Promosi Jabatan: Arti, Kriteria, Jenis-Jenis, dan Kapan Harus Memintanya

Tayang 30 Jan 2023 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Promosi jabatan adalah salah satu hal yang bisa didambakan karyawan saat sudah berdedikasi lebih ke sebuah perusahaan.

    Promosi jabatan dapat menjadi salah satu cara perusahaan memberikan apresiasi pada karyawan yang sudah memberikan waktu dan usaha lebih.

    Mungkin, saat ini, ada beberapa dari kalian yang sudah atau sedang mempertimbangkan untuk bekembang ke jenjang karir berikutnya.

    Nah, apakah kamu sudah tahu kapan waktu yang cocok untuk mengajukan promosi? Lalu, apa saja yang harus kamu siapkan jika ingin mengajukan promosi kerja?

    Di artikel ini, Glints akan mengulas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Karena itu, yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

    Apa Itu Promosi jabatan?

    Menurut Indeed, promosi jabatan adalah perkembangan karyawan ke posisi karier yang tinggi di suatu organisasi dengan tanggung jawab dan penghasilan yang lebih besar.

    Karena akan ada tanggung jawab yang lebih besar, karyawan yang ingin mengajukan promosi harus menunjukkan kontribusi dan pencapaian terbaiknya agar bisa dipertimbangkan untuk naik jabatan.

    Selain itu, promosi jabatan adalah hal yang biasanya diberikan setelah karyawan sudah menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang baik pada perusahaan. 

    Sebagai contoh, seorang karyawan content writer jika dipromosikan akan naik pada posisi content strategist.

    Secara tanggung jawab, content writer memiliki tugas untuk menulis konten seperti artikel blog. Sementara itu, content strategist memiliki tanggung jawab merencanakan konten yang akan ditulis sesuai kebutuhan pembaca.

    Kriteria Umum Promosi Jabatan

    Perusahaan memiliki pertimbangan-pertimbangan sebelum memberikan promosi jabatan pada karyawannya.

    Berikut adalah kriteria umum yang biasanya harus ditunjukkan karyawan agar bisa dipertimbangan untuk naik jabatan:

    1. Loyalitas

    Pertimbangan pertama dan bisa dianggap paling utama oleh perusahaan adalah loyalitas pada perusahaan.

    Loyalitas biasanya dinilai dari berapa lama kamu bekerja dan memberikan kontribusi di suatu perusahaan.

    Jika ada karyawan yang loyal, ia sudah dipastikan dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

    Selain itu, ia juga tentu sudah punya pengetahuan yang dalam tentang prosedur dan tata cara perusahaan.

    Oleh karena itu, orang yang sudah lama bekerja di satu perusahaan tentu memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan kenaikan jabatan.

    2. Performa

    Pertimbangan kedua yang akan diukur sebelum ditawarkan promosi jabatan adalah performa karyawan.

    Karyawan yang sudah giat bekerja dan berusaha mencapai target yang diberikan tentu akan punya nilai plus tersendiri di mata atasan dan perusahaan.

    Performa juga bisa dihubungkan dengan cara karyawan menghadapi tanggung jawab dan tugas yang diberikan.

    Jika karyawan tersebut tegar dan melakukan performa terbaik dalam tugas atau proyek apa pun, ia tentu lebih menonjol dibanding karyawan lain.

    Dengan begitu, perushaaan dan atasan dapat merasa karyawan ini sudah menjadi aset yang berharga untuk perusahaan.

    3. Insiatif dan solutif 

    Selain loyalitas dan performa, memiliki inisiatif dan solutif adalah kriteria yang cukup sering digunakan perusahaan.

    Jika sering memberikan inisiatif saat bekerja seperti secara sukarela membantu tugas teman kerja atau memimpin proyek, tentu kamu akan dipandang baik oleh temanmu dan perusahaan.

    Di sisi lain, memiliki kemampuan solutif atau memberikan solusi terbaik saat ada masalah yang muncul juga bisa membuatmu terlihat memiliki komitmen yang tinggi pada perusahaan.

    Oleh karena itu, kedua hal ini cocok dijadikan tolak ukur untuk pertimbangan kenaikan jabatan.

    4. Skill manajemen dan leadership yang baik

    Memiliki kemampuan memimpin dan manajemen yang baik adalah kriteria umum terakhir yang diperhatikan perusahaan sebelum promosi jabatan.

    Dengan kedua skill ini, kamu juga bisa terlihat lebih profesional dari karyawan lain.

    Jika mendapat promosi jabatan, tentu kamu juga akan mendapat tanggung jawab dan tugas yang lebih besar, berat, dan mungkin harus menjadi seorang pemimpin.

    Oleh karena itu, promosi jabatan akan diberikan pada orang yang memang sudah menunjukkan skill leadership dan manjemen baik sebelumnya.

    Baca Juga: 10 Cara Jitu untuk Mengajukan Promosi kepada Atasan

    Jenis-Jenis Promosi Jabatan

    seorang wanita tersenyum memegang laptop

    © Freepik.com

    Menurut IEduNote, ada 3 tipe promosi jabatan, yaitu:

    1. Promosi karena pengalaman (senioritas)

    Promosi jabatan karena pengalaman adalah tipe promosi jabatan yang terjadi saat ada karyawan yang punya masa kerja yang lama dan pengalaman yang lebih banyak.

    Oleh karena itu, banyak kita lihat kalau karyawan yang lebih senior secara masa kerja dan pengalaman akan menjadi prioritas untuk kesempatan kenaikan jabatan.

    2. Promosi karena performa 

    Promosi jabatan tipe ini adalah promosi yang terjadi saat ada karyawan yang dianggap punya kemampuan yang lebih dalam bekerja. Dengan begitu, ia menjadi prioritas untuk naik pangkat.

    Kemampuan yang dimaksud di sini adalah profesionalitas saat bekerja, mampu melakukan tanggung jawab dan tugas melebihi ekspektasi, serta punya etika kerja yang baik.

    3. Promosi karena pengalaman dan performa

    Promosi jenis ini biasanya diberikan karena karyawan punya pengalaman yang memadai untuk bekerja di posisi yang lebih tinggi dan pengalaman itu bisa diukur dengan melakukan tes.

    Jika terdapat dua kandidat dengan senioritas yang sama diberikan kesempatan naik jabatan, harus ada tes untuk mengukur siapa yang lebih berpengalaman sehingga berhak dipromosikan.

    Baca Juga: Cara Membuktikan kalau Kamu Siap Mendapatkan Promomsi Jabatan

    Kapan Waktu yang Tepat untuk Meminta Promosi Jabatan?

    Setiap perusahaan pasti punya ketentuan mereka masing-masing untuk memberikan kenaikan jabatan.

    Oleh karena itu, meminta kenaikan jabatan bukanlah hal yang bisa dilakukan seenaknya dan kapan saja.

    Terlepas dari itu, secara umum ada beberapa hal dapat menjadi kriteria dan evaluasi untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meminta promosi jabatan.

    1. Merasa sudah memberi kontribusi yang nyata

    Pertimbangan pertama yang akan dilihat oleh atasan saat kamu meminta promosi jabatan adalah kontribusi apa yang sudah kamu berikan ke perusahaan.

    Jika kamu sudah memberikan kontribusi yang nyata dan besar, kesempatan kamu dipromosikan akan lebih besar dibanding karyawan lain.

    Selain itu, jika kamu juga terus-menerus memberikan kontribusi besar pada sebuah proyek, tentu pihak perusahaan juga akan semakin yakin bahwa kamu memang cocok untuk menduduki posisi yang lebih tinggi.

    2. Merasa siap untuk berkembang

    Jika sudah lama pada satu posisi dan terbiasa sudah sering melebihi ekspektasi dari posisi tersebut, kamu mungkin sudah berkembang secara karier.

    Selain itu, jika sudah berada di tahap ini, kamu juga bisa merasa ingin lebih berkembang lagi dengan tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar.

    Nah, pada kasus seperti ini, kamu bisa coba untuk menawarkan promosi jabatan jika memang ada terbuka posisi yang diinginkan. 

    Kemungkinan kamu untuk dipromosikan juga lebih besar dibanding kandidat dari luar. Pasalnya, kamu sudah tahu cara kerja dan pengetahuan dasar tentang perusahan.

    3. Sudah memenuhi kualifikasi posisi yang lebih tinggi

    Pekerjaan yang posisinya lebih tinggi pasti harus ditempati oleh orang yang kompeten dan memenuhi kualifikasi pekerjaannya.

    Nah, jika sudah meneliti posisi yang diinginkan dan merasa bisa memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, kamu bisa coba untuk mengajukan promosi ke posisi tersebut.

    Jika belum, mungkin kamu dapat upgrade skill terlebih dahulu dan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak lagi. 

    4. Sudah mengambil tanggung jawab lebih

    Tanggung jawab dan tugas pekerjaan dapat berubah kapan saja. Dalam kebanyakan kasus, semakin lama kamu akan menerima tanggung jawab yang lebih besar.

    Mungkin tanggung jawab atau tugas tersebut berhubungan dengan manajemen atau memimpin proyek besar. 

    Jika kamu memiliki kasus seperti ini, menurut Indeed, mungkin sekarang adalah saat yang tepat kamu meminta kenaikan jabatan.

    Baca Juga: Intip Contekan Pertanyaan dan Jawaban untuk Interview Kenaikan Jabatan, Yuk!

    Itulah penjelasan mengenai arti promosi jabatan, kapan kamu bisa memintanya, dan apa yang perlu kamu persiapkan sebelum memintanya.

    Ringkasnya, promosi jabatan adalah hal yang bisa karyawan ajukan

    Nah, jika saat ini kamu sudah merasa siap untuk mengambil jenjang karier berikutnya, sebaiknya kamu juga baca tips dan trik mengajukan promosi karier yang benar.

    Untuk dapatkan informasi seputar mengajukan promosi jabatan ini, kamu bisa cek artikel-artikel di Glints Blog!

    Ada banyak informasi seputar hal yang harus dihindari saat mengajukan promosi, pertimbangan sebelum mengajukan promosi, hingga cara mengajukan promosi jabatan.

    Penasaran? Yuk, langsung baca semuanya dengan klik di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.6 / 5. Jumlah vote: 5

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait