Keahlian dalam CV: 50 Contoh untuk Berbagai Profesi

Tayang 14 Jul 2025 - Dibaca 18 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Tahukah kamu bahwa rekruter hanya butuh sekitar 6 detik untuk membaca sebuah CV? Oleh karena itu, informasi skill atau keahlian sangatlah penting dicantumkan dengan benar dalam CV.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Menuliskan keahlian dengan baik di CV dapat membantu kamu lolos pemberkasan dan dipanggil ke tahap rekrutmen selanjutnya.

Akan tetapi, ingat untuk berhati-hati dan jangan sembarangan memasukkan skill ke dalam CV.

Jika salah langkah, bisa jadi rekruter justru tak tertarik dengan lamaranmu.

Lalu, bagaimana caranya menulis skill yang benar di CV? Ini dia penjelasan lengkap dari Glints.

Apa Itu Skill atau Keahlian dalam CV?

Dari segi definisi, skill dan keahlian sangat mirip. Melansir KBBI, keahlian adalah kemahiran atau kepandaian dalam suatu ilmu atau pekerjaan.

Menurut Merriam-Webster Dictionary, skill adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu secara efektif, berdasarkan pengetahuan yang diperoleh melalui proses belajar.

Dengan kata lain, keahlian merupakan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan menggunakan ilmu yang telah ia pelajari.

Dalam dunia kerja, setiap kandidat perlu menguasai keahlian tertentu agar bisa menjalankan perannya dengan baik dan memenuhi harapan perusahaan.

Baca Juga: Skill di CV Dibuat Grafik, Baik atau Tidak, Ya?

Keahlian yang Dapat Dicantumkan dalam CV

Menurut CV2you, ada dua kelompok keahlian yang bisa ditampilkan dalam CV, yaitu soft skill dan hard skill.

Ini dia penjelasan lengkap soal soft skill dan hard skill beserta contohnya yang perlu masuk ke dalam CV.

Soft skill

Mengutip dari The Balance Money, soft skill adalah keahlian seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain, memecahkan permasalahan, dan mengelola pekerjaan.

Berikut adalah contoh keahlian soft skill dalam CV yang relevan untuk berbagai bidang pekerjaan.

1. Kepemimpinan

Tidak hanya manajer atau jabatan atas lainnya yang harus memiliki kemampuan leadership atau kepemimpinan.

Hampir semua posisi memerlukan kemampuan ini karena dapat menumbuhkan rasa inisiatif dan juga proaktif dalam memajukan tim.

2. Komunikasi

Kemampuan komunikasi meliputi komunikasi verbal dan tertulis.

Keduanya sama-sama penting dalam memastikan tidak adanya kesalahpahaman.

3. Mendengarkan dengan aktif

Meski terkesan sepele, soft skill yang satu ini dianggap sebagai keterampilan utama bagi beberapa pekerjaan.

Seperti customer service, teller, konsultan, atau pekerjaan lain yang berhubungan erat dengan pelanggan.

4. Kolaborasi

Kemampuan kolaborasi memastikan bahwa kamu dapat bekerja sama dengan sesama anggota tim, maupun tim lain.

5. Manajemen waktu

Semua pekerjaan, terutama yang menuntut banyak tugas sekaligus, membutuhkan manajemen waktu yang baik.

Seperti sekretaris, resepsionis, personal assistant, dan lainnya.

6. Membangun hubungan

Nah, perusahaan pasti mengutamakan kemampuan ini untuk pekerjaan yang sering melibatkan interaksi dengan pihak lain.

Misalnya humas, public relations, sales, customer relations, dan lain sebagainya.

7. Cepat beradaptasi

Ini adalah kemampuan dasar untuk bertahan di berbagai situasi kerja yang berubah-ubah.

Mungkin kamu perlu tekankan kemampuan beradaptasi jika memutuskan untuk switch career, atau melamar pada perusahaan dengan lingkungan kerja yang cepat berubah (fast-paced).

8. Pengambilan keputusan

Skill atau keahlian berikutnya yang perlu ada di dalam CV adalah pengambilan keputusan.

Biasanya, posisi manajerial yang perlu mencantumkan kemampuan ini.

9. Pemecahan masalah

Hampir semua pekerjaan membutuhkan kemampuan problem solving.

Rekruter tidak hanya melihat kemampuan ini dari CV, tetapi juga menilainya secara langsung saat wawancara.

10. Negosiasi

Apakah kamu melamar posisi public relationssales, business development, atau sejenisnya?

Jika ya, coba pertimbangkan untuk mencantumkan skill yang satu ini.

11. Penanganan konflik

Keterampilan penanganan konflik biasanya dibutuhkan oleh pemimpin tim atau divisi, serta praktisi HR.

Sebab, merekalah yang bertanggung jawab untuk membantu menengahi konflik yang muncul.

Baca Juga :  Yuk, Coba 5 Situs yang Bisa Bantu Review CV-mu Berikut Ini!

12. Inovasi

Apabila pekerjaanmu berkaitan erat dengan pembuatan produk, acara, program, atau inisiasi baru lainnya, kamu sebaiknya mencantumkan keterampilan inovasi di CV.

13. Empati

Belum banyak orang tahu bahwa empati juga bisa termasuk soft skill yang diperhitungkan di dunia kerja.

Terutama di pekerjaan yang tugasnya membantu atau memahami pihak lain, seperti call center officer atau customer service.

14. Delegasi tugas

Bagi yang pernah menjadi pemimpin, mungkin sudah pernah merasakan bahwa delegasi tugas bukanlah hal yang mudah.

Itulah mengapa keterampilan ini bisa dicantumkan jika kamu melamar ke posisi managerlead, head, atau sejenisnya.

15. Ketelitian

Ketelitian atau attention to detail juga pasti sering kamu temui di banyak lowongan kerja.

Jadi, kamu juga dapat pertimbangkan untuk menuliskan skill atau keahlian ini dalam CV.

16. Memberikan motivasi

Sering kali, terdapat anggota tim yang kehilangan motivasi lalu berdampak cukup negatif terhadap tim.

Sebagai pemimpin, memotivasi karyawan bisa menjadi salah satu tugasmu.

17. Berpikir kreatif

Tidak hanya pekerjaan di bidang kreatif yang memerlukan kemampuan berpikir kreatif, tetapi bidang pekerjaan lain juga mengandalkannya.

Kreativitas membantumu mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang kamu hadapi saat bekerja.

18. Berpikir kritis

Critical thinking adalah keterampilan untuk mengidentifikasi akar masalah dan menganalisis solusi yang ada.

Tanpa kemampuan ini, akan sulit untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah atau problem solving.

19. Organisasi

Skill organisasi berarti kemampuan untuk menyelesaikan dan mengatur tugas-tugas secara rapi dan terstruktur.

20. Fokus pada konsumen

Jangan salah, kemampuan ini tidak hanya penting bagi pekerja di bidang sales, lho.

Semua departemen di dalam perusahaan umumnya punya tujuan akhir yang sama, yaitu memberikan kualitas produk dan pelayanan terbaik bagi konsumennya.

21. Resilience (ketahanan diri)

Kemampuan untuk tetap tenang dan bangkit kembali setelah menghadapi kegagalan atau tekanan kerja.

22. Manajemen tugas

Seseorang harus mengelola berbagai jenis tugas dan menentukan prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

Biasanya, soft skill ini diperlukan untuk posisi kepemimpinan.

23. Networking

Contoh keahlian dalam CV berikutnya adalah networking atau membangun hubungan dengan orang baru.

Ini sangat dibutuhkan untuk pekerjaan yang melibatkan banyak interaksi dengan orang lain.

24. Kemampuan analisis

Kemampuan menganalisis informasi, mengevaluasi masalah, dan menemukan solusi yang tepat.

Penting untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan data, analisis, dan pengambilam keputusan strategis.

25. Keinginan belajar

Setiap orang perlu memiliki sikap ingin terus belajar dan berkembang agar tetap relevan dengan perkembangan industri, apa pun jenis pekerjaannya.

26. Komunikasi persuasif

Ini merupakan keahlian untuk mempengaruhi keputusan atau tindakan seseorang.

Biasanya, skill yang satu ini dibutuhkan pada bidang pekerjaan sales, public relations, dan lain sebagainya.

Sudah menambahkan skill atau keahlian terbaikmu ke dalam CV? Kalau iya, ini saatnya melamar pekerjaan di Glints dan temukan karier impianmu sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA

Hard skill

Hard skill adalah kemampuan khusus yang dibutuhkan untuk suatu profesi atau jenjang karier yang umumnya berupa keterampilan teknis.

Jadi, berbeda pekerjaan atau industri, berbeda pula hard skill yang dibutuhkan.

Berikut ini adalah keahlian teknis dalam CV beserta contoh pekerjaan yang relevan dengan keahlian tersebut.

1. Bahasa asing

  • Translator, customer service internasional, tour guide, sekretaris, penulis konten bahasa asing

Selain bahasa Inggris, beberapa perusahaan mungkin mencari kandidat yang menguasai bahasa asing lainnya seperti Mandarin, Jepang, Jerman, dan lain-lain.

Ini penting dicantumkan jika kamu melamar ke posisi yang berkaitan dengan bahasa, atau ke perusahaan dengan budaya internasional.

2. Analisis data

  • Analis data, analis bisnis, analis pemasaran, digital marketer, analis keuangan

Ini adalah kemampuan untuk mengumpulkan, menginterpretasikan, dan memvisualisasikan data.

Tujuannya untuk membantu stakeholder mengambil keputusan bisnis yang berbasis data.

3. Google Analytics

  • Digital marketer, SEO specialist, performance marketing, content writer

Google Analytics adalah tools untuk untuk melacak, menganalisis, dan melaporkan traffic situs web dan kinerja campaign marketing.

4. Keyword research tool

  • SEO specialist, content writer, digital marketer, copywriter

SEO content writer atau SEO specialist perlu menguasai tools keyword research.

Tools ini membantu mereka mengidentifikasi kata kunci yang relevan dan mengoptimalkan konten SEO.

Baca Juga :  Perhatikan 5 Hal Ini saat Kirim Lamaran Kerja via Email!

5. Budgeting

  • Finance analyst, project manager, akuntan, business manager

Budgeting adalah kemampuan mengelola dan mengalokasikan sumber daya keuangan secara efektif untuk memastikan project berjalan sesuai anggaran.

6. Desain grafis

  • Graphic designer, UI/UX designer, content creator, social media specialist

Ini adalah keahlian penting bagi para desainer grafis, yaitu mampu menggunakan perangkat lunak desain untuk membuat materi visual yang menarik.

Contoh perangkat lunak yang termasuk dalam kategori ini antara lain Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, CorelDraw, dan lain-lain.

7. Microsoft Office

  • Admin, customer service, staf keuangan, staf HR, sekretaris, personal assistant, kasir, crew store

Setiap orang perlu memiliki kemampuan untuk menguasai komputer dasar.

Skill atau keahlian ini perlu ada dalam CV karena perekrut menilai kandidat mampu bekerja secara efisien dan produktif menggunakan komputer.

8. Social media marketing

  • Social media specialist, digital marketer, content strategist, brand manager

Praktisi digital marketer perlu mendalami spesialisasi social media marketing.

Spesialisasi ini mencakup keahlian merancang, menjalankan, dan mengelola kampanye pemasaran di berbagai platform media sosial.

9. Software akuntansi

  • Akuntan, staf keuangan, auditor, konsultan pajak

Sebagai akuntan, kamu diharapkan dapat mengoperasikan bebagai software akuntansi.

Di antaranya adalah Accurate, SAP, Xero, dan lainnya.

10. Menulis

  • Content writer, copywriter, jurnalis, penulis naskah, content creator.

Contoh keahlian dalam CV berikutnya adalah menulis, yang bisa kamu rincikan kembali jenis skill menulis apa yang dimaksud.

Sebab, skill menulis bagi penulis buku dan editor kemungkinan berbeda dengan skill menulis content writer.

11. SEO/SEM

  • SEO specialist, digital marketer, content marketer

Ini adalah keahlian dalam mengoptimalkan konten website secara organik (SEO) dan berbayar (SEM) untuk meningkatkan brand awareness atau traffic.

12. Proofreading/content editing

  • Editor, proofreader, content writer, UX writer

Ini adalah kemampuan memperbaiki dan menyempurnakan teks atau konten untuk memastikan bahwa konten memiliki konsistensi dan kualitas yang tinggi.

13. Email marketing

  • Digital marketer, CRM specialist, brand strategist

Selain kampanye melalui media sosial, digital marketer juga sangat mungkin menjalankan kampanye lewat email marketing.

Jadi, kamu harus punya kemampuan merancang, menjalankan, dan menganalisis strategi email marketing.

14. Editing foto dan video

  • Video editor, photographer, content creator, motion graphic designer

Ini adalah skill atau keahlian yang harus ada dalam CV video atau foto editor.

Kemampuan ini mencakup kemahiran dalam menggunakan software editing dan membuat output karya sesuai creative brief.

15. Machine learning

  • Data scientist, AI engineer, software engineer

Skill atau keahlian dalam CV berikutnya adalah machine learning.

Keahlian dalam mengembangkan dan menerapkan algoritma machine learning untuk analisis data.

16. Programming

  • Software engineer, backend developer, frontend developer, mobile developer

Programming adalah kemampuan menulis dan memahami coding dalam berbagai bahasa pemrograman.

Skill ini diperlukan ketika mengembangkan aplikasi dan sistem perangkat lunak.

17. Coding

  • Web developer, game developer, software engineer, IT consultant

Keahlian menulis dan menguji code dalam bahasa pemrograman untuk menciptakan program dan aplikasi yang fungsional.

18. Project management

  • Project manager, kru event, product manager, event & partnership staff

Kemampuan ini tidak hanya penting bagi project manager, tetapi juga pekerjaan lain.

Misalnya, event organizer yang sering mengelola berbagai project atau acara dalam waktu yang bersamaan.

19. Analisis laporan keuangan

  • Akuntan, auditor, analis keuangan, konsultan pajak

Selain mampu menggunakan software akuntansi, seorang akuntan juga harus memahami prinsip akuntansi dan laporan keuangan.

Mulai dari mencatat, mengelola, dan melaporkan transaksi keuangan untuk sesuai dengan standar akuntansi.

Baca Juga :  36 Contoh CV Lamaran Kerja dan Template Gratisnya

20. Content strategy

  • Content strategist, social media manager, digital marketer

Yaitu kemampuan merancang dan mengimplementasikan rencana pembuatan, distribusi, dan pengelolaan konten untuk mencapai tujuan bisnis dan pemasaran.

Siap untuk tahap karier berikutnya? Pastikan skill terbaikmu sudah terasah dan lamar pekerjaan di Glints sekarang!

21. Public speaking

  • Trainer, public relations, sales, host live stream, corporate communication

Contoh keahlian atau skill dalam CV yang juga bernilai bagi rekruter adalah public speaking, terutama untuk pekerjaan yang mengharuskanmu bicara dengan orang banyak.

22. Cybersecurity

  • Cybersecurity analyst, staf IT security, network administrator, security consultant

Kalau kamu bekerja di bidang keamanan siber, hard skill yang satu ini tentu wajib dicantumkan.

Akan lebih baik lagi jika kamu juga melampirkan sertifikasi yang relevan untuk membuktikan keterampilan cybersecurity-mu.

23. Adobe Creative Clouds (Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dsb)

  • Videografer, desainer grafis, ilustrator, video editor, content creator, motion graphic designer

Daripada hanya mencantumkan keahlian seperti “video editing”, kamu sebaiknya menyebutkan juga tools spesifik yang kamu kuasai.

Tools yang umumnya sudah menjadi standar di industri kreatif adalah Adobe Creative Clouds yang terdiri dari tools editing foto, video, grafis, dan lainnya.

24. SQL

  • Database administrator, data analyst, software engineer, business intelligence analyst

SQL adalah salah satu bahasa pemrograman yang wajib dikuasai oleh pekerja di bidang pengelolaan dan analisis data.

25. UX/UI design

  • UI/UX designer, product designer, web designer, developer

Tak hanya bagi UI/UX designer, hard skill yang satu ini juga masih relevan bagi kamu yang bekerja di dunia web & mobile developer.

26. UX research

  • UI/UX designer, mobile developer, web designer, product manager

Ini merupakan keahlian untuk memahami kebutuhan user dengan cara melakukan berbagai metode riset, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

CEK LOWONGAN KERJA

Kenapa Harus Ada Skill atau Keahlian dalam CV?

Mencantumkan skill atau keahlian dengan baik dan benar dalam CV merupakan caramu untuk mempromosikan diri.

Bayangkan saat dirimu melihat iklan sebuah produk. Biasanya, pembuat iklan menjelaskan apa saja yang bisa dilakukan produk tersebut dan menonjolkan kelebihan-kelebihannya.

Jika merasa hal-hal tersebut cocok dengan kebutuhan, tentu kamu ingin membelinya, kan?

Begitu pula dengan rekruter sebuah perusahaan saat melihat sebuah CV.

Skill yang relevan dengan sebuah posisi yang dilamar akan memperbesar kemungkinan mendapatkan posisi yang diinginkan.

Baca Juga: 5 Hal yang Dilihat Rekruter dari CV Seorang Fresh Graduate

Cara Memasukkan Skill atau Keahlian di CV

Dari contoh berbagai kemampuan (soft dan hard skill) yang sudah dijelaskan di atas, berikut adalah gambaran cara kamu bisa memasukkan keahlian ke dalam CV.

© Thebalancecareers.com

Menurut careers.govt.nz, ada beberapa tips yang perlu diingat saat menuliskan keahlian dalam CV.

1. Jelaskan bagaimana skill-mu digunakan

Jangan hanya menulis skill-nya saja dalam CV, tetapi jelaskan bagaimana kemampuan tersebut bermanfaat dalam pekerjaanmu.

Contoh:

Teamwork

Memimpin tim sosial media dan bekerja sama dengan tim kreatif untuk membuat campaign X dari bulan Januari-Maret 2020.

2. Gunakan pilihan kata yang tepat

Disarankan untuk menggunakan kata kerja yang berkesan, seperti: 

  • mencapai
  • mengelola
  • memimpin
  • meningkatkan
  • mengembangkan
  • membangun

3. Gunakan kata kunci yang relevan

Menggunakan kata kunci untuk menjabarkan skill-mu bisa membuat rekruter lebih cepat menangkap kelebihan-kelebihanmu.

Sebagai contoh, kata kunci yang bisa digunakan untuk social media specialist adalah creative, content writing, copywriting, digital marketing, dan sebagainya.

Kamu bisa melakukan riset dari portal kerja untuk mengetahui skill-skill apa yang biasanya dicari oleh rekruter.

Lalu, cantumkan kata kunci tersebut dalam daftar keterampilan di CV-mu.

Baca Juga: Apakah Prestasi Perlu Ditulis dalam CV? Yuk, Ketahui Jawabannya!

Begitulah tips-tips dari Glints mengenai cara menulis daftar keterampilan dalam CV agar menarik bagi rekruter.

Langsung coba terapkan untuk CV-mu, ya!

Kalau CV kamu sudah siap, jangan ragu untuk cek berbagai lowongan di Glints dengan klik tombol di bawah ini!

CEK LOWONGAN KERJA


Satu tanggapan untuk “Keahlian dalam CV: 50 Contoh untuk Berbagai Profesi”

  1. Saina berkata:

    Penjelasannya cukup membantu saya, terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon