6 Penyebab Karang Gigi yang Perlu Kamu Ketahui
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Supaya tidak kembali terbentuk dan mengganggu penampilan, ada beberapa penyebab karang gigi yang perlu kamu ketahui.
Sering kali, karang gigi membuat kita tidak percaya diri, apalagi jika pekerjaan sehari-hari menuntut untuk selalu berkomunikasi dengan orang lain secara tatap muka.
Di samping itu, bakteri yang ada di karang gigi juga bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan mulut apabila tidak dibersihkan dengan baik.
Seperti gigi berlubang, gusi bengkak, hingga bau mulut.
Tak perlu berlama lagi, ini dia rangkuman lengkapnya yang telah Glints siapkan untukmu!
1. Jarang sikat gigi
Penyebab karang gigi yang mungkin sudah kamu ketahui adalah tidak sikat gigi dengan baik atau bahkan jarang membersihkan gigi.
Plak adalah kumpulan bakteri yang menempel pada gigi. Biasanya terbentuk dari sisa-sisa makanan dan air liur.
Dilansir dari Cleveland Clinic, plak yang tidak dibersihkan dengan sempurna inilah yang akan menumpuk dan mengeras menjadi karang gigi.
Sayangnya, tidak seperti plak, karang gigi tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikat gigi.
Jadi, jangan lewatkan sikat gigi minimal 2 kali sehari sebelum terlambat, ya.
2. Tidak melakukan flossing
Flossing memang tidak bisa membersihkan karang gigi, tapi sangat membantu membersihkan plak dengan sempurna.
Hal ini dikarenakan ada beberapa area-area tertentu yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi.
Menurut Healthline, kita tidak hanya perlu flossing secara rutin, tetapi belajar melakukannya dengan benar.
Jika tidak, flossing justru berpotensi melukai gusi.
Saat floss mulai mengenai gusi, arahkan ke gigi bagian atas dengan membentuk gerakan seperti huruf C agar floss dan plak tidak mengenai gusi.
3. Penggunaan behel
Sebenarnya, behel bukan penyebab utama karang gigi. Akan tetapi, penggunaan behel memang membuat beberapa orang lebih sulit membersihkan sela-sela gigi dan behel.
Meski begitu, kebanyakan pengguna behel tak perlu khawatir karena biasanya setiap kontrol rutin, dokter juga akan melakukan prosedur scaling atau pembersihan karang gigi.
Ini bukan berarti kamu boleh tidak sikat gigi rutin, ya.
Justru pengguna behel perlu bekerja lebih keras saat membersihkan mulut terutama setelah makan atau minum.
4. Mengonsumsi banyak makanan dan minuman manis
Ternyata, larangan mengonsumsi terlalu banyak makanan manis yang sering dinasihati orang tua saat kita kecil dulu ada benarnya.
Dikutip dari Healthline, bakteri di mulut sangat suka dengan gula dan partikel makanan yang tersisa.
Inilah yang menjadi penyebab munculnya karang gigi.
Selain itu, saat bakteri tersebut menggerogoti sisa-sisa gula dan makanan, mereka menghasilkan asam yang juga berpotensi membuat gigi berlubang.
5. Merokok
Dilansir dari Healthline, perokok lebih rentan memiliki masalah karang gigi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.
Mengapa demikian?
Nikotin dalam tembakau berpotensi mengurangi produksi air liur.
Akibatnya, bakteri dan karang gigi pun lebih mudah menumpuk di mulut.
Itulah mengapa orang mulutnya sering terasa kering juga rentan menumpuk karang gigi.
Lebih dari itu, sebenarnya merokok menyimpan lebih banyak risiko penyakit mulut selain karang gigi, seperti periodontitis (infeksi gusi) dan karies gigi.
6. Jarang periksa ke dokter gigi
Meski sudah sikat gigi dan melakukan flossing, periksa rutin ke dokter gigi juga membantu mengatasi berbagai penyebab karang gigi.
Apalagi jika sebenarnya selama ini sudah ada karang gigi atau gejala penyakit yang mulai muncul tapi tidak kamu sadari.
Seberapa sering sebaiknya kita periksa ke dokter gigi?
Dilansir dari Web MD, sebenarnya tidak ada anjuran yang cocok bagi semua orang karena kebutuhannya pasti berbeda-beda.
Misalnya, seorang perokok mungkin perlu periksa lebih sering daripada orang yang tidak merokok.
Yang terpenting, kamu periksa secara rutin dan bertanya pada dokter gigi mengenai jadwal atau frekuensi pemeriksaan yang tepat.
Itulah beberapa penyebab karang gigi yang perlu kamu ketahui. Semoga kamu bisa segera mengatasi masalah ini dan mencegahnya agar tidak datang lagi, ya.
Selain karang gigi, ada banyak masalah kesehatan mulut yang juga rentan dialami oleh pekerja.
Semua masalah tersebut juga sama-sama berpotensi mengganggu penampilan, kepercayaan diri, dan profesionalitas seseorang.
Supaya kamu bisa terus bekerja dan beraktivitas dengan kesehatan mulut yang optimal, yuk, baca lebih banyak artikel di bawah ini!
