Kaigo: Pengertian, Tugas, Gaji, Skill, dan Cara Menjadi
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Kaigo adalah pekerjaan di Jepang yang saat ini semakin populer di Indonesia.
Peluang kerja sebagai kaigo masih cukup tinggi di Jepang.
Pemerintah Jepang bahkan menyediakan beberapa jalur seleksi bagi orang yang ingin melamar sebagai sebagai kaigo.
Apakah kamu juga berminat? Yuk, pelajari dulu lebih jauh tentang profesi ini yang telah Glints rangkum berikut!
Isi Artikel
Apa itu Kaigo?
Dilansir dari Kaigo in Japan, kaigo adalah pekerjaan sebagai perawat untuk klien yang mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari karena kondisi tertentu.
Klien yang dimaksud mencakup orang lanjut usia dan orang-orang dengan disabilitas fisik atau gangguan mental.
Dengan bantuan perawat, akan ada lebih banyak peluang bagi para lansia dan penyandang disabilitas untuk menjadi bagian dari masyarakat.
Kaigo sendiri merupakan istilah dalam bahasa Jepang yang artinya pengasuh dalam bahasa Indonesia atau caregiver dalam bahasa Inggris.
Tugas Kaigo
Dilansir dari Japan Care Worker Guide, berikut adalah tugas utama kaigo secara umum:
- Membantu klien untuk makan, mandi, buang air, atau menggunakan kursi roda untuk bepergian.
- Membantu pekerjaan rumah seperti memasak maupun membersihkan rumah klien.
- Menjaga, merawat, atau membersihkan alat bantu yang digunakan klien.
- Bekerja sama dengan pekerja atau tenaga kesehatan terkait, misalnya dokter atau perawat.
- Bekerja sama dengan anggota keluarga dan berkomunikasi tentang kondisi klien.
- Merencanakan dan melaksanakan rekreasi atau kunjungan untuk klien.
- Membantu klien menjalani terapi fisik.
- Menemani klien dalam kesehariannya, seperti saling bercerita atau menjadi teman berbicara.
Gaji Kaigo
Dilansir dari Tokhimo, gaji kaigo biasanya berkisar antara 120.000 – 185.000 yen Jepang setiap bulan.
Jika dirupiahkan, kisaran gajinya adalah sekitar Rp12.500.000 – Rp18.500.000.
Besaran gaji tersebut bergantung pada kualifikasi, perusahaan, dan lokasi penempatan kerjamu.
Selain itu, gaji yang akan kamu terima juga bisa berbeda tiap bulannya.
Sebab, komponen gaji terdiri dari upah pokok, shift malam, lembur, bonus bulanan, transportasi, dan biaya tidak tentu lainnya.
Beberapa perusahaan yang mempekerjakan kaigo bahkan memberikan tunjangan pembelajaran.
Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Kaigo
Di bawah ini adalah skill umum yang harus dimiliki oleh seorang caregiver atau kaigo.
1. Bahasa Jepang
Pekerjaanmu pasti akan terasa sangat sulit jika tidak bisa berbahasa Jepang.
Di beberapa lowongan kaigo, bahkan sudah tertera kualifikasi minimum bahasa Jepang yang harus dimiliki.
Selain merawat, kamu juga perlu menjadi teman mengobrol klien dan memahami kebutuhan serta keluhan mereka.
Oleh karena itu, skill bahasa Jepang perlu kamu pelajari dari sekarang.
2. Komunikasi
Kalau sudah mulai menguasai bahasa, skill berikutnya yang perlu diasah adalah komunikasi tertulis dan lisan.
Keterampilan komunikasi memungkinkan perawat untuk mendokumentasikan keadaan klien.
Termasuk mengomunikasikannya kepada anggota keluarga dan menjawab pertanyaan medis.
Dengan keterampilan komunikasi yang baik, kamu dapat membangun kepercayaan dengan klien dan keluarga mereka.
3. Kekuatan fisik
Dilansir dari Indeed, pengasuh mungkin perlu melakukan berbagai tugas fisik, seperti menyedot debu rumah dan membawa bahan makanan.
Selain itu, kamu juga mungkin perlu membantu pasien dengan masalah mobilitas.
Jadi, kamu akan membantu mengangkat atau memapah mereka ketika berjalan ke suatu tempat.
4. Empati
Kemampuan yang tidak kalah penting bagi seorang kaigo adalah empati.
Ini adalah kemampuan untuk berbagi dan memahami perasaan klien.
Tanpa empati yang tinggi, kamu akan sulit menangani situasi yang menantang, seperti saat klien merasakan sakit atau kesulitan.
Tidak hanya kondisi fisik, caregiver juga sering kali dibutuhkan untuk mendukung kondisi emosional klien.
5. Fleksibilitas
Karena kondisi klien dapat berubah, keterampilan fleksibilitas penting dalam membantumu bertindak cepat dan beradaptasi dengan berbagai situasi.
Misalnya, jika klien yang menerima perawatan tiba-tiba jatuh sakit, kamu dapat menyesuaikan jadwal pemeriksan mereka sesegera mungkin.
Perawat yang fleksibel dapat membantu klien merasa aman dan memahami bahwa kamu bersedia membantu mereka.
Cara Menjadi Kaigo
Berikut adalah beberapa jalur yang bisa membantumu menjadi kaigo di Jepang.
1. Mendaftar TITP
Technical Intern Training Program (TITP) pada dasarnya adalah kesempatan magang di Jepang melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh Japan International Training Cooperation Organization (JITCO).
Periode pelatihannya beragam, mulai dari 1 hingga 5 tahun.
Sebagai intern atau peserta magang, kamu akan diberikan pelatihan dan mengerjakan ujian evaluasi magang, tes tulis, dan tes praktik.
Pada tahun kedua, kamu wajib mencapai kemampuan bahasa Jepang N3.
Intern diharuskan kembali ke negara asal setelah maksimal 5 tahun.
2. Specified Skilled Workers (SSW)
Apabila berhasil mencapai level tertentu pada program TITP, kamu bisa langsung mengganti status ke Specified Skilled Workers (SSW) tanpa ujian atau seleksi lagi.
Masa tinggal pekerja SSW sama dengan peserta TITP, yaitu 5 tahun.
Perbedaan terbesar antara TITP dan SSW adalah SSW membutuhkan calon caregiver dengan keterampilan dan pengalaman kerja.
Sementara itu, semua orang bisa mendaftar TITP tanpa kualifikasi khusus.
3. Economic Partership Agreement (EPA) Program
Ini adalah program hasil kerja sama khusus antara pemerintah Jepang dengan Indonesia, Filipina, dan Vietnam.
Untuk mendaftar program ini, kamu harus lulus dari jurusan keperawatan di Indonesia dan sudah punya sertifikat sebagai perawat.
Setelah lolos EPA, kamu akan mengikuti pelatihan bahasa selama 1 tahun. Pada periode ini, kamu akan menerima tunjangan bulanan.
4. Nursing Care Visa
Jalur terakhir untuk menjadi kaigo di Jepang adalah dengan memperoleh nursing care visa.
Namun, jalur ini hanya bisa diikuti oleh pelajar internasional yang lulus dari institusi pendidikan Jepang dan memperoleh sertifikasi setelahnya.
Untuk menjadi caregiver yang terdaftar di Jepang, kamu perlu menyelesaikan kuliah diploma atau sarjana keperawatan di perguruan tinggi Jepang.
Demikian pembahasan lengkap mengenai pekerjaan sebagai kaigo.
Masih perlu informasi penting lainnya tentang memulai karier di Jepang?
Berikut Glints siapkan artikel-artikel terkait yang berisi informasi penting yang mungkin kamu perlukan.
Yuk, baca artikelnya sekarang!
