Pentingnya Rasa Ingin Tahu dalam Bekerja dan 10 Cara Meningkatkannya

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 11 mnt
Ditulis oleh : Alifia Seftin Oktriwina

Kamu tentu sering merasa kepo terhadap sesuatu. Keingintahuan ini bisa berupa isu yang sedang trending di Twitter atau sekedar kabar temanmu. Walaupun terdengar sepele, ternyata rasa ingin tahu juga dihargai di dunia kerja, lho.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Keingintahuan akan menuntunmu untuk mencari lebih banyak informasi baru mengenai sesuatu.

Secara tidak langsung, ini akan membuatmu lebih produktif sekaligus inovatif. Seberapa besar pengaruhnya? Yuk simak penjelasan dari Glints!

Baca Juga: Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu, Hard Skill atau Soft Skill?

Mengapa Rasa Ingin Tahu Penting?

keingintahuan

© Freepik.com

Di dunia kerja, keingintahuan merupakan salah satu sifat yang penting. Harvard Business Review menyebut bahwa rasa ingin tahu akan membuatmu lebih mudah beradaptasi dalam pekerjaanmu.

Sebab, lewat skill inilah kamu akan memiliki bekal dalam menjalani pekerjaan sehari-hari.

Bukan cuma karyawan, perusahaan juga bisa mendapatkan keuntungan dari keingintahuan yang dimiliki oleh karyawannya, misalnya dalam hal mendapatkan feedback.

Ini dia beberapa manfaat memiliki rasa ingin tahu yang tinggi alam dunia kerja:

1. Berkurangnya kesalahan dalam pengambilan keputusan

Ketika rasa ingin tahu terpancing, kamu akan terhindar dari bias dan stereotip yang dapat mempengaruhimu dalam keputusan.

Keingintahuanmu ini akan membantumu menghasilkan keputusan yang objektif. Kamu bahkan bisa memberikan berbagai alternatif solusi dari keputusanmu itu.

2. Menghindari konflik dalam tim

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, rasa ingin tahu membuatmu terhindar dari bias dan stereotip. Hal ini juga berlaku dalam diskusi dengan timmu.

Alih-alih terpaku pada masalah yang dihadapi, keingintahuan membuatmu dan tim berfokus untuk mencari solusi dari masalah tersebut. Diskusi dapat menjadi lebih terbuka karena kalian berpikir lebih objektif.

3. Meningkatkan komunikasi dengan rekan kerja

Rasa ingin tahu juga membuatmu lebih mudah berkomunikasi dengan rekan kerja. Ini karena kamu akan lebih terbuka dengan orang lain ketika tidak ada bias atau stereotip yang mempengaruhimu.

Rasa ingin tahumu juga akan meningkatkan kemampuan soft skill seperti mendengar aktif. Kamu juga akan lebih terbuka terhadap informasi baru yang diterima.

4. Meningkatkan kemampuan problem solving

Forbes menyebutkan rasa ingin tahu yang besar meningkatkan kemampuan memecah masalah dengan lebih baik.

Sebab, mereka umumnya cenderung akan berusaha melihat berbagai kemungkinan. Mereka akan melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang, kelebihan, dan kekurangan.

Meski ada cara yang umum dipakai, umumnya, mereka akan mencari penyebab mengapa cara yang sama tidak bisa digunakan pada kasus tertentu. Jadi, solusi yang diberikan umumnya lebih unik dan berbeda dari biasanya.

Baca Juga :  7 Obat Batuk Berdahak untuk Legakan Saluran Pernapasanmu

5. Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif

skill advertising

© Freepik.com

Studi yang dimuat dalam Harvard Business Review menyebutkan bahwa keingintahuan yang besar memang membuat seseorang memiliki kreativitas yang lebih tinggi.

Ini karena mereka berusaha untuk menemukan berbagai kemungkinan yang ada, bukan hanya menjalankan tugas yang diberikan.

Mereka akan terus mengajukan pertanyaan untuk menemukan cara baru, yang berbeda dan lebih efisien,

6. Meningkatkan motivasi

Orang yang punya rasa ingin tahu tinggi cenderung lebih bersemangat dan termotivasi dalam menjalani pekerjaannya. Sebab, ia akan terus mencari hal baru untuk dipelajari.

Ini tentu bisa berguna, baik itu untuk individu itu sebagai karyawan atau perusahaan. Soalnya, karyawan yang bersemangat dan termotivasi akan dengan senang hati berkontribusi pada kesuksesan perusahaan.

7. Meningkat performa kerja

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Karena kamu termotivasi saat bekerja, secara tidak langsung performa kerja juga akan meningkat.

Ini karena kamu akan berusaha memberikan yang terbaik. Selain itu, rasa ingin tahu yang kamu miliki juga akan membantu kamu dalam menemukan informasi-informasi yang orang lain tidak tahu.

Inilah yang membuat orang dengan rasa ingin tahu yang besar punya keunggulan dibandingkan mereka yang bersifat pasif.

8. Peluang munculnya inovasi lebih besar

Orang yang memiliki keingintahuan yang besar akan melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan cara terbaik menghadapi suatu masalah. Dari sinilah, akan lahir sebuah inovasi-inovasi yang mungkin tidak terpikiran sebelumnya.

9. Punya perspektif yang luas

Orang yang punya rasa ingin tahu tinggi akan terbuka dengan segala kemungkinan. Hal ini bisa mencegah mereka dari bias informasi yang mungkin muncul akan suatu isu.

Ia tidak akan mengabaikan informasi baru, hanya karena sebelumnya ia tahu cara itu berhasil. 

Orang yang rasa ingin tahunya rendah lebih berpeluang untuk menuruti bias informasi yang dimilikinya. Hal ini bisa membatasi pola pikir dan akhirnya tidak ada solusi yang muncul.

10. Meningkatkan rasa percaya diri

Keingintahuan yang tinggi akan membuat kamu memperkaya diri akan informasi. Informasi yang nantinya akan membantu kamu untuk memecahkan solusi.

Saat kamu merasa memiliki informasi dan data yang cukup, kamu pun akan lebih yakin saat mengusulkan suatu ide. Hal ini lama-kelamaan akan membantu membangun kepercayaan dirimu.

Bukan cuma merasa percaya diri, solusi unik yang kamu tawarkan dan disetujui juga akan semakin meningkatkan keberhargaan dirimu. 

Baca Juga: Berpikir Kritis: Arti, Manfaat, Cara Meningkatkan dan Contohnya

Cara Meningkatkan Rasa Ingin Tahu

© Freepik.com

Ada banyak cara untuk meningkatkan rasa ingin tahu. Glints merangkumnya menjadi 10 cara berikut.

Baca Juga :  Penting di Dunia Kerja, Ini 5 Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis

1. Perbanyaklah membaca dan ikuti apa yang menarik perhatianmu

Ini mungkin terdengar klise, tetapi membaca memang akan memancing rasa ingin tahumu.

Ketika menerima satu informasi, kamu akan merasa penasaran dan mencari lebih banyak informasi lainnya.

Kamu bisa mengikuti rasa penasaranmu ini. Menurut Psychology Today, akan ada banyak ide baru yang bisa kamu kembangkan dari rasa penasaran itu.

2. Cobalah berdiskusi dengan orang lain

Rasa penasaran juga dapat terpancing dari hasil diskusi dengan orang lain. Seperti halnya buku, diskusi akan memberikanmu berbagai informasi.

Diskusi akan membuatmu lebih terbuka terhadap berbagai pandangan baru. Ini akan membantumu menjadi lebih objektif ketika mengambil keputusan.

3. Aktif bertanya

Terkadang, aktif bertanya sering diartikan negatif. Padahal, bertanya dapat membantumu melihat sebuah masalah dari sudut pandang yang berbeda.

Pertanyaan, sekecil apapun itu, dapat membawamu pada sebuah diskusi.

Beranikan diri untuk bertanya, terutama ketika kamu memang tidak memahami informasi yang diterima.

4. Cobalah hal baru

Mencoba hal baru juga dapat memancing rasa penasaranmu. Kamu bisa melakukannya dengan mencoba rute lain ketika berangkat kerja, membaca buku yang genrenya berbeda, atau bahkan mencoba hobi baru.

Aktivitas baru ini akan membawamu pada sudut pandang baru. Ini akan membuatmu menjadi lebih toleran terhadap bias dan stereotip.

5. Milikilah mindset seperti seorang pemula

© Freepik.com

Seorang pemula memiliki sikap yang senang belajar. Milikilah mindset seperti ini jika kamu ingin memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Tanyakan pendapat, perspektif, dan pendekatan terhadap hal-hal tertentu kepada orang lain. Setiap orang mungkin melakukan sesuatu dengan cara yang sedikit berbeda denganmu.

Kamu dapat belajar menemukan solusi baru untuk masalah yang kamu hadapi dari sudut pandang mereka.

6. Berkunjung ke toko buku

Tahukah kamu, bahwa cara sesederhana berkunjung ke toko buku atau perpustakaan bisa meningkatkan rasa ingin tahumu?

Sebab, dengan berkunjung ke toko buku meski hanya untuk melihat-lihat atau menjelajahi rak buku di perpustakaan, kamu kemungkinan akan mendapatkan informasi baru. Entah itu dari judul, atau dari buku yang iseng kamu buka karena judulnya menarik perhatian.

7. Usahakan melihat sisi lain dari sebuah ide

Sering kali, saat kita melihat sesuatu yang umum kita akan beranggapan, “Ah, itu sudah biasa.” Nah, dalam rangka meningkatkan rasa ingin tahu, cobalah untuk melihat lebih dalam segala sesuatu.

Jadi, kamu tidak hanya melihat apa yang muncul di permukaan. Tapi, berusaha untuk melihat yang tak tampak, mendengar yang tak terucap.

Baca Juga :  4 Cara Menulis Penutup Email Profesional & Contohnya

Dari sini, kamu akan punya banyak pertanyaan. Lalu, praktikkan poin nomor 3 tadi, ya.

8. Jangan melabeli hal membosankan

Menurut Anderson University, sekali kamu memberikan label bahwa suatu ide, gagasan, atau barang itu membosankan, maka kamu sedang menutup peluang untuk meningkatkan keingintahuan. Hal ini akan mematikan rasa penasaranmu.

Saat kamu menganggap sesuatu sebagai hal yang baru setiap hari, bahwa ada cara yang beda yang mungkin bisa dilakukan, kamu akan terus meningkatkan keingintahuan terhadap sesuatu. Sebagai gantinya, kamu juga dapat informasi baru setiap hari

9. Berkumpul dengan orang yang punya rasa ingin tahu tinggi

Orang yang punya rasa ingin tahu tinggi cenderung menganggap belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan. Proses belajar adalah salah satu cara untuk menemukan solusi baru.

Nah, berada di sekitar orang yang punya rasa ingin tahu tinggi akan membuat kamu lama-kelamaan terbiasa dengan paham tersebut. Akhirnya, kamu akan merasa bahwa belajar adalah hal yang menyenangkan.

Dari situ, kamu akan terus memupuk rasa ingin tahumu. Tidak harus mempelajari semua hal. Mulailah dari hal yang dekat dan kamu kuasai dulu.

Misal, kamu bekerja dan paham soal digital marketing. Tentu cakupan ilmu ini sangat luas. Pelajari setiap cabang ilmunya supaya memunculkan keingintahuanmu mengenai seberapa powerful ilmu yang satu ini.

10. Berusaha mendengarkan tanpa menghakimi

Salah satu hal yang menghambat rasa ingin tahu adalah pelabelan. Sebab, label ini cenderung membuat kita bersikap sudah tahu hal yang disampaikan.

Begitu pula yang terjadi saat mendengarkan. Mendengarkan seseorang membagikan informasi sambil menghakimi akan membuat rasa ingin tahu pudar karena menganggap diri mengetahui dengan pasti.

Orang yang punya rasa ingin tahu tinggi biasanya mendengarkan sambil terus mengumpulkan informasi dan mengumpulkan berbagai opsi yang mereka miliki nantinya. 

Berbagai opsi tersebut akan mereka susun menjadi sebuah solusi yang baik, tanpa menghakimi atau menyalahkan.

Baca Juga: Ingin Tahu Cara agar Disukai Teman Kerja? Coba Lakukan 4 Hal Ini

Nah, itu dia hal-hal yang perlu kamu ketahui seputar keingintahuan dan mengapa sifat ini penting di dunia kerja.

Selain rasa penasaran, ada berbagai sifat lainnya yang tak kalah penting dalam bekerja.

Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi seputar ini melalui newsletter Glints.

Setiap minggunya, Glints akan mengirimkan berbagai artikel pilihan seputar dunia kerja ke inbox email kamu.

Apakah kamu tertarik? Yuk, buruan daftar supaya kamu bisa mendapatkan newsletter mingguan dari Glints!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon