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sejatinya, sales plan tidak kalah penting dengan business plan. Pasalnya, rencana tersebut akan menuntunmu untuk menentukan target penjualan dalam bisnis.

Seperti yang kita tahu, dunia bisnis selalu tidak pasti. Oleh karenanya, ketidakpastian tersebut dapat diantisipasi dengan adanya rencana penjualan.

Lalu, apa sih pengertiannya? Seberapa penting perannya dalam bisnis? Jangan khawatir, dalam artikel ini Glints telah merangkumnya untukmu.

Apa Itu Sales Plan?

rencana penjualan

© Freepik.com

Dilansir dari Hubspot, sales plan adalah sebuah rencana yang menjelaskan tujuan bisnis, strategi penjualan, target pasar, serta potensi risiko bisnis yang terjadi ke depannya.

Secara garis besar, sales plan memiliki peran penting bagi tim sales untuk tetap produktif dalam bekerja sehari-hari.

Pasalnya, mereka telah menentukan tujuan penjualannya dalam periode waktu tertentu.

Rencana ini juga nantinya dapat menjadi acuan bagi perusahaan untuk melihat perkembangan tim serta menyelaraskannya dengan rencana perusahaan.

Tidak kalah penting, sales plan akan membantu individu atau tim untuk menentukan prioritas bisnis serta menjadi bahan evaluasi mingguan atau bahkan bulanan.

Oleh karena itu, jangan sampai tim sales dalam perusahaan berjalan tanpa adanya rencana penjualan.

Sebab, hal tersebut akan berakibat fatal bagi keberlangsungan bisnis perusahaan.

Manfaat Sales Plan

rencana penjualan

© Unsplash.com

1. Mengidentifikasi strategi penjualan

Dilansir dari Management Study HQ, melalui sales plan kamu dapat menentukan target penjualan untuk bisnis dalam periode waktu tertentu.

Nah, dari situ kamu dapat menentukan strategi penjualan yang sesuai dengan target pasar untuk mencapai target penjualan.

Baca Juga: Sales Promotion: Definisi, Tujuan, dan Contohnya

2. Mengurangi risiko bisnis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dunia bisnis selalu tidak pasti dan akan ada banyak risiko di dalamnya.

Baca Juga :  8 Plugin WordPress Terbaik untuk Dukung Strategi SEO Situsmu

Kata Leah Adams lewat Business News Daily, sales plan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi risiko bisnis.

Sebab, mereka telah memiliki rencana yang dijadikan sebagai pegangan untuk menyelesaikan segala risiko yang akan terjadi.

3. Mengukur hasil tim

Manfaat lainnya dari rencana penjualan adalah dapat mengukur hasil tim. Dalam periode waktu tertentu, misalnya dalam satu bulan, kita tahu apakah tim sales dapat mencapai target atau tidak.

Jika tidak, hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi ke depannya. Namun, apabila sudah mencapai target, hal tersebut dapat menjadi motivasi tim untuk lebih baik lagi.

Apa Saja yang Dimasukkan dalam Sales Plan?

sales plan

© Salesforce.com

Kamu tentu sudah paham betapa pentingnya peran sales plan dalam perusahaan setelah menyimak penjelasan di atas.

Sekarang, kira-kira bagaimana cara membuatnya? Apa saja komponen yang harus dimasukkan dalam rencana penjualan?

1. Tim

Uraikan siapa saja yang berada di tim sales dan apa saja peran mereka. Hal ini akan membantumu dalam menjalankan strategi penjualan yang telah ditetapkan.

Selain itu, menurut Hubspot, jika kamu berencana untuk menambah karyawan, sebaiknya sertakan berapa jumlahnya, posisi mereka, dan kira-kira kapan akan masuk ke dalam tim.

2. Target pasar

Target pasar menjadi komponen yang penting untuk dimasukkan ke dalam sales plan.

Ketahui data demografis dari pelangganmu. Kira-kira mereka di kisaran umur berapa? Apa minat mereka dan masalah yang dihadapi saat ini?

Memasukkan target pasar juga akan membantumu dalam mencapai target penjualan.

Baca Juga: 8 Hal yang Dilakukan Tim Sales yang Sukses

3. Tools dan sumber daya

Jelaskan apa saja tools atau perangkat yang harus digunakan untuk menunjang pekerjaan tim sales dalam mencapai target penjualan.

Baca Juga :  Perlu Kompres Video? Ini 3 Cara Mudahnya yang Bisa Kamu Ikuti

Selain itu, uraikan juga mengenai sumber dayanya, apakah tim membutuhkan training agar lebih produktif ke depannya.

Hal ini akan membantumu dalam mengelola sumber daya dengan baik.

4. Strategi marketing

Selanjutnya, kamu harus memasukkan strategi marketing yang akan kamu lakukan ke dalam sales plan. Tentukan apakah akan memasang promo atau bahkan berencana untuk memainkan harga.

Selain itu, kamu juga harus menentukan media iklan yang dipilih, apakah akan beriklan di televisi, media offline ataupun online.

Strategi marketing penting untuk diteliti dengan baik agar tidak salah langkah ke depannya.

5. Positioning

Hal yang tidak kalah penting adalah menjelaskan positioning produk saat ini dengan mengidentifikasi siapa saja kompetitor yang berpotensi bersaing denganmu.

Apakah produk mereka lebih baik dibandingkan dengan produkmu? Apakah malah sebaliknya?

Nah, dari sini, kamu dapat mengambil inisiatif dari kompetitor untuk mengembangkan produkmu ke depannya.

Selain itu, kamu juga harus paham terhadap tren pasar agar tidak ketinggalan oleh kompetitor.

6. Budget

Jangan lupa untuk menjelaskan budget atau anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai target penjualan.

Budgeting ini akan membantumu untuk melacak transaksi keuangan selama periode tertentu. Nantinya, laporan keuangan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi ke depannya.

Budget atau anggaran yang ditulis tergantung dengan pengeluaran dari masing-masing perusahaan sesuai kebutuhan.

Ada yang harus mengeluarkan untuk sales training, uang makan, hadiah lomba atau kontes, dan juga biaya perjalanan.

Baca Juga: Pelajari 5 Strategi yang Dapat Membantu Peningkatan Sales Growth

Demikian penjelasan mengenai sales plan beserta apa saja yang harus dimasukkan di dalamnya.

Rencana penjualan harus disusun dengan rapi oleh tim sales. Usahakan untuk menyusunnya sejak awal supaya bisa menghindari risiko yang akan terjadi dalam bisnis.

Baca Juga :  9 Prinsip UX Research, Penting untuk Diingat UX Researcher

Selain informasi mengenai sales plan, kamu masih bisa mendapatkan informasi seru lainnya seputar dunia bisnis, marketing, hingga dunia kerja dari Glints.

Kamu tinggal berlangganan newsletter blog Glints secara gratis untuk mendapatkan informasi-informasi tersebut.

Mudah, bukan? Jadi, tak usah berlama-lama lagi, yuk, segera sign up dan dapatkan informasi seru lainnya!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon