8 Kampus di Indonesia yang Menyediakan Jurusan Fisioterapi

Tayang 30 Jul 2023 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : Joshua Renaldo

Jika ingin memulai karier sebagai fisioterapis, kamu harus mengikuti kampus jurusan fisioterapi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Pasalnya, salah satu kualifikasi yang wajib dibutuhkan fisioterapis adalah mengikuti pendidikan fisioterapi di sebuah universitas.

Jenis pendidikan untuk jurusan fisioterapi juga beragam, mulai dari D3, D4, S1, dan tentunya pendidikan profesi.

Masing-masing memiliki gelarnya sendiri, tetapi hanya tenaga medis yang mengikuti pendidikan profesi dan memiliki STR yang secara undang-undang bisa melakukan praktik fisioterapi.

Nah, ingin tahu universitas mana saja yang menyediakan jurusan fisioterapis? Yuk, simak informasinya di bawah ini!

1. Universitas Indonesia (UI)

Salah satu kampus negeri yang menyediakan jurusan fisioterapi adalah Universitas Indonesia.

Salah satu kampus terbaik di Indonesia ini membuka program D3 fisioterapi untuk menghasilkan sarjana terapan profesional yang memiliki kemampuan praktis di bidang fisioterapi.

Hal ini terbukti dengan adanya 85% lulusan program fisioterapi yang sudah bekerja sebagai tenaga medis di rumah sakit negeri dan swasta, klinik, pusat kesehatan, dan yayasan.

Tak hanya itu, program vokasi fisioterapi UI juga bekerjasama dengan Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI).

Nah, jika kamu tertarik untuk mengikuti program satu ini, berdasarkan situs resmi UI, kamu akan membayar biaya sebesar:

  • Biaya pendidikan tetap dengan BOP sebesar Rp10.000.000 per semester
  • Uang pangkal (UP) sebesar Rp11.500.000.

2. Universitas Esa Unggul

Salah satu universitas swasta di Indonesia yang menyediakan jurusan fisioterapi adalah Universitas Esa Unggul. Tingkat pendidikan yang disediakan adalah tingkat S1 dan pendidikan profesi.

Uniknya, dilansir pada situs resminya, program fisioterapi di Esa Unggul merupakan pelopor pendidikan fisioterapi pertama di Indonesia dan sudah memiliki akreditasi A.

Dalam program ini, kamu akan mempelajari prinsip dan metode fisioterapi dalam kasus nyata dan melakukan kegiatan bersifat kuratif dan rehabilitatif.

Baca Juga :  Kenalan dengan Pekerjaan Transcriber, Penyulap Suara Menjadi Tulisan

Universitas Esa Unggul juga bekerja sama dengan kementerian kesehatan, dinas kesehatan, BUMN, dan lembaga pelayanan kesehatan di dalam maupun luar negeri.

Tak hanya itu saja, program fisioterapi juga memiliki fasilitas seperti klinik fisioterapi, laboratorium sains dan komputer, area wall climbing, serta berbagai lapangan olahraga.

Baca Juga: Perawat: Apa Itu, Peran, Tugas Harian, dan SKill yang Dibutuhkan

3. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

Universitas Muhammadiyah Surakarta juga yang menyediakan jurusan fisioterapi dengan jenjang S1 dan profesi.

Program sarjana fisioterapi UMS sendiri juga sudah mendapatkan akreditasi A.

Dari segi fasilitas, para mahasiswa yang mengikuti program ini bisa mendapatkan fasilitas seperti klinik fisioterapi, laboratorium lengkap, study club, dan acara tahunan.

Para mahasiswa akan mengikuti program ini selama 4 tahun dengan beban SKS sebanyak 144 SKS.

Mengutip situs resmi UMS, perkiraan biaya yang harus dikeluarkan untuk program ini sekitar Rp80.000.000.

4. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Jika tertarik meneruskan pendidikan di bidang fisioterapi, kamu juga bisa mengikuti program S1 dan profesi fisioterapi UMM.

Tenaga pengajar pada program ini didukung oleh dosen berkualifikasi S2 dan S3 yang berasal dari lulusan dalam dan luar negeri.

Adapun fasilitas yang diberikan untuk mahasiswa program ini adalah berbagai laboratorium untuk keperluan fisioterapi dan laboratorium komunitas.

Seperti pada umumnya, program ini akan diselesaikan selama 8 semester dan lulusannya akan mendapat gelar Sarjana Fisioterapi (S.Ft).

Jika melanjutkan pendidikan profesi fisioterapis, ia akan mendapat gelar Fisioterapis (Ftr).

5. Universitas Airlangga

Jurusan fisioterapi berjenjang D4 (sarjana terapan) dan D3 (vokasi) juga disediakan oleh Universitas Airlangga yang ada di Surabaya.

Untuk program studi D4 fisioterapi, kamu akan menempuh studi selama 8 semester dengan kurikulum sebanyak 146 SKS.

Baca Juga :  Surveyor: Definisi, Tugas, Skill yang Dibutuhkan & Gaji

Sesuai kurikulumnya, kamu akan mempelajari ilmu fungsi gerak, anatomi, fisiologi, sistem saraf, dan lainnya.

Tak hanya itu, pembelajaran juga akan dilakukan di luar kelas seperti praktik langsung dalam rumah sakit dan lembaga kesehatan.

Tujuan dari program fisioterapi Airlangga sendiri adalah menghasilkan lulusan berkualitas dan bermoral agama untuk mengembangkan ilmu fisioterapi dalam tingkat nasional dan internasional.

6. Universitas Udayana Denpasar (UNUD)

Universitas Udayana di Denpasar, Bali, merupakan perguruan tinggi negeri yang menyediakan S1 dan profesi.

Program studi ini dibangun setelah mendapat izin pada tahun 2010 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Uniknya, program studi sarjana fisioterapi UNUD adalah program studi urutan ke-5 dalam sejarah Fakultas Kedokteran UNUD.

Tujuan dari program ini adalah untuk membangun lulusan yang menguasai kemampuan dasar profesional untuk melaksanakan pekerjaan sebagai ahli fisioterapis.

Baca Juga: Profesi Ners: Apa Itu, Tanggung Jawab, & Skill yang Dibutuhkan

7. Universitas Kristen Indonesia (UKI)

Jurusan fisioterapi yang disediakan oleh UKI ada pada jenjang D3 dan D4.

Awalnya, pada tahun 1984, UKI mendirikan Program Studi Fisioterapi (D3). Beberapa dekade kemudian, tepatnya 20 September 2021, Universitas ini membuka program sarjana terapan Fisioterapi (D4).

Program ini dikelola oleh tenaga pengajar tingkat D4, S1, dan S2 yang berasal dari lulusan fisioterapi dan fisiologi olahraga.

Dari segi kurikulum, program ini mengacu pada KKNI dan didukung dengan fasilitas pusat kebugaran dan klinik fisioterapi untuk keperluan belajar mengajar.

Lama studi pada program sarjana terapan fisiologi UKI sendiri adalah 4 tahun dengan beban 150 SKS.

8. Universitas Hasanudin Makassar (UNHAS)

Terakhir, kamu bisa memilih program fisioterapis Universitas Hasanudin Makasar. Kampus ini menyediakan program S1 dan profesi.

Baca Juga :  Notaris: Apa Itu, Syarat, Tugas, Kewajiban, dan Gaji

Untuk mahasiswa yang mengikuti program S1, ia akan mengikuti pembelajaran selama 4 tahun selama 8 semester dengan 45 mata kuliah sebesar 147 SKS.

Setelah itu, mahasiswa yang lulus harus melanjutkan pendidikan profesi fisioterapi karena merupakan syarat utama melakukan praktik mandiri.

Sebagai informasi, program studi sarjana fisioterapi UNHAS sudah menerima akreditasi B.

Baca Juga: Bidan: Pengertian, Tugas, dan Kualifikasi Lengkapnya

Itulah dia 8 kampus yang menyediakan jurusan fisioterapi. Apakah kamu tertarik untuk mengikuti salah satunya?

Jika ya, coba cari tahu persyaratannya pada situs resminya, ya. Semoga beruntung!

Nah, masih ada banyak informasi mengawali karier dan cara meniti karier lain yang bisa kamu baca di Glints Blog.

Tentunya, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun untuk membacanya.

Yuk, temukan dan baca ragam artikelnya dengan klik di sini!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon