Optician (Ahli Kacamata): Apa Itu, Tanggung Jawab & Gaji

Tayang 16 Sep 2023 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

optician atau ahli kacamata

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Profesi ini cocok bagi kamu yang memiliki ketertarikan di bidang kesehatan mata serta senang membantu orang lain.

Supaya tidak penasaran lagi, yuk, simak pembahasan Glints tentang profesi ini di artikel berikut!

Baca Juga: Psikolog: Definisi, Jenis-Jenis, Tugas, Cara Menjadi hingga Perbedaan dengan Psikiater

Apa Itu Optician atau Ahli Kacamata?

Mengutip Indeedoptician atau ahli kacamata adalah profesional yang membantu konsumen menemukan kacamata atau lensa yang cocok dengan ukurannya.

Tak hanya itu, profesi ini juga memastikan kacamata atau lensa kontak yang dibeli konsumen sudah nyaman untuk dipakai.

Optician akan menerima dan menggunakan resep dokter mata yang diberikan konsumen untuk mengetahui ukuran lensa atau kacamata yang pas.

Profesi ini juga menyediakan jasa perbaikan atau penyesuaian pada kacamata yang dimiliki oleh konsumen jika dirasa ukurannya sudah tidak pas lagi.

Sehingga, seorang optician atau ahli kacamata harus memiliki pemahaman yang baik seputar berbagai jenis lensa, bingkai kacamata, dan komponen lainnya.

Tugas dan Tanggung Jawab Optician

Kata Career Explorer, berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab yang umum dimiliki oleh seorang optician atau ahli kacamata.

  • Mengukur kondisi mata konsumen untuk memastikan lensa atau kacamata yang dibelinya sudah memiliki ukuran yang pas.
  • Membaca dan menginterpretasi resep dari dokter mata untuk bisa memberi lensa, bingkai, dan komponen kacamata lainnya yang pas bagi konsumen.
  • Membantu konsumen memilih lensa kontak atau kacamata yang tepat berdasarkan preskripsi, budget, dan preferensinya,
  • Menyesuaikan kacamata yang dibeli konsumen agar bisa nyaman untuk digunakan di wajah konsumen.
  • Melakukan perbaikan atau mengganti kacamata konsumen yang rusak.
  • Menyimpan catatan secara akurat tentang pesanan, preskripsi, maupun ukuran kacamata konsumen.
  • Mengedukasi konsumen tentang tata cara menggunakan kacamata atau lensa kontak yang baik seperti cara membersihkannya, menyimpannya, hingga menjaganya agar awet.
Baca Juga: Train Attendant: Tugas, Skill Wajib, Syarat, dan Gaji

Skills yang Dibutuhkan Optician atau Ahli Kacamata

Tentunya untuk bisa menjalankan peran dengan baik sebagai seorang optician atau ahli kacamata diperlukan beragam skills khusus.

Baca Juga :  Berkarier Tapi Tidak Lulus Kuliah? Apa Memungkinkan?

Hal ini untuk memastikan kamu bisa menjalankan peranmu dengan baik.

Kata Resume Cat, berikut adalah beberapa skills yang perlu dimiiki seorang optician atau ahli kacamata.

1. Customer service

Salah satu kemampuan yang penting dimiliki jika kamu ingin berkarier di profesi ini adalah kemampuan customer service.

Hal ini karena kamu harus bisa berhadapan dengan berbagai macam jenis konsumen.

Di mana, bisa saja beberapa di antara mereka datang padamu dalam kondisi tidak senang dengan pembelian atau pelayanan yang didapatkannya.

Memiliki kemampuan ini memungkinkanmu untuk menangani konsumen yang tidak puas secara profesional dan baik.

2. Komunikasi

Skill lain yang penting dimiliki seorang optician atau ahli kacamata adalah komunikasi.

Memiliki kemampuan ini memungkinkanmu berkomunikasi secara efektif dengan konsumen dan memahami kebutuhannya.

Tak hanya itu, kamu pun akan terbantu dalam memberikan penjelasan seputar masalah pengelihatan dan perawatan yang mudah dimengerti konsumen.

3. Perhatian terhadap detail

Seorang optician juga harus memiliki kemampuan perhatian terhadap detail yang baik.

Hal ini akan membantunya dalam mengingat resep yang dimiliki setiap konsumen dan memastikan lensa atau kacamata yang diberikan sudah sesuai.

4. Pengetahuan terhadap berbagai jenis lensa dan bingkai kacamata

Seorang ahli kacamata juga harus memiliki pengetahuan yang baik terutama seputar berbagai jenis lensa dan bingkai kacamata.

Pengetahuan ini mencakup pemahaman terhadap fitur dari setiap jenis lensa, bingkai kacamata, hingga brand pembuat produknya.

Hal ini dapat membantunya dalam memberi masukan pada konsumen tentang lensa atau kacamata apa yang paling cocok untuk memenuhi kebutuhannya.

5. Matematika

Kemampuan lain yang perlu dimiliki seorang optician adalah matematika.

Skill matematika yang baik membantu ahli kacamata menghitung preskripsi yang tepat bagi lensa kacamata maupun kontak.

Baca Juga :  8 Jenis Kopi Dunia dan Indonesia, Calon Barista Wajib Tahu!

Tak hanya itu, kemampuan matematika yang baik juga membantu mereka dalam menghitung dimensi lensa dan bingkai kacamata dengan tepat.

Rata-Rata Gaji yang Didapatkan

Jika kamu tertarik untuk menjalani profesi ini, mempelajari besaran rata-rata gaji sangat penting bagimu.

Hal ini agar kamu memiliki bekal ketika ditanya ekspektasi gaji oleh tempat bekerjamu nanti.

Berdasarkan riset yang Glints lakukan, rata-rata gaji yang didapatkan seorang optician atau ahli kacamata di tingkat entry level berada di kisaran Rp2.500.000 hingga Rp4.500.000.

Meski begitu, besar atau kecilnya gaji yang didapatkan sangat tergantung daerah tempatmu bekerja. Hal ini karena setiap daerah memiliki besaran UMR-nya masing-masing.

Baca Juga: Instruktur Yoga: Apa Itu, Tugas, Tanggung Jawab, Skills, dan Gaji

Itu adalah paparan singkat dari Glints seputar profesi optician atau ahli kacamata yang bisa kamu pelajari.

Intinya, profesi ini berperan penting untuk membantu konsumen menemukan kacamata atau lensa kontak yang sesuai dengan ukuran dan kenyamanannya.

Sehingga, seseorang yang bekerja di bidang profesi ini harus bisa mengetahui resep dokter dan memberikan pelayanan konsumen yang baik setelah mereka mengunjungi dokter mata.

Jadi, apakah kamu merasa profesi ini sudah cocok untukmu?

Jika belum, tidak apa-apa, kok! Kamu bisa mengeksplor bidang karier lain yang bisa dijalani dengan baca kumpulan artikel yang sudah Glints siapkan.

Kumpulan artikel yang sudah Glints siapkan dapat memberimu gambaran tentang suatu bidang karier sehingga kamu bisa menentukan apakah profesi tersebut sudah cocok untukmu atau belum.

Dengan begitu, kamu bisa membuat keputusan karier yang lebih matang dan mendekatkanmu pada pekerjaan impian.

Menarik bukan? Yuk, klik di sini sekarang untuk mengakses ragam artikelnya secara gratis!

Baca Juga :  Profesi Inbound Sales Representative, Tanggung Jawab dan Skill yang Harus Dikuasai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon