Etika Profesi: Pengertian, Prinsip, Tujuan, Manfaat, Skill yang Diperlukan

Diperbarui 07 Feb 2023 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Memahami etika yang baik adalah hal penting di manapun kita berada, termasuk dalam dunia kerja di mana ada istilah yang disebut dengan etika profesi.

    Meskipun istilah ini tidak terlalu sering diperkenalkan, etika profesi sangat penting untuk diketahui agar kamu bisa menjadi seorang profesional yang sukses.

    Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

    Baca Juga: Perhatikan 7 Etika Meeting Online Berikut Ini

    Apa Itu Etika Profesi

    etika profesi

    © Pexels.com

    Menurut Kajian Pustaka, etika profesi adalah sebuah panduan profesionalisme dalam dunia kerja.

    Kamu harus memahami etika sebagai profesional yang tepat untuk tahu bagaimana bicara dan bertindak serta mengambil keputusan secara profesional.

    Etika profesi tidak hanya berlaku bagi satu profesi, tetapi untuk seluruh profesi pada umumnya.

    Dalam profesi tertentu, dapat ditambahkan aturan etika khusus yang sesuai dengan profesi tersebut.

    Sebagai profesional di dunia kerja, kamu harus selalu mengingat etika yang pantas agar dapat menjalin hubungan yang baik dengan seluruh bagian organisasi 

    Prinsip Etika Profesi

    etika profesi

    © Pexels.com

    Dilansir dari Maxmanroe, ada 4 prinsip etika profesi, yaitu:

    1. Prinsip tanggung jawab

    Maksud dari prinsip ini adalah bahwa semua profesional wajib bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukan.

    Hal ini pun meliputi hasil dari pekerjaan tersebut.

    Sebagai profesional, kamu juga harus siap bertanggung jawab terhadap dampak dari keputusan dan apa pun yang dibuat dalam pekerjaan pada kehidupan orang lain dan juga masyarakat umum.

    2. Prinsip keadilan

    Maksud dari prinsip  ini adalah bahwa seorang profesional harus selalu mementingkan nilai keadilan dalam pekerjaannya.

    Apapun yang dilakukan harus adil dan diberikan pada siapapun yang berhak, apalagi bagi profesi yang melayani rakyat seperti petugas kesehatan, polisi, dan lain-lain.

    3. Prinsip otonomi

    Profesional dalam dunia kerja memiliki kebebasan dan wewenang untuk bekerja sesuai dengan profesinya.

    Hal ini juga berarti seorang profesional memiliki hak untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu berdasarkan kode etik profesi yang berlaku.

    4. Prinsip integritas moral

    Dalam etika profesi, integritas moral sangat penting karena merupakan kualitas kejujuran dan prinsip moral yang dilakukan secara konsisten sebagai seorang profesional.

    Sebagai seorang profesional, kamu harus ingat untuk menjaga kepentingan profesi, diri sendiri, dan juga memikirkan kepentingan masyarakat.

    Baca Juga: 5 Tips Baikan dengan Teman Kantor agar Tetap Bekerja Profesional

    Tujuan Etika Profesi

    etika profesi

    © Pexels.com

    Etika profesi tidak hanya bertujuan untuk membuatmu bertindak lebih profesional saat bekerja, tapi juga etika dalam menjaga kesejahteraan orang-orang yang tergabung dalam profesimu.

    Selain itu, jika semua anggota profesi dapat menjaga perilaku dan membuat keputusan sesuai dengan aturan etika, maka mutu profesi tersebut pun akan meningkat dan standar baku yang tepat bagi profesi tersebut dapat ditetapkan.

    Jadi, setiap orang yang tergabung dalam sebuah profesi harus berpegang pada etika profesi dengan tujuan tidak hanya mengembangkan diri sendiri, tetapi juga mengembangkan organisasi serta semua orang yang memiliki profesi yang sama.

    Manfaat Etika Profesi

    manfaat work ethics

    © Pexels.com

    1. Memastikan profesionalisme

    Profesionalisme dalam kerja sangat penting. Hal ini memang terdengar lumayan menyeramkan, apalagi untuk fresh graduates.

    Akan tetapi, jika kamu selalu berpegang pada etika profesi dan melakukan pekerjaan sesuai dengan peraturan, kemungkinan besar kamu akan menjadi seorang profesional dengan mudah meski minim pengalaman.

    Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui batasan-batasan dan peraturan etika profesional sebagai seorang pekerja.

    2. Meningkatkan tanggung jawab

    Jika melakukan pekerjaan sesuai dengan aturan etika yang berlaku, maka kamu akan dinilai sebagai orang profesional yang mampu mengemban tanggung jawab lebih banyak.

    Selain itu, hasil pekerjaanmu pun akan lebih berkualitas dan dapat dipercaya.

    3. Sistem kerja yang tertib

    Jika semua karyawan sebuah perusahaan menjalankan pekerjaannya sesuai dengan etika profesi, makan tugas akan dapat dilaksanakan dengan tepat dan sesuai.

    Dengan ini, peluang penyimpangan di perusahaan dapat dihindari dan ketertiban sistem kerja akan lebih terjaga.

    4. Meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja

    Dengan mengikuti pedoman etika yang baik, sebuah perusahaan akan dapat membangun suasana kerja yang nyaman. 

    Hal ini disebabkan para karyawan yang bisa saling menghargai, menjalin hubungan yang erat, namun tetap mengedepankan profesionalitas sesuai dengan pedoman etika yang ada.

    Kondisi bisnis yang dijalankan juga akan lebih kondusif dan produktif. Akhirnya pekerjaan menjadi lebih efektif.

    Skill yang Diperlukan

    skills untuk work ethics

    © Pexels.com

    1. Tingkatkan kepekaan

    Penting bagi seorang profesional untuk memahami seluruh kondisi bisnis dan sistem kerja.

    Untuk menjadi profesional, tidak hanya penting untuk membangun skill sesuai dengan ilmu, tetapi juga penting untuk mengetahui cara menghargai dan berinteraksi secara profesional dengan semua komponen perusahaan.

    2. Pola pikir dan sikap positif

    Kemampuan berpikir dan bersikap positif mampu menjaga suasana profesional yang kondusif meskipun masalah-masalah pekerjaan yang dihadapi tidak selalu mudah. 

    Dalam menghadapi masalah secara profesional, penting untuk mengacu pada etika profesi sesuai dengan peraturan yang ada, namun kemampuan menghadapi masalah sebagai profesional yang positif harus diasah sedini mungkin.

    3. Percaya diri sendiri dan rekan kerja

    Menjadi profesional bukan berarti bisa melakukan segalanya sesuatu sendiri. Kamu tetap butuh orang rekan kerja dan lingkungan untuk bisa menjadi profesional yang baik.

    Mempercayai kemampuan diri sendiri memang penting, namun mempercayai rekan kerja, atasan, dan seluruh komponen perusahaan juga sangat penting.

    Tanpa kemampuan ini, bersikap dan membuat keputusan secara profesional tidak bisa dilakukan secara maksimal.

    Baca Juga: 4 Cara Untuk Mengambil Keputusan Lebih Baik Lagi

    Begitulah serba-serbi etika profesi yang perlu kamu ketahui untuk menjadi seseorang yang profesional dalam pekerjaan.

    Selain etika profesi, untuk menjadi seorang pekerja yang baik, kamu juga harus memiliki integritas dalam bekerja.

    Nah, Glints sudah siapkan artikel yang membahas hal tersebut, lho.

    Yuk, baca selengkapnya di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 31

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait